Ungkapan Cinta Tuk yang Tersayang

Sosok ini adalah sosok yang banyak menginspirasi saya hingga saat ini. Sosok yang tegas, sosok yang sedikit bicara namun banyak memerhatikan. Saya tumbuh dalam kawalannya. Masa kecil saya adalah masa kecil yang dimanjakan oleh cintanya dan dilengkapi oleh tangis karena ketegasannya. Sebagai seorang anak perempuan pertama dalam keluarga, saya memahami betul kenapa ia begitu tegas dalam membesarkan saya. Bukan karena ia kejam, bukan pula karena ia telah lupa bahwa saya adalah seorang perempuan. Tapi justru karena ia telah lebih dulu terlahir di dunia, ia telah lebih dulu mencicipi pahit manis kehidupan ini dan ia telah lebih dulu mengambil keputusan dalam memilih berbagai alternatif solusi di kehidupan ini dibandingkan saya. Makin kesini, saya makin menyadari, itulah caranya mendidik saya, itulah caranya mempererat hubungan kami. Kami punya cara sendiri mengungkapkan rasa sayang kami. Sosok itu adalah ayah. Bahkan saya pernah membuat video ungkapan sayang saya untuk ayah ketika memperingati hari ayah.

Sewaktu kecil, kami sering bepergian ke luar kota. Saya selalu duduk bersama ayah bahkan sepanjang jalan kami bergandeng tangan. Ayah selalu bisa menjawab semua kecerewetan dan rasa ingin tahu saya yang kadang berlebihan. Ketika tangan kiri saya sakit, ayah yang membantu saya membersihkan tubuh mungil saya. Ayah juga membantu saya menyelesaikan PR dari sekolahan terutama PR Matematika. Ayah dan selalu ayah, yang bahkan kalau nilai rapor di sekolah jelek juga tak pernah menekan saya, justru memotivasi saya sampai saya malu sendiri.
Ketika saya beranjak remaja, ayah terkadang menguji saya dengan membiarkan saya memilih sendiri apa yang saya kehendaki dan apa yang saya mau untuk diri saya sendiri. Silih berganti telepon rumah berdering, dan gadis remaja ayah ternyata sudah masuk pada masa puber. Semua orang tentu mengalami masa tersebut. Ayah, setiap kali telepon rumah berdering duduk di kursi belakang persis di belakang kursi saya menerima telepon. Meski tidak meminta saya menutup telepon karena di ujung telepon itu adalah remaja laki-laki, ayah hanya diam, mendengarkan pembicaraan kami dan sesekali bulak-balik ke dapur, ke kamar kecil atau menonton TV dengan suara yang pelan. Sesekali saya mengintip ayah sedang apa dan tersipu malu sambil takut, karena kuatir ayah mendengarkan pembicaraan kami. Kemudian, setelah selesai telepon ditutup, ayah langsung memanggil saya dan kami bicara empat mata. Pesan ayah singkat, jelas dan padat.
“Boru (panggilan untuk anak perempuan di suku Batak), kalau mau ketemuan dengan teman laki-laki, ke rumah ini saja”, ucap ayah dengan tegas.
“iya, Yah? Apa boleh mereka ke rumah?”, tanya saya lebih lanjut.
“Jusru di rumah lebih baik karena ayah bisa sekalian kenalan sama teman-temanmu”, jawab ayah dengan tersenyum.
Setelah pembicaraan empat mata dengan ayah itu, saya takjub dengan ayah. Saya malah senang meski sedikit takut dan deg degan juga. Senang karena ternyata ayah tidak pernah melarang saya berteman dengan siapapun (karena dari dulu ayah memang tidak membatasi saya berteman dengan agama, suku, ras yang berbeda). Takut karena kuatir ayah mengusir teman-teman saya karena perilaku mereka yang kurang mengenakkan atau mungkin ayah akan duduk terus sambil mendengarkan pembicaraan kami. Tidak beranjak kemanapun hingga teman-teman saya pamit pulang.
Pernah juga suatu waktu, saya izin menginap di rumah sahabat perempuan saya di kota Medan, yang jaraknya lumayan jauh dari rumah, sekitar 2-3 jam dari tempat tinggal saya. Ayah memberikan izin dan meminta saya untuk terus mengabari keadaan saya setibanya disana. Ibu saya justru kurang mengizinkan namun sebaliknya ayah malah memberi kepercayaan. Saya justru makin waspada karena harus menjaga kepercayaan yang diberikan oleh ayah. Saya selalu merasa hepi karena pada akhirnya keputusan ayah selalu berakhir baik untuk saya.

