Lactacyd Herbal, Alaminya Mengubahku #JadiYangKuMau

Aktivitas Mengajar Mahasiswa di Ruang Kuliah (Dok.Rodame)

Hai wanita Indonesia! siapa di antara kalian yang menghabiskan waktu hampir seharian di luar rumah? ada yang profesinya traveller, ada yang working mom atau ada yang jadi wanita karir? Iya menjadi wanita pekerja itu memang melelahkan ya tapi juga menyenangkan, banyak tantangan dan banyak sisi baiknya juga. Apalagi kalau kita bisa berprestasi dan menginspirasi sekitar dengan apa yang kita kerjakan. Bahagianya bukan main.

Kalau saya sih sehari-hari banyak menghabiskan waktu dengan anak-anak muda. Pekerjaan saya menuntut saya untuk punya kemampuan komunikasi dengan baik. Meluangkan waktu untuk konsultasi bahkan mendengarkan keluhan anak-anak muda dalam belajar dan berbagi aktivitas mereka. Saya juga banyak ditugasi berbagai macam pekerjaan dari kampus selain mengajar mahasiswa. Ya, seperti hari ini, saya bertugas mengawasi ujian masuk melalui SPAN-PTKIN, mulai pagi sampai siang hari.

Saya Ditugasi Mengawas Ujian Masuk SPAN PTKIN (Dok.Rodame)

Menjadi seorang pengajar alias dosen di perguruan tinggi which is anak-anak mudanya bermacam-macam pola tingkahlakunya ternyata menghabiskan banyak energi dan pikiran. Terkadang saya harus lebih aktif menghadapi kasus mahasiswa tertentu di kampus. Ketika saya bisa membantu mahasiswa, disitu saya merasa bahagia. Ketika saya akhirnya bisa mengantarkan mereka untuk berprestasi, disitu saya merasa telah menjadi seseorang yang bermanfaat dalam pekerjaan dan lingkungan sekitar saya. Tentu saja apapun profesi yang digeluti, kita semua punya selalu ingin melakukan yang terbaik, ya kan?

Mengajar menghabiskan waktu hampir sehari penuh di kampus. Berkeliling ruang kuliah dari satu gedung ke gedung lainnya, dari lantai satu ke lantai dua dan tiga. Dengan pakaian yang tertutup sebagaimana pakaian saya sehari-hari, keringat jadi teman sejati. Iya, tubuh kita memang harus mengeluarkan keringat karena sebagian racun dalam tubuh juga dikeluarkan melalui pori-pori kulit yaitu keringat. Ternyata berkeringat juga perlu disyukuri ya.

Tapi ada juga loh berkeringat yang mengganggu. Berkeringat berlebihan, berkeringat yang menyebabkan bau tak sedap atau berkeringat di area miss V which is bikin semua jadi serba salah. Oke, kalau terakhir ini dijamin wanita manapun tidak ingin mengalaminya. Kenapa? Sederhananya, mari kita lihat ilustrasi di bawah ini :

Ilustrasi : Penyebab Miss V Tidak Sehat (By. Rodame)

Kalau sudah begitu untuk #JadiYangKuMau pastilah sangat sulit. Dan tebak apa? saya pernah mengalami itu. Aktivitas yang padat, ditambah cuaca yang tidak menentu, bahkan di siang hari bisa mencapai hingga 32 derajat Celcius di dalam ruangan. Bergerak kesana kemari, membuat saya harus menyerah pada keringat berlebihan. Huh keselnya bukan main. Selain gatal yang menganggu tapi juga sering ditambah keputihan.

Kalau diladenin gatalnya malah bisa makin memperparah keadaan miss V, bikin lecet bahkan bisa iritasi juga. Ngeri ya (soalnya saya pernah nyaksiin sendiri dulu salah satu temen sekamar di asrama ada yang suka garukin pas gatal yang ada malah lecet dan iritasi parah). Selain itu efek lainnya apa? area sekitar miss V pun ikut menjadi gelap. Kalau dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya, warnanya makin jelas berbeda. Ini juga cukup menganggu ya. Kalau wajah kita belang aja bulak-balik liat cermin, gak enak diliatnya apalagi area penting seorang wanita dimana bagian itu seharusnya dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya.

Ketika bekerja saya selalu mengenakan rok panjang, baju kurung yang menutup hingga di bawah lutut dan yang pasti selalu pakai celana panjang lagi. Mungkin ini juga ikut menambah kelembaban miss V. Keputihan makin parah dan gatal melanda.

Awalnya sih sepele ya. Karena mikirnya, nanti juga hilang gatalnya. Bilas pakai air hangat, sering ganti pakaian dalam dan tinggal dibersihkan pakai pembersih khusus kewanitaan, kadang masih suka pakai sabun aja kalau terdesak atau pembersih khususnya habis. Selesai.

Kata siapa selesai? Yang ada saya membuat masalah baru lagi, karena ketidakdisiplinan saya menganti-ganti pembersih kewanitaan tanpa melihat kandungan didalamnya (alami atau banyak zat kimianya) dan parahnya lagi kadang membersihkanya dengan sabun biasa. Akhirnya miss V jadi tambah kering setelah dibersihkan pakai sabun biasa. Meskipun bawa pakaian dalam cadangan setiap hari, tapi keringat tetap saja datang dan tetap banyak, tetap lembab. Saya juga mulai kuatir dengan kandungan pembersih khusus kewanitaan yang saya pakai selama ini karena suka gonta-ganti merek kalau tiba-tiba gak nemu yang dimau. Kuatir dengan kandungan yang gak alami. Sementara itu, miss V lagi-lagi harus jadi korban karena kesalahan dan ketidakhati-hatian saya.

Cukup. Sudah cukup. Saya kapok kalau begini terus. Saya harus segera bertindak dan ambil keputusan untuk segera merawat area penting bagi saya dengan sungguh-sungguh dan dengan cara yang tepat. Apalagi saya juga sudah menikah. Meski sudah menikah bukan berarti merawat miss V-nya kalah sama anak remaja kan ya? Justru kalau sudah menikah, perawatannya harusnya lebih baik dan lebih disiplin lagi. Biar makin sehat dan makin disayang suami #eh.

Dengan alasan kesehatan miss V, kepraktisan, higienitas dan kealamian kandungan pembersih khusus kewanitaan, saya pun memilih merek yang terpercaya yang memproduksi berbagai perawatan khusus kewanitaan untuk menuntaskan masalah pada area miss V saya. Sejujurnya sempat bingung juga karena ada banyak sekali merek yang beredar di pasaran khusus untuk pembersih kewanitaan. Tapi karena saya niatnya ingin yang alami juga maka kali ini saya lebih memerhatikan kandungan didalamnya. Mahal kan belum tentu bagus, murah juga belum tentu gak berkualitas. Ya kan?

Dipilih-dipilih? Ayo yang mana ya kira-kira pembersih kewanitaan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan saya?

