Paybill.id : Satu Aplikasi Untuk Pembayaran Berbagai Tagihan

“Dek, udah bayar listrik? Internet?, awas loh jangan sampe telat nanti kena denda kan rugi, uang tagihan listrik dikasiin aja ke bapak biar bapak yang bayar ke loket listrik”, ucap suami saya yang tiap tanggal 10 mengingatkan untuk bayar berbagai tagihan rutin bulanan.

“Iya, iya, gak akan lupa, listrik terakhir tanggal 20, internet terakhir tanggal 15 kan ya, gak akan lupa, tenang aja nanti dikasiin ke bapak”, jawab saya dengan percaya diri sambil sibuk main smartphone.

Penggalan obrolan di atas adalah obrolan yang hampir tiap hari diulang, tiap bulan diingatkan terus, obrolan serius tapi santai antara saya dan suami. Maklum saja, saya adalah ‘manajer keuangan’ di rumah, sudah menjadi tugas saya membayar semua tagihan tepat waktu, tanpa denda sepeserpun. Mana mungkin saya lupa, kan tiap bulan diulangi terus. Karena membayar berbagai tagihan adalah aktifitas yang selalu saya lakukan. Selalu.

Hingga suatu ketika, bapak mertua saya nyeletuk, “sudah bayar listrik kan?”. Dan itu tanggal 22. Hah, saya sontak kaget. Saya merasa tidak pernah lewat bayar listrik, ternyata kepercayaan diri saya tidak menjamin saya bisa selalu ingat bayar semua tagihan. Contoh nyatanya ya bayar tagihan listrik ini. Akhirnya didenda. Ah, saya nyesal bukan main kenapa ketika ditanya suami, uang tagihan listrik tidak saya kasikan saja, malah berdalih tidak akan lupa dengan percaya dirinya.

Saya mungkin bukan satu-satunya ibu rumah tangga yang percaya diri tidak lupa bayar berbagai tagihan. Lupa adalah lumrah tapi kalau sampai telat bayar dan didenda bisa membebani. Agar tidak jadi ‘langganan denda’ saya mesti mencari solusi. Sebab jika tidak, saya bukannya menghemat pengeluaran yang ada malah menambah pengeluaran. Jika hanya mengandalkan ingatan, ya begitu efek sampingnya.
Sampai suatu saat saya ingat bahwa berbagai tagihan bisa dibayar secara online tanpa harus berangkat ke loket pembayaran di dekat rumah. Sebenarnya saya sudah cukup akrab dengan transaksi online. Saya adalah ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang balita, jelas sekali saya tidak punya waktu luang kalau harus bepergian hanya untuk membayar berbagai tagihan. Selain itu, saya juga sering belanja online. Jadi transaksi online adalah pekerjaan rutin saya dan saya biasanya memilih toko online yang terpercaya agar aman saat transaksi online.

transaksi-online-mana-yang-aman?

transaksi-online-mana-yang-aman?

Saya sempat kuatir juga bertransaksi online dengan token, karena ternyata ada berita yang menyebutkan bahwa secureID berhasil diretas. Apa yang saya kira aman selama ini ternyata tidak sepenuhnya benar. Buktinya ada berita seperti itu. Terus bagaimana, agar bertransaksi online aman?

Saya pun iseng mencari aplikasi melalui google playstore untuk mengingatkan saya membayar berbagai tagihan. Dengan kata pencarian ‘paybill’ muncullah beberapa aplikasi untuk membayar tagihan dalam satu aplikasi.

paybill-rodame

Saya membuka satu per satu dan membaca keterangan singkat, review serta melihat penampakan aplikasi-aplikasi tersebut. Saya akhirnya memilih memasang aplikasi ‘Paybill.id’ di smartphone saya. Ukurannya tidak terlalu besar sehingga tidak makan waktu lama saat dipasang.

Saya pun melakukan registrasi dan mencoba-coba berbagai menu dan fitur yang ditawarkan pada aplikasi tersebut. Aplikasinya cukup mudah digunakan bahkan menarik karena cukup lengkap. Paybill adalah aplikasi berbasis android dan aplikasi web yang memiliki fungsi untuk memudah membayar berbagai tagihan kapanpun dan dimanapun, paybill memiliki 6 keunggulan jika dibandingkan dengan layanan aplikasi tagihan lainnya seperti, jenis/produk tagihan yang lengkap, metode pembayaran yang mudah (ATM bersama, kartu kredit, e-money, e-banking), hemat biaya transaksi, hemat waktu yaitu pembayaran banyak tagihan dalam satu kali proses, aplikasi pencatatan, riwayat aktifitas transaksi, dan pembelian pulsa, voucher yang mudah. Dan yang paling menariknya lagi buat yang sering lupa bayar tagihan, aplikasi ini juga dapat berguna sebagai aplikasi pengingat untuk segera membayar tagihan. Saat ini, total produk tagihannya ada 73 Biller, 92 Tagihan, dan 154 Voucher.