Hepi Bertemu Ayah (Dok.Rodame)

Ayah juga selalu berusaha memberikan apa yang saya inginkan, termasuk keinginan saya membeli komputer, keinginan saya membeli barang-barang kesukaan saya seperti tas, sepatu, pakaian, handphone, bahkan memenuhi keinginan saya untuk travelling ke beberapa tempat dimana sahabat saya berada. Setelah duduk di bangku kuliah, ayah justru makin memperbesar kepercayaannya pada saya dan selalu menghargai pilihan saya. Tak jarang ayah memberikan hadiah ulang tahun pada saya, meski saya tak pernah memintanya. Kadang ayah mengajak saya ke pasar, lalu tiba-tiba meminta saya memilih apa yang saya suka, seperti cincin yang melingkar di jari tengah kiri saya ini, hadiah istimewa dari ayah sejak kepulangan saya dari program magang kerja di Jepang. Tahun 2010, ayah memberikan hadiah cincin pilihan saya, sambil memeluk saya dan mengatakan betapa ia menyayangi saya sampai kapanpun. Hadiah itu adalah hadiah termanis dari ayah yang membuat saya sangat bahagia dan selalu melekat di jarinya.

Hadiah Cincin dari Ayah-elevenia-rodame-com

Hadiah Cincin dari Ayah yang Bikin Hepi dan Bahagia (Dok.Rodame)

Seumur-umur sepertinya saya jarang memberikan hadiah kejutan untuk ayah. Karena saya selalu merantau dan setelah menikah praktis semakin jarang bertemu ayah. Saya kini tinggal bersama suami, anak-anak dan keluarga mertua saya di Padangsidimpuan. Terkadang mata saya tak sengaja memandang cincin yang melingkar di jari tengah saya dan saya langsung ingat ayah, ayah dan ayah. Semenjak ibu pensiun tahun 2016, ayah kini kesibukannya masih ke kantor sedangkan ibu rajin ke kebun dan menghabiskan waktu disana. Kesehatan ayah kini menurun. Ayah yang dulunya aktif kini mudah sekali kelelahan bahkan ketika beberapa waktu yang lalu kami bertemu, ayah nampak kurang bersemangat dan sesekali terlihat kelelahan mengejar cucunya yang aktif berlarian kesana kemari.

Ayah Kewalahan Menjawab Semua Pertanyaan Cucunya (Dok.Rodame)

Melakukan perjalanan jauh ke Padangsidimpuan, ayah bahkan hampir pingsan di tengah jalan. Saya sedih mendengarnya. Bukan sekali ini ayah drop begitu, sudah beberapa kali dan itu membuat saya selalu memikirkan kesehatan ayah. Ingin rasanya selalu ada disamping ayah, memijat-mijat kakinya dengan air rendaman garam, membuatkannya minuman terutama ketika ia sedang dalam keadaan kurang sehat seperti sekarang ini.
Karena itulah, saya ingin sekali memberi hadiah berupa produk kesehatan yaitu suplemen kesehatan dan alat kesehatan untuk ayah. Masalah jantung ayah yang kerapkali sakit dan badan yang lemah, saya ingin memberikan hadiah BlackMores COQ10, untuk dikonsumsi ayah sehingga dapat menjaga fungsi dan kesehatan jantung ayah. Krim untuk dioleskan ke bagian tubuh ayah yang pegal-pegal. Ditambah lagi tekanan darah ayah juga yang kadang naik dan tidak normal. Karena itu, saya juga ingin memberikan ayah alat pengukur tekanan darah atau tensi (wrist blood pressure) agar ayah bisa kapan saja mengecek tensinya dengan penggunaan yang mudah. Saya sangat ingin melihat ayah sehat agar ayah selalu hepi dan bahagia sama seperti ayah yang selalu berusaha menceriakan dan mewarnai hari-hari dan masa kecil saya yang tak terlupakan.