Berbagai Pembersih Kewanitaan di Mini Market Dekat Rumah -Perhatikan Rak Bagian Tengah (Dok.Rodame)

Versi pembersih kewanitaan yang baik menurut dokter :

  • Pembersih kewanitaan yang aman adalah yang khusus untuk mencuci vagina
  • Cairan pembersih kewanitaan dengan pH keasamannya sesuai dengan pH di dalam daerah kewanitaan. Normalnya pH berkisar 3,8-4,2

Pembersih kewanitaan yang saya mau adalah yang memenuhi syarat seperti di bawah ini :

  • Aman dari segi kesehatan : teruji klinis dan terdaftar di BPOM, makin yakin kalau produk tersebut dibuat dengan uji yang ketat sehingga benar-benar aman
  • Tanpa bahan SLS, alkohol dan pewarna : bahkan sebaiknya dihindari untuk produk kecantikan dan perawatan kulit karena dapat membuat kulit makin kering.
  • Tidak mengandung antiseptik : antiseptik diduga dapat menganggu pH miss V karena dapat membunuh bakteri baik Lactobacillus.
  • Terbuat dari bahan alami : menghindari penggunaan bahan kimia karena bahan alami tentu tidak menimbulkan efek samping justru memberikan manfaat baik lainnya. Misalnya : dapat melembutkan, mencerahkan juga membersihkan area miss V.
  • Mengandung pH seimbang : 3,8-4,2 (< 3,8 akan menyebabkan tumbuh jamur dan >4,2 dapat menjadi tempat tumbuhnya bakteri jahat)
  • Mampu mengatasi masalah pada miss V : berbagai masalah mungkin saja menyerang miss V dan harapannya penggunaan pembersih kewanitaan khusus dapat mengatasi berbagai masalah pada miss V.
  • Ramah di Kantong : harganya terjangkau sehingga tidak memberatkan ketika harus rutin menggunakannya.
  • Praktis : kemasannya mudah dibawa-bawa dan tutupnya kencang sehingga tidak tumpah-tumpah. Ukurannya pun ada yang kecil sehingga dapat dimasukkan ke dalam tas tangan atau dompet kosmetik yang dibawa sehari-hari.
  • Brand international : diproduksi oleh perusahaan yang punya reputasi yang baik dimana secara internasional pun sudah diakui kualitas dan manfaatnya sebagai pembersih kewanitaan khusus yang terpercaya.

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah mengalami keputihan, gatal pada miss V dan area sekitarnya yang menggelap, untuk itu saya menggunakan Lactacyd Feminine Hygiene dan Lactacyd White Intimate, setelah sebelumnya mencoba merek lain yang ternyata kurang ampuh mengatasi masalah saya itu.

Sayangnya saya tidak disiplin merawatnya. Karena penggunaan merek Lactacyd sudah memberi kesan baik dan benar-benar terbukti berpengaruh positif pada saya, saya pun berniat menggunakan merek Lactacyd lagi untuk merawat area miss V, tapi kali ini saya maunya yang herbal, yang alami. Biar Back to nature. Selain itu, saya juga suka karena Lactacyd adalah brand international untuk pembersih kewanitaan yang terpercaya.

Pas banget, karena sekarang ada varian baru dari Lactacyd yaitu Lactacyd Herbal yang punya 3 manfaat sekaligus untuk mengatasi masalah pada miss V. Ini koq tepat banget ya, berasa langsung ada jawabannya dari masalah yang saya alami.

Emmm tapi ternyata yang ngaku-ngaku terbuat dari bahan herbal itu koq banyak ya. Jadi bingung. Sangkin penasarannya, akhirnya saya putuskan untuk membuktikan sendiri yang mana produk pembersih kewanitaan varian herbal yang paling baik. Saya pun memutuskan untuk membeli tiga produk pembersih kewanitaan varian herbal dari merek berbeda yang tersedia di mini market dekat rumah, salah satunya ya Lactacyd Herbal, dua merek lainnya sebut saja dengan merek X dan merek Y.

Sudah siap dengan tes sederhananya? Yuk mari sama-sama kita buktikan ya?

Beberapa Merek Pembersih Kewanitaan (Dok.Rodame)


Lactacyd Herbal : 
Rp 15.000,00 untuk ukuran 60 ml

Merk X : Rp 18.500,00 untuk ukuran 90 ml

Merk Y : 
Rp 12.000,00 untuk ukuran 125 ml

Dari segi harga, bisa dilihat harga Lactacyd Herbal adalah yang paling mahal, sedangkan pembersih merk Y yang paling murah. Akan tetapi perbedaan harganya tidak terlalu jauh dan ketiganya masih bisa digolongkan memiliki harga yang terjangkau untuk kantong saya.

Kemasan Beberapa Pembersih Kewanitaan (Dok.Rodame)


Lactacyd Herbal :
Botol dan dus box didominasi warna putih, tutup fliptop, dengan dus box.

Merk X : Botol dan dus box dominasi warna merah, tutup fliptop, disertai dus box.

Merk Y :
Didominasi warna putih sedangkan botolnya didominasi warna coklat keemasan, tutup fliptop, disertai dus box.

Dari segi bahan kemasan merek X dan Y sekilas terlihat sangat mirip, sementara itu, kemasan Lactacyd herbal terlihat lebih kokoh dengan tutup fliptop yang lebih kuat dan kencang. Ketiganya dilengkapi dus box apalagi yang membuat ketiganya terlihat eksklusif. Dari desain visualnya, saya lebih suka Lactacyd Herbal dengan perpaduan warna putih yang terlihat clean namun tetap eye catchy. Tapi soal desain, model dan warna kan memang masalah selera ya, tidak bisa dipaksakan.

Tes Konsistensi Beberapa Pembersih Kewanitaan (Dok.Rodame)



Lactacyd Herbal : 
Memiliki konsistensi kekentalan sedang dengan warna putih susu. Ekstrak susunya terlihat nyata dari warna putih susunya. Tidak lengket di tangan setelah dibilas dengan air.

Merk X : Memiliki konsistensi agak cair dibandingkan dengan Lactacyd Herbal dengan warna bening padahal tertulis di kemasannya mengandung ekstrak susu. Agak lengket di tangan setelah dibilas dengan air.

Merk Y : 
Memiliki konsistensi yang sangat kental dengan warna bening agak berbuih. Kekentalanya agak mirip dengan hand sanitizer. Agak lengket di tangan meski sudah dibilas dengan air.

Dari segi konsistensi saya suka dengan Lactacyd Herbal, karena kekentalannya sedang sehingga tidak mudah tumpah dan kita dapat mengontrol berapa banyak cairan yang ingin kita gunakan dan juga tidak lengket di tangan setelah dibilas dengan air.


Lactacyd Herbal : 
Ada wangi khas susu ditambah wangi floral yaitu rose yang lembut dan tidak menyengat, ketika diaplikasikan wanginya membuat rileks.

Merek X : Wangi lembut agak menyengat, setelah diaplikasikan wanginya menguat seperti aroma pelembut pakaian.

Merek Y : 
Wanginya agak tajam, agak menyengat dimana ada aroma herbal yang kuat, ketika diaplikasikan wanginya herbalnya tetap menempel.

Di antara tiga produk tersebut, saya paling suka aroma dari Lactacyd Herbal karena wanginya relaxing banget, tidak menyengat sama sekali di hidung. Merek X, wanginya mirip pelembut pakaian, malah terlalu wangi kalau buat saya. Sedangkan Merek Y agak wangi jamu-jamuan, herbalnya terlalu kuat, saya kurang suka karena berasa numpahin jamu ke miss V, hihi.


Lactacyd Herbal : 
Ekstrak sirih, susu dan rose (mawar).

Merek X : Ekstrak kayu rapet, manjakani, sirih, susu dan bengkoang.

Merek Y : 
Ekstrak sirih, bengkoang, manjakani, dan tego deo.