Paybill-jenis-tagihan

Paybill-jenis-tagihan

Untuk pembayarannya sendiri, saat ini bisa menggunakan 2 metode yaitu : transfer ATM bersama dan Mandiri Clickpay. Seperti kita tahu, ATM bersama itu hampir di semua ATM bank manapun ada. Artinya, seharusnya tidak masalah dan tidak sulit melakukan pembayaran tagihan tersebut. Sementara itu metode pembayaran dengan Mandiri Click memang baru-baru ini ditambahkan. Ini berita baik juga buat saya, karena gaji bulanan masuknya ke ATM Mandiri maka saya hanya perlu mendaftarkan internet banking ke cabang bank Mandiri terdekat kemudian bisa menggunakan Mandiri Clickpay untuk bisa bertranksaksi online melalui aplikasi Paybill.id.

Keuntungan menggunakan virtual account :

  1. Setiap pelanggan akan memiliki nomor rekening pribadi yang digunakan sebagai rekening tujuan pada saat melakukan pembayaran tagihan.
  2. Adanya kemudahan pengenalan pembayaran pelanggan pada bagian administrasi di Paybill.id.
  3. Adanya kemudahan pembayaran karena selain melalui setor tunai, pembayaran juga bisa dilakukan melalui kanal-kanal lainnya seperti ATM, Mobile/SMS Banking, dan Internet Banking sesuai dengan layanan yang tersedia oleh bank yang bersangkutan.
  4. Pembayaran bisa dilakukan oleh siapa saja dan dari rekening siapa saja (untuk selain setor tunai), yang penting ditujukan ke nomor VA nasabah yang bersangkutan.
  5. Memberikan kemudahan bagi setiap pelanggan Paybill.id dalam melakukan pembayaran berbagai tagihan.
  6. Pihak Paybill.id juga akan lebih mudah mengenali pembayaran tagihan setiap pelanggannya

Saya sih tidak ragu lagi bertransaksi online, kenapa? Karena ternyata paybill.id juga menggunakan virtual account demi keamanan bertransaksi online setiap pelanggannya. Sayangnya Paybill.id belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan juga belum bisa membayar tagihan air daerah. Semoga ke depannya nanti ada pengembangan lagi sehingga segala pembayaran tagihan bisa dilakukan dengan aplikasi Paybill.id. Semoga.
Oke, jadi mulai bulan depan saya siap buktikan kemudahan dan keamanan bertransaksi online melalui aplikasi Paybill.id. Mau mudah dan aman saat bertransaksi online? Paybill.id solusinya. Ibu-ibu ingin yang mudah, cepat dan aman. Buruan pasang aplikasi Paybill.id di smartphone-nya, atau bisa juga lewat website http://www.paybill.id. Biar jangan telat juga bayar semua tagihan kayak saya yang kecolongan dan kepedean.

Ingat bayar tagihan yang mudah dan aman, ingat Paybill.id

Download aplikasi Paybill @playstore   atau lewat aplikasio.com

Paybill.id Blog Competition

Paybill.id Blog Competition

Lactacyd White Intimate : A Special Gift for All Woman

Saya dan Lacatcyd WHite Intimate (Dok. Rodame)

Saya dan Lacatcyd WHite Intimate (Dok. Rodame)

Saya seorang perempuan. Perempuan sesuai kodratnya. Sepaket. Lengkap dengan segala keistimewaan yang ada didalamnya. Istimewa karena hanya pada perempuan diletakkan rahim. Rahim yang kelak didalamnya ditempatkan janin yang kemudian tumbuh menjadi anak dan menjadi generasi penerus bangsa. Hanya perempuan yang bisa mengandung, melahirkan dan menyusui anak. Perempuan disebut-sebut sebagai tolok ukur kemajuan sebuah bangsa. Tapi saya adalah perempuan biasa. Perempuan yang sering kali tidak percaya diri. Perempuan yang lebih banyak berkutat pada dunia yang penuh rutinitas. Perempuan yang dunianya tidak pernah berhenti. Bahkan jika seandainya waktu lebih dari 24 jam, sebanyak itu jugalah aktivitas terus berjalan. I almost have no time for me time!

Dulu, saya adalah perempuan yang rutin menggunakan celana panjang ketat. Saya paling suka gaya pakaian casual, celana panjang ketat, kaos fit to body lengkap dengan sandal gladiator. Nyaman dan simple. Saya juga cenderung cuek dan selalu terkesan apa adanya. Hingga suatu ketika seseorang yang spesial datang dan melamar saya. Saat itu, saya terus berpikir. Apa saya pantas? Apa saya sanggup? Apa yang harus saya lakukan jika kelak menjadi istri? dan ratusan pertanyaan menghujam pikiran saya. Tidak percaya diri! Setelah menimbang berbagai hal, saya akhirnya memutuskan untuk menerimanya sebagai pasangan hidup saya. Finally. Tapi semua rasa tidak percaya diri itu ternyata tidak berakhir. Pernikahan justru memberikan banyak ketakutan dan kekuatiran.