Syukurlah semua hadiah yang saya ingin berikan untuk ayah itu tersedia di elevenia, saya tinggal order dan minta dikirimkan langsung ke alamat ayah. Saya selalu hepi dengan kemajuan teknologi informasi dan internet seperti sekarang ini, saya bisa membahagiakan orang yang disayang kapan saja dan darimana saja berkat e-commerce elevenia.

Bisa Belanja Online Kapan Saja Darimana Saja untuk Dikirim ke Ayah-elevenia-rodame-com

Bisa Belanja Online Kapan Saja Darimana Saja dengan Elevenia untuk Dikirim ke Ayah

Advertisements

Me Time, Hooq Time

Bosen? Jenuh? Butuh hiburan? Butuh me time? Nah, nonton film bisa jadi solusinya. Saya termasuk penyuka film, film apa aja ditonton mulai film lokal atau asing, bergenre drama, komedi, horror sampe thriller atau bahkan film berseri, ah yang namanya nonton film itu selalu bikin ketagihan.

Kalo ditanya udah berapa banyak film yang ditonton, maka saya sulit jawabnya karena jaman belum married dulu bahkan nonton sampe ke bioskop, duit jajan disisihin demi bisa nonton film impian. Saya masih ingat film lokal pertama yang saya tonton di bioskop adalah AADC itu waktu SMA, bela-belain ke Medan dari rumah yang jaraknya 2 jam, nginap di rumah teman dekat semasa sekolah demi ya demi nonton film AADC di bioskop. Ternyata filmnya membekas banget ya, pas banget momennya waktu itu saya juga sedang duduk di bangku SMA.

Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh ( puisi dalam lagu Tentang Seseorang pada film AADC) – Potongan puisi dan lagu yang membekas sampai sekarang, Hehe.

Film kedua yang saya tonton semasa kuliah juga film lokal judulnya Jelangkung. Film horor pertama yang saya tonton di bioskop. Rasanya setelah pulang terbayang terus sama Jelangkung. Setiap liat batok kelapa, potongan kayu, langsung terbayang jelangkung. Ampun, ternyata film bisa menghinoptis kita ya. Saya termasuk yang serius klo nonton film sampe kadang baper. Hahaha. Ya begitulah.

Jelangkung-jelangkung, datang tak dijemput, pulang tak diantar (bacaan ketika bermain jelangkung) – selalu merinding klo inget bacaan ini.

Setelah itu masih berlanjut, saya masih rajin nonton film ke bioskop, uang hasil jualan gorengan, jual pulsa dan jasa editing tulisan, disisihin buat nikmatin maha karya anak bangsa di bioskop. Ya, kadang-kadang juga nonton film barat yang kebanyakan adalah film kartun dan film bergenre action. Memang berasa beda ya nonton film yang ori dengan film yang bajakan. Puas banget nonton film yang ori.

Seperti hari ini nih, saya sedang jenuh karena beberapa hari ini tidur kurang, kerjaan masih numpuk, laporan riset belum kelar dan mood lagi gak oke. Yang bikin hepi karena sekarang saya punya andalan setiap kepengin nonton film. Ambil smartphone, klik Hooq yang sudah terpasang dan sudah didaftarin, pilih film dan nonton deh filmnya.

Pas dibuka, saya jadi inget ternyata kemarin saya nonton film Mata Tertutup dan belum beres, syukurnya di Hooq histori kita tersimpan letaknya paling atas ya jadi langsung ketemu dan gak perlu nyari-nyari histori lagi, jadi saya nonton sampe mana pun masih tersimpan dan tinggal klik play aja kalau mau dilanjutin. Berhubung saya masih penasaran dengan kelanjutan filmnya, saya gak pilih film lain. Langsung klik play dan lanjut nonton film Mata Tertutup lagi deh. Hehe

Melanjutkan Nonton Film di Hooq yang Tertunda (Dok.Rodame)

Biasanya pas lagi nonton film dari smartphone itu suka buffering trus loading lama, yang gini nih bisa ngerusak mood, padahal lagi butuh hiburan. Bukannya terhibur malah kesel. Syukurnnya selama nonton film pake Hooq, lancar jaya. Saya belum pernah merasakan kesel karena buffering atau bosen karena loading yang lama. Ditambah lagi suaranya jernih gak ada noise-nya. Love it!