Dari ketiga produk pembersih kewanitaan varian herbal di atas, semuanya menggunakan ekstrak daun sirih sebagai bahan antibakteri. Berbeda dari dua produk lainnya, Lactacyd Herbal juga menambahkan sari bunga mawar, mungkin itu yang menyebabkan Lactacyd Herbal aromanya enak, bahan alaminya berpadu dengan sempurna, tidak ada yang terlalu menonjol tapi terasa seimbang.

Lactacyd Herbal, merek X dan Y, ketiganya mengandung lactic acid atau asam laktat sebagai bahan antiseptiknya. Cara kerja lactic acid adalah dengan menyeimbangkan pH pada miss V sehingga memelihara populasi lactobacillus alias bakteri baik dan melawan bakteri dan jamur yang merugikan. Sedangkan merek Y sama sekali tidak menyebutkan mengandung ekstrak susu namun jika dibaca secara lengkap di kandungannya ternyata ada juga lactic acid atau asam laktatnya.

Merek X dan Y juga mengandung bahan herbal seperti manjakani dan bengkoang dimana manjakani dipercaya dapat merapatkan vagina sedangkan bengkoang dipercaya memutihkan atau mencerahkan kulit. Kalau secara pribadi sih saya lebih suka melakukan senam pilates untuk menjaga elastisitas miss V.

Komposisi Beberapa Pembersih Kewanitaan (Dok. Rodame)


Di sini saya tidak akan membahas komposisi tiap produk secara mendetail, mengingat saya juga bukan ahli kimia atau punya basic di bidang farmasi. Silahkan klik gambar di atas untuk mengetahui komposisi tiap produk secara detail. Saya hanya membahas kandungan yang sudah awam diketahui.

Lactacyd Herbal : Terdiri dari lebih kurang 17 macam bahan pada komposisinya. Masih mengandung SLS.

Merek X: 
Terdiri dari lebih kurang 30 macam bahan pada komposisinya. Mengandung SLS, fragrance, dan alkohol.

Merek Y : 
Terdiri dari lebih kurang 28 macam bahan pada komposisinya. Mengandung SLS dan fragrance.
Ketiga produk pembersih kewanitaan varian herbal di atas sayangnya masih mengandung SLS, tapi jika dilihat dari kandungan alkoholnya hanya merek X yang mengandung keduanya baik SLS maupun alkohol.

Kalau dilihat dari jumlah bahan yang terkandung didalamnya, maka merek X paling banyak mengandung bahan yang menurut saya tidak diperlukan bahkan hingga 30 macam bahan, kemudian diikuti merek Y yang beda tipis dengan merek X, dan yang paling sedikit adalah Lactacyd Herbal yang bahan kontranya hanya SLS.

Kadar Busa Beberapa Pembersih Kewanitaan (Dok.Rodame)

Jika dilihat dari banyaknya busa ketika dibilas, terlihat bahwa diantara ketiganya Lactacyd Herbal memiliki busa yang paling sedikit, sementara itu dua lainnya merek X dan Y busanya agak banyak. Kalau saya sih lebih suka yang minim busa ya, karena kalau kebanyakan saya jadi kuatir seperti pakai deterjen. Jadi saya paling suka Lactacyd Herbal.

Tes Kadar pH Beberapa Pembersih Kewanitaan (Dok.Rodame)


Berikutnya, saya coba tes kadar pH, ini juga karena saya sangat penasaran. Nah, sebenarnya ini untuk meyakinkan diri sendiri juga, saya coba tes dengan menggunakan kertas lakmus warna merah dan biru. Hasil tes kadar pH bisa dilihat pada gambar di atas ya.

Lactacyd Herbal : Hasil tes kadar pH dalam larutan Lactacyd Herbal pada kertas lakmus merah tetap merah sedangkan pada kertas lakmus biru terjadi perubahan sedikit pink, sedikit sekali perubahannya bahkan terlihat samar-samar. Cenderung netral.

Merek X : Hasil tes kadar pH dalam larutan merek X, pada kertas lakmus merah warna tetap merah sedangkan pada kertas biru warna kertas berubah menjadi merah yang terang.

Merek Y : 
Hasil tes kadar pH dalam larutan merek Y adalah pada kertas lakmus merah warna tetap merah sedangkan pada kertas biru berubah menjadi merah.

Sifat kertas lakmus merah adalah ketika dicelup dalam larutan asam warnanya akan tetap merah, jika dalam larutan basa akan berubah menjadi biru, sedangkan pada larutan netral dia akan tetap merah. Sedangkan sifat kertas lakmus biru adalah ketika dicelup dalam larutan basa warnanya akan tetap biru, jika dicelup dalam larutan asam warnanya berubah menjadi merah, dan jika dicelup pada larutan netral dia akan tetap biru.

Berdasarkan hasil uji pH pada ketiga produk di atas, dapat disimpulkan bahwa ketiganya memiliki pH yang cenderung asam dan itu normal karena memang pH normal pada miss V seharusnya antara 3,8-4,2 dimana kondisi itu adalah kondisi asam. pH pada Lactacyd Herbal bahkan perubahan di kertas lakmus biru hanya sedikit pink itupun samar sekali, cenderung netral. Tapi yang agak membingungkan adalah merek Y, karena pada kemasannya tertulis pH 3,5 artinya pH dari cairan merek Y itu berada di bawah normal. Jika pH lebih kecil dari 3,8 justru dapat menyebabkan tumbuhnya jamur pada miss V. Big No!


Kesan setelah seminggu pemakaian adalah positif. Ya, saya sih suka karena tidak terasa kering, tidak ada efek samping seperti gatal meski dipakai setiap hari.

Lactacyd Herbal memang menghasilkan busa yang relatif sedikit, setelah diaplikasikan pada miss V tidak ada efek lainnya dan tidak lengket. Dan yang paling menyenangkan adalah keputihan dan gatalnya benar-benar berkurang bahkan sejak pertama kali pemakaian bahkan setelah seminggu pakai tidak pernah lagi mengalami masalah pada miss V. Satu lagi, efek positif yang paling saya suka adalah kulit area V terasa makin kesat dan lembut.

Untuk efek pemakaiannya gimana? Mohon maaf untuk miss V saya gak mau coba-coba lagi, jadi setelah melakukan berbagai tes sederhana di atas, saya putuskan hanya memakai merek pembersih kewanitaan yang paling baik saja. Tanpa mengurangi rasa hormat, saya gak mau pakai dua merek lainnya. Buat miss V koq coba-coba, ya kan?

Sepertinya semua sudah tau ya, produk pembersih kewanitaan mana yang paling baik? Iya, betul sekali, Lactacyd Herbal! Dan ya, maaf banget untuk dua merek lainnya, setelah saya tes dan analisis secara sederhana ala-ala saya, hehe, saya gak mau coba pakaikan ke miss V sama sekali. Jujur, saya trauma mau nyoba-nyoba ke miss V, kuatir ada efek sampingnya. Jadi, saya cari aman aja, pakai yang benar-benar terbukti aman dan lebih baik aja.

Finally, this is it!

Setelah melakukan tes pada ketiga produk pembersih kewanitaan dengan kandungan herbal di atas, saya makin mantap untuk memilih Lactacyd Herbal untuk membersihkan dan merawat miss V karena terbukti bisa mempertahankan keseimbangan pH area V, menghambat pertumbuhan bakteri jahat, melembutkan kulit sekitar area V, membuat makin kesat dan nyaman.