Genap sudah saya menikah 4 tahun, kini sudah dianugerahi seorang putra dan seorang putri. Semuanya terasa lengkap. Sempurna sudah hidup saya sebagai seorang perempuan! Benarkah? Di tahun pernikahan yang ke-5, perasaan saya kembali resah. Banyak orang bilang perempuan itu lebih cepat tua daripada laki-laki, perempuan itu hanya cantik ketika muda saja, perempuan itu…perempuan itu….dan semuanya menganggap perempuan jika tidak bisa merawat diri apalagi ketika sudah menjelang usia 30-an akan sulit membahagiakan suami. Suami akan berpaling, mencari perempuan lain, menikah lagi dan prasangka buruk lainnya. Semuanya menjadi sangat menakutkan bagi saya.

Dia, lelaki yang menikahiku selama ini bukan seorang pujangga juga bukan seorang pengumbar cinta. Dia, lelaki yang diam-diam selalu memperhatikanku dan selalu ingin yang terbaik untuk kekasih hatinya. Dia menghadiahku sebuah kado spesial. Kado itu adalah ‘Lactacyd White Intimate‘. Demi mengembalikan rasa percaya diri sang istri. Dia rela. Dan saya terharu.

Lalu, bagaimana pengalaman saya setelah menggunakan Lactacyd White Intimate? Satu kata, TEPAT. Yes, sesuai dengan ekspektasi saya, tepat sasaran. Saya menggunakannya baru sekitar 4 minggu, namun saya merasa ada perubahan dalam diri saya. Saya entah kenapa, mulai percaya diri. Rasa takut dan kuatir tentang semua prasangka orang terhadap kemungkinan buruk pernikahan di tahun kelima dan seterusnya mulai menghilang perlahan-lahan. Oh iya, satu lagi yang ingin saya share, cara penggunaanya sangat mudah.

Cara Penggunaan Lactacyd White Intimate (ilsutrasi : Rodame)

Cara Penggunaan Lactacyd White Intimate (ilsutrasi : Rodame)

Penilaian saya terhadap Laytacyd White Intimate adalah :

  1. Kemasannya praktis dan tidak mudah tumpah. Karenanya saya selalu membawanya ke kampus, tempat saya mengabdikan diri. Karena keseharian saya dipenuhi dengan rutinitas yang menuntut saya untuk terus bergerak, ditambah lagi pakaian keseharian saya tertutup, jelas sekali selalu berkeringat. Easy to bring, easy to use!
  2. Menyegarkan dan harum. Udara kian hari kian panas sehingga keringat terkadang berlebihan. Keringat itu merata di seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Lactacyd White Intimate dapat memberikan kesegaran dan kenyamanan meski seharian berkeringat di ‘dalam’ tetap terasa nyaman. Feel comfort!
  3. Aman dan melindungi. Karena telah teruji secara klinis saya rutin menggunakannya selama 2 kali dalam sehari bahkan terkadang jika sedang sangat berkeringat, tidak nyaman atau sedang haid saya menggunakannya lebih dari 2 kali. Sejauh pemakaian, tidak menimbulkan efek samping apapun. Kenapa? karena Lactacyd White Intimate telah teruji secara dermatologi dapat digunakan setiap hari. Safe!
  4. Mencerahkan. Setelah rutin menggunakan Lactacyd White Intimate, saya merasakan  perbedaan yang logis dan signifikan. Saya membuktikan sendiri bagaimana perubahan yang terjadi. Lactacyd White Intimate terbukti klinis mencerahkan area V dalam 4 minggu. I have prove it myself!
  5. Alami. Lactacyd White Intimate mengandung bahan-bahan yang alami yaitu: ekstrak susu, bengkoang dan algo white. Ketiganya memiliki banyak manfaat untuk menyehatkan dan mencerahkan area V. Ada Actipone-B dari bengkoang, ekstrak susu lactoserum dan asam laktat untuk mempertahankan keseimbangan pH alami vagina dan algo white dari alga laut. Back to nature!

Saya kini semakin percaya diri terutama berkat Lactacyd White Intimate. Suami ternyata ‘diam-diam’ sangat memperhatikan dan mengerti kebutuhan saya. Saya juga menceritakan hal baik yang saya rasakan selama menggunakan Lactacyd White Intimate kepada rekan-rekan perempuan sejawat saya. Saya ingin makin banyak perempuan yang sadar akan pentingnya menjaga dan merawat bagian intimnya. Dan yang paling penting adalah saya juga ingin meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengajak mereka menghargai diri dengan merawat bagian intim, yang merupakan bagian terpenting bagi seorang perempuan.