Tips dari saya, kalo mau nonton film pake Hooq bisa atur ukurannya dengan klik “quality“, auto, low, medium atau large. Saya biasanya turunin medium, kadang karena penasaran saya turunin lagi ke low, dasyatnya adalah gambar tetap bagus tidak ngeblur dan suaranya juga tetap jernih gak ada masalah selama nonton film.

Pilihan Ukuran Layar di Aplikasi Hooq (Dok. Rodame)

Sangkin seriusnya saya menonton, beberapa orang teman saya akhirnya penasaran. Saya ajak mereka nonton film Mata Tertutup bareng-bareng. Ini kali pertama saya nonton film lokal ori setelah sekian lama tidak nonton film dan pindah ke kota Padangsidimpuan. Iya, dulu kuliah di kota Bogor, mau ke bioskop gampang kan ya? Nah, di Padangsidimpuan, tidak ada bioskop sama sekali. Jadi saya bahagia sekali karena ketika setiap mengaktifkan paket data Telkomsel, saya selalu pilih yang ada paket nonton film di Hooq. Kurang apa coba?

Tambah Banyak yang Penasaran Karena Hooqv(Dok.Rodame)

Pas lagi asik-asiknya nonton, ada mahasiswa datang konsultasi. Jeda lagi deh, tapi gak apa-apa karena histori film yang kita tonton gak akan hilang, nanti bisa dilanjutin lagi nontonnya. Ya kan? Bagaimanapun tugas sebagai pengajar tetap harus dilaksanakan kan? Tapi me time juga tetap bisa lanjut.

Setelah sekitar 10 menit, konsultasi selesai. Saya udah gak sabar ingin melanjutkan film Mata Tertutup yang sudah separuh jalan saya tonton. Klik aplikasi Hooq di smartphone dan lanjut lagi nonton filmnya. Kalo nonton film itu suka gak berasa ya, tiba-tiba udah sore aja, udah jam pulang nih. Hehe.

Me Time, Hooq Time (Dok.Rodame)

Tuh kan, mesti nontonnya pake jeda tetap bisa dinikmati. Kenapa? Karena Hooq itu bisa bikin kita nonton film dimana saja dan kapan saja, termasuk pas jam kosong setelah ngajar hari ini. Udah ah, saya udah kangen ama anak-anak di rumah. Saya siap-siap mau pulang ke rumah dulu ya.

Nanti nonton film apa lagi ya pas anak-anak udah tidur? Emmm nonton Surat dari Praha aja kali yah….

Yuk Lestarikan Kuliner Nusantara dengan Jepretan Smartphone Andalanmu

ultah-gandjelrel-2th

Pernah ke Sidimpuan? Iya, Padangsidimpuan adalah kota kecil di bagian selatan Sumatera Utara yang dikenal dengan sebutan kota salak. Jangan bayangkan kotanya seperti buah salak ya? Bukan itu maksudnya. Hehe. Disebut seperti itu karena daerah Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan adalah produsen buah salak tertinggi di Sumatera Utara. Kalo jalan-jalan ke Padangsidimpuan, kita akan melihat pemandangan serba salak, dimana sepanjang jalan dan tempat perhentian bus antar kota tersaji buah salak yang siap untuk dijadikan buah tangan.

Buah Salak Asli Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Buah Salak Asli Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Bahkan kota Padangsidimpuan sudah pernah diliput beberapa kali juga loh di salah satu stasiun televisi swasta ternama di Indonesia. Kota Padangsidimpuan itu kalo kata saya sih letaknya memang strategis karena beberapa kota lainnya seperti Panyabungan, Gunung Tua, Padang Bolak banyak yang berwisata dan berbelanja ke Padangsidimpuan termasuk juga untuk berwisata kuliner. Itulah sebabnya, di kota Padangsidimpuan kuliner nusantara cukup bervariasi, tentu saja untuk menyambut dan memanjakan lidah para turis lokal maupun mancanegara yang datang berkunjung.