Bisa dilihat dari segala aspek, sudah terbukti bahwa Lactacyd Herbal lebih unggul dan paling memenuhi kriteria pembersih kewanitaan yang ideal yang mampu diandalkan untuk selalu bisa  #JadiYangKuMau. Lactacyd Herbal yang sudah teruji klinis secara dermatologi aman digunakan setiap hari. Jadi, kalau sudah begini, jangan percaya sama hal-hal mitos atau yang lainnya ya. Sekali lagi, Lactacyd Herbal sangat aman dipakai setiap hari. Saya sudah buktikan sendiri.

Lactacyd Herbal juga menggunakan bahan herbal yang alami dengan berbagai manfaat didalamnya. Perpaduan dari tiga bahan herbal yaitu ekstrak sirih, susu dan mawar sangat seimbang dan sempurna buat saya. Tidak ada wangi yang terlalu kuat. Tapi juga memberikan dampak positif setelah digunakan setiap hari.

Lactacyd Herbal Pembersih Kewanitaan Alami Andalanku (Dok.Rodame)

Gimana sih sebenarnya cara kerja ketiga bahan tersebut? Yuk mari saya bantu ulas sedikit ya :

Ekstrak daun sirih :

Ekstrak adalah sediaan pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat aktif dari simplisia nabati atau hewani menggunakan pelarut yang sesuai. Ekstrak daun sirih berarti asalnya dari zat aktif simplisia nabati ya dalam hal ini ya daun sirih itu sendiri, dengan menggunakan pelarut yang sesuai hingga memenuhi baku yang telah ditetapkan.

Penelitian tentang daun sirih yang memiliki efek antibakteri sudah banyak dilakukan. Bahkan pada sebuah penelitian disebutkan bahwa ekstrak daun sirih mengandung senyawa fenol dan senyawa turunannya yang mampu menghambat pertumbuhan berbagai macam bakteri yang ada dalam tubuh manusia namun dapat menjadi patogen pada kondisi tertentu seperti Staphylococcus aurens. Jadi, makin jelas ya, kalau ekstrak daun sirih itu bermanfaat sebagai antibakteri jahat.

Menurut informasi yang tertulis pada situs lactacyd.co.id, ekstrak daun sirih yang memberikan rasa kesat pada area V sudah dibuktikan pada uji coba produk terhadap 162 wanita Indonesia, Ipsos tahun 2016 silam.

 Ekstrak Susu :

Sama seperti ekstrak lainnya, tapi kali ini ekstraknya berasal dari zat aktif simplisia hewani. Dalam uji klinis yang dilakukan di Poliklinik Sitologi RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta disebutkan bahwa ekstrak susu terbukti bermanfaat menjaga keseimbangan ekosistem vagina. Susu mengandung zat aktif yang diekstrak menjadi asam laktat dan laktoserum, yang secara klinis terbukti dapat mengurangi keluhan rasa gatal, terbakar dan keputihan (sumber: dechacare.com).

Artinya lagi, ekstrak susu meski digunakan setiap hari tidak akan mengganggu pertumbuhan bakteri baik, lactobacillus.

Kalau ekosistem miss V seimbang berarti pH juga terjaga ya berada di antara 3,8 – 4,2. Maka, jelas ekstrak susu mampu menjaga pH sehingga sangat baik untuk pertumbuhan bakeri lactobacillus.

 Mawar :

Ekstrak mawar mengandung geraniol dan limonene yang berfungsi sebagai antiseptik, pembunuh jamur Candida albican penyebab keputihan. Bahkan dalam sebuah informasi disebutkan juga geraniol adalah antioksidan alami yang dapat mencegah kanker. Geraniol juga banyak digunakan dalam parfum dan flavouring (sumber : phytochemicals.info). Sementara itu limonene terbukti sudah banyak digunakan untuk mencegah berbagai jenis kanker (sumber : ncbi.nlm.mih.gov ; altmedrev.com).

Ekstrak mawar ternyata juga digunakan utnuk merawat kecantikan, selain untuk membersihkan kulit wajah dapat juga mencerahkan, menghaluskan dan melembabkan kulit (beautynesia.id). Seperti yang tertulis pada situs resmi lactacyd.co.id, ekstrak mawar yang tidak hanya memberikan keharuman namun juga merawat area V, hal itu berdasarkan penelitian Mohammad H. Boskabady pada sebuah jurnal internasional yang sudah dipublikasikan tahun 2011.

Bahagia banget deh bisa berjodoh dengan Lactacyd Herbal. Dan sekarang, kemanapun saya pergi selalu bawa pembersih kewanitaan andalan yang alaminya bisa mengubah #JadiYangKuMau. Yup, dengan Lactacyd Herbal #JadiYangKuMau? Bisa banget!! Buktiin aja sendiri.

#JadiYangKuMau kini menjadi realistis

Kemanapun saya ditugaskan, saya selalu siap dan optimis

Menjadi wanita pekerja yang berprestasi kini bukanlah sebuah dilematis

Saya pun memilih Lactacyd Herbal untuk hidup yang serba dinamis

Karena untuk menjadi seorang dosen yang berkualitas

Optimis saja tidak cukup,  saya harus tetap sehat, “luar dan dalam”

Mendampingi Mahasiswa Mengikuti Lomba Debat di IPB Bogor (Dok.Rodame)

Oh iya, kalau kalian ingin tau lebih banyak info tentang seputar kewanitaan, kesehatan miss V dan berbagai produk khusus kewanitaan lainnya langsung aja follow akun Twitter, Facebook dan website resmi Lactacyd Indonesia ya, udah tau kan? Kalau belum klik aja icon-icon di bawah ini. See ya!

Advertisements

Yuk Selamatkan Keluarga Pemotor dari Polusi Udara

Hepi Mau Bermotor (Dok.Rodame)

Siapa yang suka bermotor? Kalau saya yang ditanya, saya akan langsung menjawab, saya suka dan saya tak bisa lepas dari motor. Bahkan suami dan anak-anak senang bermotor. Kenapa? Bagi saya dan keluarga motor adalah alat transportasi yang sangat bersahabat. Saya bekerja sebagai seorang tenaga pengajar yang lokasinya lumayan dari tempat tinggal. Jika menggunakan kendaraan umum saya menghabiskan ongkos kurang lebih 20 ribu sehari, sedangkan kalau pakai motor uang 20 ribu sudah bisa isi bensin full dan bisa dipakai untuk pulang pergi 2-3 hari. Luar biasa kan penghematannya. Maklum ibu-ibu kalau masalah hemat nomor satu. Hehe.

Sama halnya dengan anak-anak, mereka juga sangat senang bermotor. Biasanya sekali dalam sehari pagi atau sore hari, kami sering bermotor sekitar tempat tinggal hanya untuk membawa anak-anak keluar dari rumah dan melihat keadaan sekitar. Anak-anak juga senang karena bisa melihat berbagai macam hal di luar sana dari motor. Bahkan anak saya yang berumur 1 tahun 5 bulan, kalau sudah diajak naik motor keliling di halaman rumah, excited-nya bukan main. Padahal hanya di halaman rumah. Motor menjadi andalan kami sekeluarga dalam beraktivitas sehari-hari.

