Yuk Selamatkan Keluarga Pemotor dari Polusi Udara

Hepi Mau Bermotor (Dok.Rodame)

Siapa yang suka bermotor? Kalau saya yang ditanya, saya akan langsung menjawab, saya suka dan saya tak bisa lepas dari motor. Bahkan suami dan anak-anak senang bermotor. Kenapa? Bagi saya dan keluarga motor adalah alat transportasi yang sangat bersahabat. Saya bekerja sebagai seorang tenaga pengajar yang lokasinya lumayan dari tempat tinggal. Jika menggunakan kendaraan umum saya menghabiskan ongkos kurang lebih 20 ribu sehari, sedangkan kalau pakai motor uang 20 ribu sudah bisa isi bensin full dan bisa dipakai untuk pulang pergi 2-3 hari. Luar biasa kan penghematannya. Maklum ibu-ibu kalau masalah hemat nomor satu. Hehe.

Sama halnya dengan anak-anak, mereka juga sangat senang bermotor. Biasanya sekali dalam sehari pagi atau sore hari, kami sering bermotor sekitar tempat tinggal hanya untuk membawa anak-anak keluar dari rumah dan melihat keadaan sekitar. Anak-anak juga senang karena bisa melihat berbagai macam hal di luar sana dari motor. Bahkan anak saya yang berumur 1 tahun 5 bulan, kalau sudah diajak naik motor keliling di halaman rumah, excited-nya bukan main. Padahal hanya di halaman rumah. Motor menjadi andalan kami sekeluarga dalam beraktivitas sehari-hari.

Keluarga pemotor, saya bisa bilang begitu karena keseharian kami tidak bisa lepas dari motor. Ketika bepergian meski hanya sekitar tempat tinggal, kami selalu mengenakan pelindung kepala (helm) termasuk anak saya juga saya belikan helm anak yang aman dan nyaman. Sayangnya meski kepala dan sebagian wajah bagian atas terlindungi justru bagian hidung dan mulut yang dekat dengan leher itu terbuka. Mata mungkin aman dari batu-batu kecil atau serangga yang bisa masuk ke dalam mata. Tapi hidung dan mulut tidak aman. Kenapa? kami sering kali terkena udara kotor yang berasal dari asap knalpot kendaraan yang melintas di jalanan. Beberapa kali saya sambil menutup hidung dan mulut saya karena hitamnya asap knalpot dari kendaraan yang ada di depan motor kami. Rasanya sesak, bau, sangat mengganggu. Bahkan kadang saya dan suami sampai pusing dan harus berhenti menunggu asap knalpot yang menjadi penyebab polusi udara itu jauh jaraknya dari motor kami.

Saya baru tahu kalau ternyata polusi udara ternyata bisa bikin depresi loh. Ya ampun, serem amat ya. Efeknya separah itu. Syukurlah ada yang peduli dengan kesehatan pemotor di Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia pada tanggal 7 April lalu, dengan tema “Depression: Let’s talk”, sebuah portal otomotif No.1 di Indonesia, Mobil123.com dan media online Otospirit.com baru-baru ini mengadakan kegiatan sosial “Mask for Bikers” dimana telah dibagikan sebanyak 1000 masker pada pemotor yang melintas di Jalan Radin Inten 2 Buaran, Jakarta Timur.

Mobil123.com Peduli Kesehatan Pemotor agar Terbebas dari Polusi Udara (Dok.Mobil123.com)

Mobil123.com dan Otospirit.com Bagi-Bagi Masker (Dok. Mobil123.com)

Kegiatan sosial tersebut juga didukung oleh 15 bikers dari berbagai komunitas motor yaitu Journalist N-Max Club, Suzuki GSX Club Indonesia, Ninja Injection Owners, Jakarta Max Owner Club dan Vario Owner Medias. Kegiatan itu dimulai pukul 16.00-17.00 WIB dan 15 bikers tersebut turut serta dalam membagikan 1000 masker pada pemotor. Direktur Mobil123.com dan Otospirit.com, Regia Glamouria menyampaikan bahwa kesehatan pemotor menjadi tanggung jawab bersama, karena mengingat efek terkena polusi udara juga bisa mengacaukan pikiran. Masker adalah pelindung diri dari polusi udara ketika bepergian dengan motor.

Terbebas dari Paparan Polusi Udara dengan Masker (Dok. Mobil123.com)

Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Mobil123.com dan Otospirit.com tersebut sekaligus menjawab kampanye satu tahun WHO pada Oktober 2016 silam, dimana banyak orang terkena depresi di berbagai negara.Tahun 2015, WHO mencatat ada sebanyak 3 juta kematian per tahun akibat terkena polusi udara diman 90 % kematian banyak terjadi di negara berkembang. Bahkan di Indonesia ada 9,1 juta orang yang menderita depresi atau sekitar 3,7 % dari populasi. Ini memang perlu menjadi perhatian kita bersama. Sebagai keluarga pemotor, saya sangat mendukung gerakan pakai masker pemotor agar selamat dari paparan polusi udara.

Saya pamit dulu ah, mau buru-buru beli masker ke pasar, mau sekalian beli juga untuk anak-anak dan keluarga besar di rumah. Sedia payung sebelum hujan. Kalau bermotor nyaman, hati juga tenang, pikiran pun sehat, jadi bisa beraktivitas lagi deh. Kalian keluarga pemotor juga seperti saya? Yuk selamatkan diri dari paparan polusi udara sejak dini.

Advertisements

5 thoughts on “Yuk Selamatkan Keluarga Pemotor dari Polusi Udara

  1. Setiap hari aku juga pakai motor Mbak kalo ngajar dan nggak bisa kalo nggak pake masker. Lha sainganku di jalan itu truk, bus antar kota, dan pemotor lain. Kalo nggak pake masker bisa-bisa, daguku gosong kena asap knalpot mereka. Yang ada ntar malah jadi bahan tertawaan miridku. xixixi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s