Sebagai seorang pendatang di kota ini, saya menyadari betul kalau belum tahu banyak tentang keistimewaan kuliner disini. Nah, yang paling bikin penasaran adalah kuliner yang akan saya ceritakan di blog kali ini. Karena menurut saya, kuliner nusantara yang satu ini agak ‘aneh’ dan tidak lazim untuk dikonsumsi. Itu sebabnya kali ini saya mau share tentang kuliner unik tersebut.

Apa yang ada dipikiran teman-teman kalau lihat gambar di bawah ini?

sumber : sofakursirotan.com

sumber : sofakursirotan.com

sumber : popeti.com

sumber : popeti.com

sumber : kerajinanfurniturerotan.com

sumber : kerajinanfurniturerotan.com

Bagus-bagus ya? saya aja kepengen punya furniture yang seperti itu di rumah sendiri. Pengen duduk di kursi yang empuk itu, tiduran di tengah taman dan gelantungan menatap matahari terbit, nikmatnya hidup. Kapan ya? Selama mimpi belum dilarang, masih sah-sah aja kan ya? Hehe. Furniture dari bahan kayu rotan, siapa yang tidak kenal, semua orang tau tentang keunggulan dan keindahan kayu rotan sebagai pendukung dekorasi di dalam atau luar rumah. Bahkan saya pernah lihat di hotel-hotel berkelas, furniture dari kayu rotan itu nampak sepadan dipadukan dengan berbagai style entah itu futuristik, modern apalagi etnik.

Nah, kalau kuliner berbahan kayu rotan gimana? Dimakan loh ya bukan dijadikan alas duduk, tidur atau dekorasi rumah. Rotan kan keras bu, pak? Masa dimakan sih? Emangnya mau jadi Limbad #eh. Oke-oke, daripada penasaran yuk saya kenalkan dengan kuliner nusantara yang eksotis berbahan kayu rotan dari kota Padangsidimpuan. Namanya adalah holat. Holat sebenarnya berasal dari Gunung tua, sebuah kota yang berjarak sekitar 1,5-2 jam. Tapi kini sudah menjamur di berbagai warung makan dan restoran di kota Padangsidimpuan.

Take a look at this picture below! This is it! Holat!

Holat-jepret kuliner nusantara dengan asus zenfone-rodame

Holat Dijepret dengan Asus Zenfone 2 Laser ZE550KL Mode Auto (Dok. Rodame)

Gimana-gimana? Dilihat sekilas, kira-kira gimana rasanya? Kalo penampakannya sih segar dan menyehatkan ya. Menurut teman-teman gimana? Memang bener ya, kalo jepret pake smartphone kece itu hasilnya bisa memukau gini ya. Saya sih gak pinter foto tapi Asus Zenfone dengan teknologi PixelMaster Camera yang tertanam didalamnya bikin saya bak food photographer profesional. Ditambah lagi sudah tersedia berbagai mode seperti :  Auto, Manual, HDR, Beautification, Super Resolution, Low Light (3M), Night, Depth of Field, Effect, Selfie, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, Slow Motion, Time Lapse.

PixelMaster Camera-Asus Zenfone-rodame

sumber : teknorus.com

Bayangkan sudah disediakan 18 mode untuk jepret apapun yang kalian suka. Pasti puas banget kan ya, karena kita gak perlu ngutak-ngatik pengaturan kamera ponsel cukup mengandalkan PixelMaster Camera aja. Makin kelepek-kelepek deh jadinya ama Asus Zenfone. Oh iya, saya sih paling suka pake yang mode Auto aja karena praktis, tapi kalo mo foto yang lebih detail saya pake mode Depth of Field, di tempat yang kurang cahaya saya pake mode Low Light, malam bisa pake mode Night, hasil jepretan dengan teknologi PixelMaster Camera di Asus Zenfone memang saya akui sangat baik sekali. Saya belum pernah kecewa menggunakannya. Kadang-kadang juga suka pake yang mode HDR, gambar holat di bawah ini contoh hasilnya :

Holat-jepret kuliner nusantara dengan asus zenfone-rodame

Holat dengan Mode HDR pada Asus Zenfone 2 Laser ZE550KL (Dok.Rodame)

Di dalam holat itu ada ikan mas bakar, pakkat a.k.a rotan muda, serutan kulit batang balakka yang berwarna coklat (nama lainnya adalah Malaka atau Kemloko) dan bawang merah, semuanya disiram dengan kuah yang kaya rempah. Segar sekali rasanya.