Keluarga pemotor, saya bisa bilang begitu karena keseharian kami tidak bisa lepas dari motor. Ketika bepergian meski hanya sekitar tempat tinggal, kami selalu mengenakan pelindung kepala (helm) termasuk anak saya juga saya belikan helm anak yang aman dan nyaman. Sayangnya meski kepala dan sebagian wajah bagian atas terlindungi justru bagian hidung dan mulut yang dekat dengan leher itu terbuka. Mata mungkin aman dari batu-batu kecil atau serangga yang bisa masuk ke dalam mata. Tapi hidung dan mulut tidak aman. Kenapa? kami sering kali terkena udara kotor yang berasal dari asap knalpot kendaraan yang melintas di jalanan. Beberapa kali saya sambil menutup hidung dan mulut saya karena hitamnya asap knalpot dari kendaraan yang ada di depan motor kami. Rasanya sesak, bau, sangat mengganggu. Bahkan kadang saya dan suami sampai pusing dan harus berhenti menunggu asap knalpot yang menjadi penyebab polusi udara itu jauh jaraknya dari motor kami.

Saya baru tahu kalau ternyata polusi udara ternyata bisa bikin depresi loh. Ya ampun, serem amat ya. Efeknya separah itu. Syukurlah ada yang peduli dengan kesehatan pemotor di Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia pada tanggal 7 April lalu, dengan tema “Depression: Let’s talk”, sebuah portal otomotif No.1 di Indonesia, Mobil123.com dan media online Otospirit.com baru-baru ini mengadakan kegiatan sosial “Mask for Bikers” dimana telah dibagikan sebanyak 1000 masker pada pemotor yang melintas di Jalan Radin Inten 2 Buaran, Jakarta Timur.

Mobil123.com Peduli Kesehatan Pemotor agar Terbebas dari Polusi Udara (Dok.Mobil123.com)

Mobil123.com dan Otospirit.com Bagi-Bagi Masker (Dok. Mobil123.com)

Kegiatan sosial tersebut juga didukung oleh 15 bikers dari berbagai komunitas motor yaitu Journalist N-Max Club, Suzuki GSX Club Indonesia, Ninja Injection Owners, Jakarta Max Owner Club dan Vario Owner Medias. Kegiatan itu dimulai pukul 16.00-17.00 WIB dan 15 bikers tersebut turut serta dalam membagikan 1000 masker pada pemotor. Direktur Mobil123.com dan Otospirit.com, Regia Glamouria menyampaikan bahwa kesehatan pemotor menjadi tanggung jawab bersama, karena mengingat efek terkena polusi udara juga bisa mengacaukan pikiran. Masker adalah pelindung diri dari polusi udara ketika bepergian dengan motor.

Terbebas dari Paparan Polusi Udara dengan Masker (Dok. Mobil123.com)

Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Mobil123.com dan Otospirit.com tersebut sekaligus menjawab kampanye satu tahun WHO pada Oktober 2016 silam, dimana banyak orang terkena depresi di berbagai negara.Tahun 2015, WHO mencatat ada sebanyak 3 juta kematian per tahun akibat terkena polusi udara diman 90 % kematian banyak terjadi di negara berkembang. Bahkan di Indonesia ada 9,1 juta orang yang menderita depresi atau sekitar 3,7 % dari populasi. Ini memang perlu menjadi perhatian kita bersama. Sebagai keluarga pemotor, saya sangat mendukung gerakan pakai masker pemotor agar selamat dari paparan polusi udara.

Saya pamit dulu ah, mau buru-buru beli masker ke pasar, mau sekalian beli juga untuk anak-anak dan keluarga besar di rumah. Sedia payung sebelum hujan. Kalau bermotor nyaman, hati juga tenang, pikiran pun sehat, jadi bisa beraktivitas lagi deh. Kalian keluarga pemotor juga seperti saya? Yuk selamatkan diri dari paparan polusi udara sejak dini.

Paybill.id : Satu Aplikasi Untuk Pembayaran Berbagai Tagihan

“Dek, udah bayar listrik? Internet?, awas loh jangan sampe telat nanti kena denda kan rugi, uang tagihan listrik dikasiin aja ke bapak biar bapak yang bayar ke loket listrik”, ucap suami saya yang tiap tanggal 10 mengingatkan untuk bayar berbagai tagihan rutin bulanan.

“Iya, iya, gak akan lupa, listrik terakhir tanggal 20, internet terakhir tanggal 15 kan ya, gak akan lupa, tenang aja nanti dikasiin ke bapak”, jawab saya dengan percaya diri sambil sibuk main smartphone.

Penggalan obrolan di atas adalah obrolan yang hampir tiap hari diulang, tiap bulan diingatkan terus, obrolan serius tapi santai antara saya dan suami. Maklum saja, saya adalah ‘manajer keuangan’ di rumah, sudah menjadi tugas saya membayar semua tagihan tepat waktu, tanpa denda sepeserpun. Mana mungkin saya lupa, kan tiap bulan diulangi terus. Karena membayar berbagai tagihan adalah aktifitas yang selalu saya lakukan. Selalu.

Hingga suatu ketika, bapak mertua saya nyeletuk, “sudah bayar listrik kan?”. Dan itu tanggal 22. Hah, saya sontak kaget. Saya merasa tidak pernah lewat bayar listrik, ternyata kepercayaan diri saya tidak menjamin saya bisa selalu ingat bayar semua tagihan. Contoh nyatanya ya bayar tagihan listrik ini. Akhirnya didenda. Ah, saya nyesal bukan main kenapa ketika ditanya suami, uang tagihan listrik tidak saya kasikan saja, malah berdalih tidak akan lupa dengan percaya dirinya.

Saya mungkin bukan satu-satunya ibu rumah tangga yang percaya diri tidak lupa bayar berbagai tagihan. Lupa adalah lumrah tapi kalau sampai telat bayar dan didenda bisa membebani. Agar tidak jadi ‘langganan denda’ saya mesti mencari solusi. Sebab jika tidak, saya bukannya menghemat pengeluaran yang ada malah menambah pengeluaran. Jika hanya mengandalkan ingatan, ya begitu efek sampingnya.
Sampai suatu saat saya ingat bahwa berbagai tagihan bisa dibayar secara online tanpa harus berangkat ke loket pembayaran di dekat rumah. Sebenarnya saya sudah cukup akrab dengan transaksi online. Saya adalah ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang balita, jelas sekali saya tidak punya waktu luang kalau harus bepergian hanya untuk membayar berbagai tagihan. Selain itu, saya juga sering belanja online. Jadi transaksi online adalah pekerjaan rutin saya dan saya biasanya memilih toko online yang terpercaya agar aman saat transaksi online.

transaksi-online-mana-yang-aman?

transaksi-online-mana-yang-aman?

Saya sempat kuatir juga bertransaksi online dengan token, karena ternyata ada berita yang menyebutkan bahwa secureID berhasil diretas. Apa yang saya kira aman selama ini ternyata tidak sepenuhnya benar. Buktinya ada berita seperti itu. Terus bagaimana, agar bertransaksi online aman?

Saya pun iseng mencari aplikasi melalui google playstore untuk mengingatkan saya membayar berbagai tagihan. Dengan kata pencarian ‘paybill’ muncullah beberapa aplikasi untuk membayar tagihan dalam satu aplikasi.

paybill-rodame

Saya membuka satu per satu dan membaca keterangan singkat, review serta melihat penampakan aplikasi-aplikasi tersebut. Saya akhirnya memilih memasang aplikasi ‘Paybill.id’ di smartphone saya. Ukurannya tidak terlalu besar sehingga tidak makan waktu lama saat dipasang.