WHAY-LACTACYD

Tidak ada kata terlambat. Bagi saya, better try than never. Dalam kasus saya yang sempat hilang rasa percaya diri, tidak ada istilah menyerah dan pasrah. Alhamdulillah, saya sudah membuktikan sendiri perubahan yang lebih baik, lebih cerah dan bersih dengan Lactacyd White Intimate. Karena itu saya berani merekomendasikannya pada perempuan-perempuan lainnya. Ladies, yuk buktikan sendiri?

Menikmati Musim Dingin Pertama di Jepang

Sawah yang tertutup salju di Ibaraki, Toride, Jepang

Sawah yang tertutup salju di Ibaraki, Toride, Jepang

Bicara soal musim dingin, orang pasti akan membayangkan salju dimana-mana. Lalu berpakaian tebal dengan jaket hoodie yang lengkap dengan bulu2nya di sekeliling lingkar hoodie jaket. Boot yang menempel lekat di kaki dengan kaus kaki tebal tak lupa pakai pakaian pelapis di dalam pakaian yang dikenakan yang berbahan halus tapi hangat.

Dengan suhu mencapai minus, siapa yang yang gak menggigil lama-lama  bermain salju di musim dingin. Saya tidak pernah bermimpi akan ke Jepang, tidak sekalipun. Saya hanya ingin melakukan apapun dengan sebaik-baiknya, semaksimal mungkin, semampu n sekuat tenaga saya. Masalah hasil akhir saya serahkan pada keputusan Ilahi. Ketika lulus magang kerja ke Jepang semasa kuliah akhir di IPB, saya kegirangan bukan main. Ini kali pertama saya akan menginjakkan kaki di luar negeri dan itu adalah negara Jepang, yang sungguh terkenal akan teknologi, gaya hidup, makanan, tradisi dan budayanya.

Lalu kapan musim dingin pertama yang saya rasakan itu? Desember 2007 hingga Februari 2008. Brrrrrr, rasanya gak pernah habis mengeluarkan kata takjub dan kagum akan salju. Salju pertama datang di sore hari menjelang malam. Indah sekali, halus-halus sampai menutupi tanah, dedaunan dan apapun yang ada di luar menjadi putih seketika. Langit tampak gelap kala itu, sebagian pepohonan masih menunjukkan warna daun yang kecoklatan meski tidak semua daun gugur tapi sebagian besar ranting sudah kering karena daunnya sudah gugur di musim gugur sebelumnya.

Saya pernah menyiapkan pakaian musim dingin dari Indonesia, tapi akhirnya malah beli lagi di Jepang. Banyak toko pakaian murah disana yang menjual pakaian perlengkapan musim dingin mulai dari ujung kepala, aneka kupluk, penutup telinga, sarung tangan, kaus penghangat kaki, jaket, pakaian dalam, dan masih banyak lagi. Semuanya serba ada dan serba terjangkau. Lain halnya kalau beli di mall, ya udah pasti kantong mahasiswa gak bakal cukup. Kaget juga pas tau di Jepang itu ada toko-toko pakaian atau perlengkapan setiap musim yang murah meriah, yang gak perlu pun akhirnya pada beli, maklumlah baru pertama mau ngerasain musim dingin jadi semua heboh sekaligus antusias menyambut musim dingin dan salju.

Di Ibaraki, Toride tempat saya tinggal dulu. Udara dingin memang tak sedingin di Jepang bagian utara sana alias Hokkaido yang katanya musim dingin bisa mencapai -10 derajat. Waw, saya baru merasakan -1 sampai -3 saja sudah lumayan bikin jari kaki dan jari tangan sakit. Kenangan paling membekas waktu kami mahasiswa ramai-ramai bermandi salju di hatake -sawah yang ditutupi salju bahkan sampai tidur-tiduran disana, wajahnya semua sumringah menantang salju dan dinginnya hari di musim dingin untuk pertama kalinya di Jepang.

Dua orang mahasiswa magang yang menikmati salju pertama di Jepang

Dua orang mahasiswa magang yang menikmati salju pertama di Jepang

Luar biasa senangnya melihat wajah bahagia semua orang kala itu. Orang Jepang sepertinya di dalam rumah semua, menghangatkan tubuh sambil minum teh hijau alias ocha. Ya, mungkin hal itu sudah biasa untuk mereka dan luar biasa untuk kami yang baru pertama kali melihat salju turun dari langit.

salju musim dingin di jepang rodame com ibaraki toride

Eh tapi sekarang kalau saya ditanyain mau ngerasain liburan musim dingin di Jepang lagi, saya akan cepat bilang mau. Hehe, masih aja rindu mainin salju dan bakar ubi di atas pemanas listrik hehe. Nah, sekarang katanya ada Tokyo Rail Days dan JR East : Solusi Terbaik Liburan Musim Dingin di JepangBanyak hal yang belum kesampean dikerjakan saat musim dingin magang kerja dulu, rasanya pengen banget nyobain one day tripnya Tokyo Rail Days juga naik JR East shinkansen dan menikmati apa aja (main ski, ke Gala Yuzawa, makan es krim bue seal asli Okinawa yang terkenal itu, makan the marion crepe dari Harajuku yang terkenal itu juga dan masih banyak  lainnya) yang belum pernah dilakukan pas musim dingin 8 tahun yang lalu di Jepang. Semoga saja suatu saat ini terwujud, inginnya sih bersama keluarga, aamiin.

Aplikasi Baca Berita yang Cerdas

Pernah dengan aplikasi bernama kurio? Aplikasi ini sekarang melekat di smartphone di rumah karena asyik sekali menggunakannya. Sekarang ini apa-apa tinggal download aplikasinya di smartphone, mau aplikas game, aplikasi belajar bahasa asing, termasuk aplikas baca berita online.

Aku kenal aplikasi ini tahun 2014, baru banget iya baru banget. Tapi aku suka baca beritanya beragam dan bisa pilih sendiri ingin fokus cara berita apa dari smartphone kita. Misalnya kalau aku sukanya berita kesehatan, teknologi dan travelling. Nah, setiap orang bisa memilih ingin fokus baca berita tentang apa melalui aplikasi Kurio ini.

Usia aplikasi Kurio ini bisa dibilang muda ya, baru setahunanlah, tapi anak-anak muda yang merintis dan menjalankannya patut diacungi jempol. Mereka gigih dan mempromosikan kurio ini juga melalui sosial media bahkan mengadakan lomba blog menulis pengalaman tentang menggunakan aplikasi Kurio.

Kurio itu dari curious, rasa ingin tahu. Ini juga yang bikin aplikasi ini mudah diingat orang-orang. Pendek dan artinya ngena banget. Kita kan memang selalu ingin tau berita terbaru bidang apapun itu. Ya kan? teknik pemberian aplikasi yang pendek dan mudah diingat ini bagus sekali sih menurutku. Sama seperti memilih nama domain, pendek dan mudah diingat jadi orang semakin cepat mengenalnya.

Secara umum aplikasi ini bagus, simple tapi elegan, anak mudanya ada, teknologinya ada, gak pasaran dan asyik berlama-lama baca berita online. Apalagi dilengkapi juga dengan fasiltas share berita lewat facebook, twitter dan media sosial lainnya. Jadi, kita juga ikut eksis sambil berbagi berita ke orang-orang sekitar kita melalui akun sosial media yang kita punya.

Aku sih berharap ke depannya, berita-berita online yang ditampilin di aplikasi Kurio semakin lengkap dan mendunia. Bila perlu berita berbahasa asing juga boleh. Terus, kalau bisa sumber berita dari blog yang kurang terpercaya sebaiknya gak usah dimasukin ke dalam pilihan berita, kuatirnya berita itu gak bisa dipertanggungjawabkan. Malah, jadi masalah nantinya.

Bagi pengguna android bisa download langsung di Google playstore ya🙂

sumber : play.google.com

sumber : play.google.com

Teknologi E-Banking Membuat Semua Jadi Mudah

Dulu ya, apa-apa mesti ke bank, ya nabung, ya transfer bahkan kalau cuma mau ngecek saldo pun dilakukan musti lewat bank konvensional. Bank konvensional tau kan? iya bank yang secara fisik adalah gedungnya. Kalau diingat-ingat, dulu pernah nabung Rp5.000,00 tiap bulan, semangat sekali ke bank, rasanya kalau liat buku tabungan yang selembar itu hati berbunga-bunga gak sabar mau dibeliin macem-macem kalau sudah banyak.

Eh, tapi sekarang berbeda jauh dengan yang dulu. Perkembangan teknologi informasi memungkinkan kita melakukan apapun tanpa harus datang ke bank. Ada sih hal-hal tertentu yang mesti datang ke bank langsung tapi untuk hal-hal seperti, transfer uang, cek saldo, bayar belanjaan online semuanya bisa lewat internet saja. Itu yang dikenal orang dengan istilah e-banking.

e banking

sumber : dreamstime.com

Aku sih, jujur saja puas sekali dengan adanya teknologi itu. E-banking (electronic banking) memudahkan semua urusan terutama urusan jual beli, transfer dan bahkan bayar tagihan listrik, telepon, internet, dan masih banyak lagi. Semua bahkan bisa dilakukan hanya dengan memiliki jaringan internet plus media yang memadai seperti smartphone, komputer atau tab untuk online banking dan mobile banking. Intinya adalah berbagai kegiatan atau transaksi melalui bank bisa dilakukan secara elektronik.