Saya pun melakukan registrasi dan mencoba-coba berbagai menu dan fitur yang ditawarkan pada aplikasi tersebut. Aplikasinya cukup mudah digunakan bahkan menarik karena cukup lengkap. Paybill adalah aplikasi berbasis android dan aplikasi web yang memiliki fungsi untuk memudah membayar berbagai tagihan kapanpun dan dimanapun, paybill memiliki 6 keunggulan jika dibandingkan dengan layanan aplikasi tagihan lainnya seperti, jenis/produk tagihan yang lengkap, metode pembayaran yang mudah (ATM bersama, kartu kredit, e-money, e-banking), hemat biaya transaksi, hemat waktu yaitu pembayaran banyak tagihan dalam satu kali proses, aplikasi pencatatan, riwayat aktifitas transaksi, dan pembelian pulsa, voucher yang mudah. Dan yang paling menariknya lagi buat yang sering lupa bayar tagihan, aplikasi ini juga dapat berguna sebagai aplikasi pengingat untuk segera membayar tagihan. Saat ini, total produk tagihannya ada 73 Biller, 92 Tagihan, dan 154 Voucher.

Paybill-jenis-tagihan

Paybill-jenis-tagihan

Untuk pembayarannya sendiri, saat ini bisa menggunakan 2 metode yaitu : transfer ATM bersama dan Mandiri Clickpay. Seperti kita tahu, ATM bersama itu hampir di semua ATM bank manapun ada. Artinya, seharusnya tidak masalah dan tidak sulit melakukan pembayaran tagihan tersebut. Sementara itu metode pembayaran dengan Mandiri Click memang baru-baru ini ditambahkan. Ini berita baik juga buat saya, karena gaji bulanan masuknya ke ATM Mandiri maka saya hanya perlu mendaftarkan internet banking ke cabang bank Mandiri terdekat kemudian bisa menggunakan Mandiri Clickpay untuk bisa bertranksaksi online melalui aplikasi Paybill.id.

Keuntungan menggunakan virtual account :

  1. Setiap pelanggan akan memiliki nomor rekening pribadi yang digunakan sebagai rekening tujuan pada saat melakukan pembayaran tagihan.
  2. Adanya kemudahan pengenalan pembayaran pelanggan pada bagian administrasi di Paybill.id.
  3. Adanya kemudahan pembayaran karena selain melalui setor tunai, pembayaran juga bisa dilakukan melalui kanal-kanal lainnya seperti ATM, Mobile/SMS Banking, dan Internet Banking sesuai dengan layanan yang tersedia oleh bank yang bersangkutan.
  4. Pembayaran bisa dilakukan oleh siapa saja dan dari rekening siapa saja (untuk selain setor tunai), yang penting ditujukan ke nomor VA nasabah yang bersangkutan.
  5. Memberikan kemudahan bagi setiap pelanggan Paybill.id dalam melakukan pembayaran berbagai tagihan.
  6. Pihak Paybill.id juga akan lebih mudah mengenali pembayaran tagihan setiap pelanggannya

Saya sih tidak ragu lagi bertransaksi online, kenapa? Karena ternyata paybill.id juga menggunakan virtual account demi keamanan bertransaksi online setiap pelanggannya. Sayangnya Paybill.id belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan juga belum bisa membayar tagihan air daerah. Semoga ke depannya nanti ada pengembangan lagi sehingga segala pembayaran tagihan bisa dilakukan dengan aplikasi Paybill.id. Semoga.
Oke, jadi mulai bulan depan saya siap buktikan kemudahan dan keamanan bertransaksi online melalui aplikasi Paybill.id. Mau mudah dan aman saat bertransaksi online? Paybill.id solusinya. Ibu-ibu ingin yang mudah, cepat dan aman. Buruan pasang aplikasi Paybill.id di smartphone-nya, atau bisa juga lewat website http://www.paybill.id. Biar jangan telat juga bayar semua tagihan kayak saya yang kecolongan dan kepedean.

Ingat bayar tagihan yang mudah dan aman, ingat Paybill.id

Download aplikasi Paybill @playstore   atau lewat aplikasio.com

Paybill.id Blog Competition

Paybill.id Blog Competition

Lactacyd White Intimate : A Special Gift for All Woman

Saya dan Lacatcyd WHite Intimate (Dok. Rodame)

Saya dan Lacatcyd WHite Intimate (Dok. Rodame)

Saya seorang perempuan. Perempuan sesuai kodratnya. Sepaket. Lengkap dengan segala keistimewaan yang ada didalamnya. Istimewa karena hanya pada perempuan diletakkan rahim. Rahim yang kelak didalamnya ditempatkan janin yang kemudian tumbuh menjadi anak dan menjadi generasi penerus bangsa. Hanya perempuan yang bisa mengandung, melahirkan dan menyusui anak. Perempuan disebut-sebut sebagai tolok ukur kemajuan sebuah bangsa. Tapi saya adalah perempuan biasa. Perempuan yang sering kali tidak percaya diri. Perempuan yang lebih banyak berkutat pada dunia yang penuh rutinitas. Perempuan yang dunianya tidak pernah berhenti. Bahkan jika seandainya waktu lebih dari 24 jam, sebanyak itu jugalah aktivitas terus berjalan. I almost have no time for me time!

Dulu, saya adalah perempuan yang rutin menggunakan celana panjang ketat. Saya paling suka gaya pakaian casual, celana panjang ketat, kaos fit to body lengkap dengan sandal gladiator. Nyaman dan simple. Saya juga cenderung cuek dan selalu terkesan apa adanya. Hingga suatu ketika seseorang yang spesial datang dan melamar saya. Saat itu, saya terus berpikir. Apa saya pantas? Apa saya sanggup? Apa yang harus saya lakukan jika kelak menjadi istri? dan ratusan pertanyaan menghujam pikiran saya. Tidak percaya diri! Setelah menimbang berbagai hal, saya akhirnya memutuskan untuk menerimanya sebagai pasangan hidup saya. Finally. Tapi semua rasa tidak percaya diri itu ternyata tidak berakhir. Pernikahan justru memberikan banyak ketakutan dan kekuatiran.

Genap sudah saya menikah 4 tahun, kini sudah dianugerahi seorang putra dan seorang putri. Semuanya terasa lengkap. Sempurna sudah hidup saya sebagai seorang perempuan! Benarkah? Di tahun pernikahan yang ke-5, perasaan saya kembali resah. Banyak orang bilang perempuan itu lebih cepat tua daripada laki-laki, perempuan itu hanya cantik ketika muda saja, perempuan itu…perempuan itu….dan semuanya menganggap perempuan jika tidak bisa merawat diri apalagi ketika sudah menjelang usia 30-an akan sulit membahagiakan suami. Suami akan berpaling, mencari perempuan lain, menikah lagi dan prasangka buruk lainnya. Semuanya menjadi sangat menakutkan bagi saya.

Dia, lelaki yang menikahiku selama ini bukan seorang pujangga juga bukan seorang pengumbar cinta. Dia, lelaki yang diam-diam selalu memperhatikanku dan selalu ingin yang terbaik untuk kekasih hatinya. Dia menghadiahku sebuah kado spesial. Kado itu adalah ‘Lactacyd White Intimate‘. Demi mengembalikan rasa percaya diri sang istri. Dia rela. Dan saya terharu.

Lalu, bagaimana pengalaman saya setelah menggunakan Lactacyd White Intimate? Satu kata, TEPAT. Yes, sesuai dengan ekspektasi saya, tepat sasaran. Saya menggunakannya baru sekitar 4 minggu, namun saya merasa ada perubahan dalam diri saya. Saya entah kenapa, mulai percaya diri. Rasa takut dan kuatir tentang semua prasangka orang terhadap kemungkinan buruk pernikahan di tahun kelima dan seterusnya mulai menghilang perlahan-lahan. Oh iya, satu lagi yang ingin saya share, cara penggunaanya sangat mudah.