Bahkan baru-baru ini sebuah bank membuat terobosan dimana nasabah gak perlu datang ke bank untuk buka tabungan baru, cukup daftar online dan pihak bank akan mengantar langsung kartu ATM milik nasabah. Keren ya?

Sebenarnya e-banking itu kalau di Indonesia sendiri mulai rame tahun beberapa tahun terakhir ini, aku masih ingat pertama kali menggunakan fasilitas e-banking itu tahun 2008, sepulangnya dari Jepang. Aku mencari bank yang cukup banyak cabangnya, mudah mengurus apa-apa dan pelayanan yang memuaskan. Customer service bank itu menawarkan sebuah token yang bisa digunakan bersamaan dengan e-banking yang diakses melalui internet.

Awalnya sedikit bingung, tapi lama-kelamaan terasa sekali kemudahan dan manfaatnya. Seperti kondisiku yang sekarang punya anak, sulit kemana-mana membawa balita ke bank untuk urus macem-macem. Tapi berkat teknologi informasi e-banking ini, semua jadi lebih mudah. Memang teknologi itu kalau dimanfaatkan dengan baik akan sangat membantu aktifitas kita ya, tapi kalau dimanfaatkan untuk hal yang tidak baik juga tentu hasilnya tidak baik.

Aku sih berharap ke depannya bank-bank di Indonesia gak cuma berhenti sampai menemukan e-banking ini. Diperlukan inovasi dan berbagai fasilitas lainnya di dalamnya agar memungkinkan nasabahnya menjadi berkembang dengan memanfaatkan e-banking tersebut. Sebut saja UMKM yang ada di pelosok, jaringan internet mempersulit mereka dalam hal jual beli. Bayangkan kalau ada pembeli dari luar negeri, atau beda pulau. Jika proses transfer dan pengecekan uang terlambat akan terhambat juga proses distribusi barang. Sepertinya UMKM harus juga bisa merasakan kemudahan e-banking ini. Bagaimanapun bank kan bukan cuma untuk mereka yang berkantong tebal tetapi juga mereka yang membutuhkan berbagai kemudahan dalam transaksi bisnis.

sumber : nwcu.com

sumber : nwcu.com

Bila perlu UMKM di desa-desa juga diajarkan menggunakan e-banking, sekarang kan handphone sejenis smartphone sudah cukup banyak dimiliki para pebisnis termasuk yang UMKM. Memang bank yang harus datang pada mereka, karena mereka mungkin saja ingin tahu dan butuh namun sulit menghubungi pihak bank penyedia fasilitas e-banking. Aku yakin akan saling menguntungkan baik pihak bank maupun pihak UMKM.

Abadikan Aku dan Tempat-Tempat Ini

travel rodame

Sejujurnya kalau ditanya ingin travelling kemana tahun 2015 ini, aku gak berencana pergi jauh-jauh hingga ke luar negeri. Aku cukup sadar diri untuk mewujudkan rencana yang seperti itu pasti gak mudah apalagi sekarang punya batita. Mulai dari persiapan mental, fisik sampai finansial harus siap. Aku teringat akan beberapa tempat di dunia ini, bagian dari Indonesia yang belum pernah kueksplorasi dengan maksimal. Tempat-tempat itu seperti terlupakan padahal sebenarnya penuh potensi untuk diperkenalkan dengan dunia.

Padangsisimpuan, Lancat dan Mandailing Natal itulah beberapa tempat yang terletak di Sumatera Utara bagian selatan. Banyak hal yang istimewa dari tempat-tempat itu dan aku akan menyesal seumur hidup karena aku belum pernah kesana dan mengabadikan semua potensi daerah yang ada dalam bentuk foto. Sebagai blogger, ini bisa jadi penyesalan yang mendalam kalau sampai kampung halaman sendiri gak ikut dipromosiin lewat tulisan.

Pantai Sikara-Kara Mandailing Natal (sumber : mandailingonline.com)

Pantai Sikara-Kara Mandailing Natal ‘Foto satu-satunya yang ada di internet’ (sumber : mandailingonline.com)

Aek Sijorni Tapanuli Selatan (sumber : klenextravels.com)

Aek Sijorni Tapanuli Selatan (sumber : klenextravels.com)

Aku belum pernah kesana makanya gak punya satu pun foto tempat-tempat itu. Paraaaah ya? ya itulah yang bikin aku bertekad tahun ini aku harus ke sana untuk menggali semua potensi yang ada lalu yang terpenting adalah aku harus punya foto-foto yang bagus. Travelling tahun 2015 ini, aku harus memotret banyak hal, mulai dari potensi kuliner, tempat unik, kearifan lokal, buah lokal yang mendunia dan keindahan alamnya. Semua orang harus lihat betapa indahnya tempat-tempat itu.

Salak Berukuran Besar Asli dari Padangsidimpuan yang Banyak Diekspor ke Luar Negeri (sumber : fitrahamini.blogspot.com)

Salak Berukuran Besar Asli dari Padangsidimpuan yang Banyak Diekspor ke Luar Negeri (sumber : fitrahamini.blogspot.com)

Sebagai orang Indonesia, aku juga ingin ikut mempromosikan sisi lain dari Indonesia. Aku ingin membuat berbagai tulisan di blog lengkap dengan foto-foto yang bagus yang tajam yang bikin orang kagum dan mau datang kesana. Terus, aku berencana melanjutkan perjalanan ke Sibolga, Tapanuli Tengah, masih di Sumatera Utara juga. Ada banyak sisi pantai yang indah disana katanya dan aku ingin foto-foto disana. Ada pantai berpasir putih dan berbagai potensi wisata dan juga kuliner.

Sibolga Marina Poncan (sumber : panoramio.com)

Sibolga Marina Poncan (sumber : panoramio.com)

Poncah Sibolga Tapanuli Tengah (sumber : photobucket.com)

Pulau kecil di Sibolga Tapanuli Tengah yang dikelilingi oleh pantai berpasir putih (sumber : photobucket.com)

Poncan Sibloga (sumber : ernitaize.files.wordpress.com)

Poncan Sibolga dan Pasir Putihnya (sumber : ernitaize.files.wordpress.com)

Bagaimana pun kalau hanya cuma kata tanpa foto, semua kisah perjalanan terasa hampa. Seperti ada tapi tiada karena aku gak bisa membuktikan kepada orang-orang betapa indahnya tempat-tempat itu. Makanya aku harus pergi dulu ke sana dan aku harus memotret semuanya bila perlu setiap jengkal, sejauh mata memandang, mulai dari jalan, kehidupan masyarakat, adat, bangunan dan pasar tradisionalnya aku gak mau lewatkan tanpa foto yang bagus. Biar orang percaya sama apa yang aku ceritakan. A great pic is a must!

Inilah rencana travelling sederhanaku. Aku ingin menuliskan cerita dan mengabadikan tempat-tempat itu agar dikenal dunia. Aku harus! karena aku dibesarkan disana dan telah menikmati banyak hal disana namun aku belum berbuat sesuatu untuk tempat-tempat itu. This is the right time, isn’t it?

Udah ya, aku mau pergi dulu ke abang tukang sayur, mau siap-siap masak, kapan-kapan kita lanjutin lagi tentang rencana travelling berikutnya. Have a nice day.

Cinta Pertama yang Misterius

Eh judulnya gitu amat ya? hihi, iya karena beneran deh aku gak gagal paham dengan yang namanya jatuh cinta pada pertama kalinya. Kalau Titik Puspa bilang jatuh cinta berjuta rasanya, maka aku bilang jatuh cinta membingungkan karena gak tau apa artinya jatuh cinta dan cinta pertama itu tepatnya seperti apa, hahaha.

Masa puber, itulah momen dimana setiap manusia akan mengalaminya di masa remaja. Ada yang bilang anak perempuan lebih dulu pubernya tapi ada juga yang bilang anak laki-laki yang lebih dulu dan ada juga yang bilang sama aja dua-duanya. Nih juga kalau dipikir beda-beda ya tiap anak remaja. Ada temen aku yang sudah duluan haid waktu SD, ada temen aku lagi yang sudah ngerti pacaran dari TK, what?!! TK?! iya TK, beneran ini juga bikin aku syok loh.

Sumber : scasd.org

Sumber : scasd.org

Jatuh cinta untuk pertama kalinya tidak selalu berakhir dengan berpacaran kan ya juga tak selalu berakhir dengan pernikahan. Pas SMP, aku pernah punya perasaan aneh sama seorang anak laki-laki oh ya ampuun tiap kali liat koq ya deg deg an sekali, jantung kayak mau copot, senyum-senyum sendiri. Intip-intip dia lagi ngapain jam istirahat, sama siapa, itu dari jauh aja secara kelasnya ujung ke ujung. Gak pernah berujung jadi teman dekat juga sih. Soalnya ternyata dia udah pacaran sama anak guru bahasa Indonesia, langsung angkat tangan, daripada nilai bahasa Indonesia jelek mendingan mundur cantik aja deh, hahaha. Tapi waktu itu bener deh, kayaknya memang usia puber deh soalnya aku juga merasa itu alamiah dan gak dibikin-bikin. Aku juga gak tau kenapa aku seperti itu, juga gak paham apa itu cinta pertama, masa sih itu cinta pertama, kayaknya bukan deh??