Cara Penggunaan Lactacyd White Intimate (ilsutrasi : Rodame)

Cara Penggunaan Lactacyd White Intimate (ilsutrasi : Rodame)

Penilaian saya terhadap Laytacyd White Intimate adalah :

  1. Kemasannya praktis dan tidak mudah tumpah. Karenanya saya selalu membawanya ke kampus, tempat saya mengabdikan diri. Karena keseharian saya dipenuhi dengan rutinitas yang menuntut saya untuk terus bergerak, ditambah lagi pakaian keseharian saya tertutup, jelas sekali selalu berkeringat. Easy to bring, easy to use!
  2. Menyegarkan dan harum. Udara kian hari kian panas sehingga keringat terkadang berlebihan. Keringat itu merata di seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Lactacyd White Intimate dapat memberikan kesegaran dan kenyamanan meski seharian berkeringat di ‘dalam’ tetap terasa nyaman. Feel comfort!
  3. Aman dan melindungi. Karena telah teruji secara klinis saya rutin menggunakannya selama 2 kali dalam sehari bahkan terkadang jika sedang sangat berkeringat, tidak nyaman atau sedang haid saya menggunakannya lebih dari 2 kali. Sejauh pemakaian, tidak menimbulkan efek samping apapun. Kenapa? karena Lactacyd White Intimate telah teruji secara dermatologi dapat digunakan setiap hari. Safe!
  4. Mencerahkan. Setelah rutin menggunakan Lactacyd White Intimate, saya merasakan  perbedaan yang logis dan signifikan. Saya membuktikan sendiri bagaimana perubahan yang terjadi. Lactacyd White Intimate terbukti klinis mencerahkan area V dalam 4 minggu. I have prove it myself!
  5. Alami. Lactacyd White Intimate mengandung bahan-bahan yang alami yaitu: ekstrak susu, bengkoang dan algo white. Ketiganya memiliki banyak manfaat untuk menyehatkan dan mencerahkan area V. Ada Actipone-B dari bengkoang, ekstrak susu lactoserum dan asam laktat untuk mempertahankan keseimbangan pH alami vagina dan algo white dari alga laut. Back to nature!

Saya kini semakin percaya diri terutama berkat Lactacyd White Intimate. Suami ternyata ‘diam-diam’ sangat memperhatikan dan mengerti kebutuhan saya. Saya juga menceritakan hal baik yang saya rasakan selama menggunakan Lactacyd White Intimate kepada rekan-rekan perempuan sejawat saya. Saya ingin makin banyak perempuan yang sadar akan pentingnya menjaga dan merawat bagian intimnya. Dan yang paling penting adalah saya juga ingin meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengajak mereka menghargai diri dengan merawat bagian intim, yang merupakan bagian terpenting bagi seorang perempuan.

WHAY-LACTACYD

Tidak ada kata terlambat. Bagi saya, better try than never. Dalam kasus saya yang sempat hilang rasa percaya diri, tidak ada istilah menyerah dan pasrah. Alhamdulillah, saya sudah membuktikan sendiri perubahan yang lebih baik, lebih cerah dan bersih dengan Lactacyd White Intimate. Karena itu saya berani merekomendasikannya pada perempuan-perempuan lainnya. Ladies, yuk buktikan sendiri?

Menikmati Musim Dingin Pertama di Jepang

Sawah yang tertutup salju di Ibaraki, Toride, Jepang

Sawah yang tertutup salju di Ibaraki, Toride, Jepang

Bicara soal musim dingin, orang pasti akan membayangkan salju dimana-mana. Lalu berpakaian tebal dengan jaket hoodie yang lengkap dengan bulu2nya di sekeliling lingkar hoodie jaket. Boot yang menempel lekat di kaki dengan kaus kaki tebal tak lupa pakai pakaian pelapis di dalam pakaian yang dikenakan yang berbahan halus tapi hangat.

Dengan suhu mencapai minus, siapa yang yang gak menggigil lama-lama  bermain salju di musim dingin. Saya tidak pernah bermimpi akan ke Jepang, tidak sekalipun. Saya hanya ingin melakukan apapun dengan sebaik-baiknya, semaksimal mungkin, semampu n sekuat tenaga saya. Masalah hasil akhir saya serahkan pada keputusan Ilahi. Ketika lulus magang kerja ke Jepang semasa kuliah akhir di IPB, saya kegirangan bukan main. Ini kali pertama saya akan menginjakkan kaki di luar negeri dan itu adalah negara Jepang, yang sungguh terkenal akan teknologi, gaya hidup, makanan, tradisi dan budayanya.

Lalu kapan musim dingin pertama yang saya rasakan itu? Desember 2007 hingga Februari 2008. Brrrrrr, rasanya gak pernah habis mengeluarkan kata takjub dan kagum akan salju. Salju pertama datang di sore hari menjelang malam. Indah sekali, halus-halus sampai menutupi tanah, dedaunan dan apapun yang ada di luar menjadi putih seketika. Langit tampak gelap kala itu, sebagian pepohonan masih menunjukkan warna daun yang kecoklatan meski tidak semua daun gugur tapi sebagian besar ranting sudah kering karena daunnya sudah gugur di musim gugur sebelumnya.

Saya pernah menyiapkan pakaian musim dingin dari Indonesia, tapi akhirnya malah beli lagi di Jepang. Banyak toko pakaian murah disana yang menjual pakaian perlengkapan musim dingin mulai dari ujung kepala, aneka kupluk, penutup telinga, sarung tangan, kaus penghangat kaki, jaket, pakaian dalam, dan masih banyak lagi. Semuanya serba ada dan serba terjangkau. Lain halnya kalau beli di mall, ya udah pasti kantong mahasiswa gak bakal cukup. Kaget juga pas tau di Jepang itu ada toko-toko pakaian atau perlengkapan setiap musim yang murah meriah, yang gak perlu pun akhirnya pada beli, maklumlah baru pertama mau ngerasain musim dingin jadi semua heboh sekaligus antusias menyambut musim dingin dan salju.

Di Ibaraki, Toride tempat saya tinggal dulu. Udara dingin memang tak sedingin di Jepang bagian utara sana alias Hokkaido yang katanya musim dingin bisa mencapai -10 derajat. Waw, saya baru merasakan -1 sampai -3 saja sudah lumayan bikin jari kaki dan jari tangan sakit. Kenangan paling membekas waktu kami mahasiswa ramai-ramai bermandi salju di hatake -sawah yang ditutupi salju bahkan sampai tidur-tiduran disana, wajahnya semua sumringah menantang salju dan dinginnya hari di musim dingin untuk pertama kalinya di Jepang.