Sumber : pixshark.com

Sumber : pixshark.com

Kalau aku ingat-ingat lagi, dulu aku punya temen TK, ini koq ya dari kecil sudah agresif sama anak laki-laki, suka bergaul dan selalu teriak dan bilang aku pacarnya dia dan aku suka dia di bis antar jemput zaman TK. Ya ampun, waktu itu aku cuma bisa senyum karena mungkin aku lebih melihatnya sebagai kelucuannya sebagai anak TK dan gagal paham tentang perilakunya yang kelihatannya koq lebih dewasa dari kami umumnya.

Bahkan yang lebih mengagetkan adalah dia menjodohkan semua temen-temen di bis antar jemput itu. Dia mencarikan pasangan yang tepat semacam jadi biro jodoh gitu. Itu TK loh ya? bener-bener tak terduga dan tak menyangka kalau aku punya temen TK yang dewasanya seperti itu.

Yang bikin aku lebih bingung apa bener temen TK-ku itu bilang suka dan bilang pacaran karena dia jatuh cinta pada anak lelaki itu? apa benar anak laki-laki itu adalah cinta pertamanya? ya ketika itu, aku mikirnya ya seperti itu pastilah karena dia ngerti cinta itu apa, makanya dia bicara seperti itu. Setiap hari, setiap dijemput dan diantar bersama, setiap kami semua bertemu di bis yang sama, dia teman TK-ku itu tidak pernah berhenti mengucapkan ‘aku pacarnya’ dan ‘aku suka dia’ (dia disitu sebenarnya adalah sebuah nama tapi aku gak sebut dia siapa demi menjaga privasinya).

Setelah aku seumur sekarang ini, aku tetap tidak bisa mengerti bagaimana perkembangan psikologisnya temen TK-ku itu. Mungkin kalau aku masih dekat dengannya, akan kutanyakan langsung bagaimana dia dulu bisa seperti itu. Tapi sayangnya, ingatan semasa TK itu tidak 100 % lengket di otakku jadi aku tak ingat namanya, yang paling ingat justru perilakunya itu. Kata-kata suka dan pacar yang paling selalu diucapkannya itu berbekas di otakku sampai sekarang.

Sumber : pixgood.com

Sumber : pixgood.com

Cerita lain soal ‘my first love’ ini terjadi ketika masa SMA. Aku yang dari kampung bertemu dengan anak-anak dari berbagai daerah bener-bener buta dan lugu soal yang satu ini. Eh kalo lagi ngumpul-ngumpul temen-temen SMA-ku gak sungkan cerita kalo mereka itu sudah pernah pacaran dan itu cinta pertama mereka. Dan luar biasanya ketika mereka cerita tentang cinta pertama itu selalu terlihat berbunga-bunga dan gak pernah berhenti mengulang cerita yang sama setiap kali sedang ngumpul. Berasa malu kalau bilang gak pernah dekat dan gak pernah tau tentang cinta pertama itu apa. Daripada diketawain aku nyimak cerita mereka aja dan pura-pura ngerti aja ngangguk-ngangguk, hehehe.

Ada yang paling menarik buatku. Salah satu temen SMA-ku ini, anak laki-laki di kelas yang berbeda denganku. Kami cukup akrab setelah kenal di tahun kedua SMA. Ada kata-kata yang mengagetkan keluar dari mulutnya ketika kami sedang bercerita tentang temen-temen yang pacaran di sekolah. “aku tau dia cinta pertama dan cinta terakhirku, sejak pertama kali aku melihatnya, ada perasaan yang aneh yang gak bisa dijelaskan tapi aku tau betul itu perasaan yang nyata dan yakin itu benar”. Aku sesaat syok mendengarnya. Darimana dia bisa memahami itu semua dan bahkan yakin perasaan cinta itu benar adanya.

Sumber : pinterest.com

Sumber : pinterest.com

Salah satu temen SMA-ku itu adalah suamiku, ayah dari anakku. Aku baru tau semua itu setelah menikah dan yang dia maksud ‘dia’ saat mengucapkan kata-kata itu dulu semasa SMA ternyata adalah aku. Oh ya ampuuun, bisa ya begitu? aku juga gak tau tapi begitulah adanya. Kami pernah terpisah jauh dan pernah tak saling sapa. Aku tak pernah paham cinta pertama itu apa, bagiku saat ini cinta pertama adalah cinta yang diwujudkan menjadi sebuah pernikahan. Itulah cinta pertama bagiku. Suamiku dialah yang mewujudkannya dan dialah cinta pertamaku. Tahun 2015 ini adalah tahun keempat pernikahan kami. Thank for your first love, dear my husband.

Artikel ini diikut sertakan  dalam “My First Love Giveaway” Aprint Story

banner