Dua orang mahasiswa magang yang menikmati salju pertama di Jepang

Dua orang mahasiswa magang yang menikmati salju pertama di Jepang

Luar biasa senangnya melihat wajah bahagia semua orang kala itu. Orang Jepang sepertinya di dalam rumah semua, menghangatkan tubuh sambil minum teh hijau alias ocha. Ya, mungkin hal itu sudah biasa untuk mereka dan luar biasa untuk kami yang baru pertama kali melihat salju turun dari langit.

salju musim dingin di jepang rodame com ibaraki toride

Eh tapi sekarang kalau saya ditanyain mau ngerasain liburan musim dingin di Jepang lagi, saya akan cepat bilang mau. Hehe, masih aja rindu mainin salju dan bakar ubi di atas pemanas listrik hehe. Nah, sekarang katanya ada Tokyo Rail Days dan JR East : Solusi Terbaik Liburan Musim Dingin di JepangBanyak hal yang belum kesampean dikerjakan saat musim dingin magang kerja dulu, rasanya pengen banget nyobain one day tripnya Tokyo Rail Days juga naik JR East shinkansen dan menikmati apa aja (main ski, ke Gala Yuzawa, makan es krim bue seal asli Okinawa yang terkenal itu, makan the marion crepe dari Harajuku yang terkenal itu juga dan masih banyak  lainnya) yang belum pernah dilakukan pas musim dingin 8 tahun yang lalu di Jepang. Semoga saja suatu saat ini terwujud, inginnya sih bersama keluarga, aamiin.

Aplikasi Baca Berita yang Cerdas

Pernah dengan aplikasi bernama kurio? Aplikasi ini sekarang melekat di smartphone di rumah karena asyik sekali menggunakannya. Sekarang ini apa-apa tinggal download aplikasinya di smartphone, mau aplikas game, aplikasi belajar bahasa asing, termasuk aplikas baca berita online.

Aku kenal aplikasi ini tahun 2014, baru banget iya baru banget. Tapi aku suka baca beritanya beragam dan bisa pilih sendiri ingin fokus cara berita apa dari smartphone kita. Misalnya kalau aku sukanya berita kesehatan, teknologi dan travelling. Nah, setiap orang bisa memilih ingin fokus baca berita tentang apa melalui aplikasi Kurio ini.

Usia aplikasi Kurio ini bisa dibilang muda ya, baru setahunanlah, tapi anak-anak muda yang merintis dan menjalankannya patut diacungi jempol. Mereka gigih dan mempromosikan kurio ini juga melalui sosial media bahkan mengadakan lomba blog menulis pengalaman tentang menggunakan aplikasi Kurio.

Kurio itu dari curious, rasa ingin tahu. Ini juga yang bikin aplikasi ini mudah diingat orang-orang. Pendek dan artinya ngena banget. Kita kan memang selalu ingin tau berita terbaru bidang apapun itu. Ya kan? teknik pemberian aplikasi yang pendek dan mudah diingat ini bagus sekali sih menurutku. Sama seperti memilih nama domain, pendek dan mudah diingat jadi orang semakin cepat mengenalnya.

Secara umum aplikasi ini bagus, simple tapi elegan, anak mudanya ada, teknologinya ada, gak pasaran dan asyik berlama-lama baca berita online. Apalagi dilengkapi juga dengan fasiltas share berita lewat facebook, twitter dan media sosial lainnya. Jadi, kita juga ikut eksis sambil berbagi berita ke orang-orang sekitar kita melalui akun sosial media yang kita punya.

Aku sih berharap ke depannya, berita-berita online yang ditampilin di aplikasi Kurio semakin lengkap dan mendunia. Bila perlu berita berbahasa asing juga boleh. Terus, kalau bisa sumber berita dari blog yang kurang terpercaya sebaiknya gak usah dimasukin ke dalam pilihan berita, kuatirnya berita itu gak bisa dipertanggungjawabkan. Malah, jadi masalah nantinya.

Bagi pengguna android bisa download langsung di Google playstore ya 🙂

sumber : play.google.com

sumber : play.google.com

Teknologi E-Banking Membuat Semua Jadi Mudah

Dulu ya, apa-apa mesti ke bank, ya nabung, ya transfer bahkan kalau cuma mau ngecek saldo pun dilakukan musti lewat bank konvensional. Bank konvensional tau kan? iya bank yang secara fisik adalah gedungnya. Kalau diingat-ingat, dulu pernah nabung Rp5.000,00 tiap bulan, semangat sekali ke bank, rasanya kalau liat buku tabungan yang selembar itu hati berbunga-bunga gak sabar mau dibeliin macem-macem kalau sudah banyak.

Eh, tapi sekarang berbeda jauh dengan yang dulu. Perkembangan teknologi informasi memungkinkan kita melakukan apapun tanpa harus datang ke bank. Ada sih hal-hal tertentu yang mesti datang ke bank langsung tapi untuk hal-hal seperti, transfer uang, cek saldo, bayar belanjaan online semuanya bisa lewat internet saja. Itu yang dikenal orang dengan istilah e-banking.

e banking

sumber : dreamstime.com

Aku sih, jujur saja puas sekali dengan adanya teknologi itu. E-banking (electronic banking) memudahkan semua urusan terutama urusan jual beli, transfer dan bahkan bayar tagihan listrik, telepon, internet, dan masih banyak lagi. Semua bahkan bisa dilakukan hanya dengan memiliki jaringan internet plus media yang memadai seperti smartphone, komputer atau tab untuk online banking dan mobile banking. Intinya adalah berbagai kegiatan atau transaksi melalui bank bisa dilakukan secara elektronik.

Bahkan baru-baru ini sebuah bank membuat terobosan dimana nasabah gak perlu datang ke bank untuk buka tabungan baru, cukup daftar online dan pihak bank akan mengantar langsung kartu ATM milik nasabah. Keren ya?

Sebenarnya e-banking itu kalau di Indonesia sendiri mulai rame tahun beberapa tahun terakhir ini, aku masih ingat pertama kali menggunakan fasilitas e-banking itu tahun 2008, sepulangnya dari Jepang. Aku mencari bank yang cukup banyak cabangnya, mudah mengurus apa-apa dan pelayanan yang memuaskan. Customer service bank itu menawarkan sebuah token yang bisa digunakan bersamaan dengan e-banking yang diakses melalui internet.

Awalnya sedikit bingung, tapi lama-kelamaan terasa sekali kemudahan dan manfaatnya. Seperti kondisiku yang sekarang punya anak, sulit kemana-mana membawa balita ke bank untuk urus macem-macem. Tapi berkat teknologi informasi e-banking ini, semua jadi lebih mudah. Memang teknologi itu kalau dimanfaatkan dengan baik akan sangat membantu aktifitas kita ya, tapi kalau dimanfaatkan untuk hal yang tidak baik juga tentu hasilnya tidak baik.

Aku sih berharap ke depannya bank-bank di Indonesia gak cuma berhenti sampai menemukan e-banking ini. Diperlukan inovasi dan berbagai fasilitas lainnya di dalamnya agar memungkinkan nasabahnya menjadi berkembang dengan memanfaatkan e-banking tersebut. Sebut saja UMKM yang ada di pelosok, jaringan internet mempersulit mereka dalam hal jual beli. Bayangkan kalau ada pembeli dari luar negeri, atau beda pulau. Jika proses transfer dan pengecekan uang terlambat akan terhambat juga proses distribusi barang. Sepertinya UMKM harus juga bisa merasakan kemudahan e-banking ini. Bagaimanapun bank kan bukan cuma untuk mereka yang berkantong tebal tetapi juga mereka yang membutuhkan berbagai kemudahan dalam transaksi bisnis.

sumber : nwcu.com

sumber : nwcu.com

Bila perlu UMKM di desa-desa juga diajarkan menggunakan e-banking, sekarang kan handphone sejenis smartphone sudah cukup banyak dimiliki para pebisnis termasuk yang UMKM. Memang bank yang harus datang pada mereka, karena mereka mungkin saja ingin tahu dan butuh namun sulit menghubungi pihak bank penyedia fasilitas e-banking. Aku yakin akan saling menguntungkan baik pihak bank maupun pihak UMKM.