Ranting Pohon Balakka atau Malaka (sumber : biodiversitywarriors.org)

Ranting Pohon Balakka atau Malaka (sumber : biodiversitywarriors.org)

Intermezzo, makan holat yuk! daaaaan setelah mencicipinya, rasanya memang luar biasa. Menurut saya rasanya unik, sulit dijelaskan dengan kata-kata. Agak sedikit kelat sih tapi kalo makannya dipaduin ama pakkat, daging ikan mas, bawang merah dan kuahnya, rasanya enak juga. Khas nusantaranya ngena banget.

Nah, pakkat ini jadi bahan makanan kuliner yang disukai masyarakat sekitar. Ini bukan kali pertama saya mencicipinya, saya sudah pernah makan pakkat sebelumnya dengan cocolan sambel mentah khas daerah sini juga. Rasanya pahit-pahit gimana gitu, tapi bisalah untuk dikonsumsi. Pakkat yang dipilih untuk holat adalah batang yang masih muda, berwarna hijau agak kecoklatan, biasanya batangnya dibakar dulu barulah batang tengahnya diambil, warnanya broken white ya bukan putih bersih seperti singkong. Makin muda makin lembut jadi makin enak karena ketika dikonsumsi bisa ditelan semuanya. Nyam..nyam… buat yang suka kuliner nusantara yang unik maka holat ini wajib kalian coba. Asli Indonesia!

Pakkat di Pasar Sangkumpal Bonang Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Pakkat di Pasar Sangkumpal Bonang Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Sebenarnya ada beragam kuliner lainnya di Padangsidimpuan, yuk puasin mata kalian dengan lihat beberapa kuliner nusantara dari kota Padangsidimpuan lainnya di bawah ini :

Limbat bukan Limbad si pesulap itu yah teman, hahaha. Limbat adalah sajian ikan sale yang digulai pedas. Ikan yang disale ini adalah sejenis ikan lele tapi warna kulitnya berbeda. Ukurannya beragam ada yang besar dan kecil. Biasanya makin besar ukurannya makin mahal juga harga per kilonya.

Limbat jepret kuliner dengan smartphone asus zenfone-rodame

Limbat (Dok. Rodame)

Bolgang. Bolgang adalah sayuran rebusan segar. Setiap menu makanan berat di Padangsidimpuan biasanya selalu akan dibarengi dengan bolgang. Kalo istilah masyarakat sini sayur campur-campur. Iya memang benar, didalamnya ada bunga pepaya, daun singkong, potongan buah labu kuning, daun kacang panjang muda, daun pepaya dan sayuran lainnya. Bolgang biasanya disajikan juga dengan sambal mentah yang khas sekali. Jika dipadukan rasanya memang segar dan nikmat. Saya termasuk penyuka bolgang, karena setiap makan di warung atau restoran, biasanya saya minta nambah lagi. Hehe. Sssstttt jangan bilang-bilang ya. Ketauan saya makannya ampun. Haha.

Bolgang khas kuliner padangsidimpuan-rodame

Bolgang- Sayuran Rebus Khas Kuliner Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Lomang. Lomang a.k.a lemang biasanya berasal dari ketan putih, itu sudah biasa kan ya? Kalo Padangsidimpuan, ada namanya lomang jagung, lomang tepung beras dan lomang ubi. Tapi kali ini saya cuma kebagian yang lomang jagung dan lomang tepung beras aja nih, yang lomang ubi kehabisan, banyak penggemarnya ternyata. Laris sekali. Rasanya gimana? Yang lomang jagung sedikit keras tapi tidak keras sekali, masih bisa dikunyahlah, aroma jagung terasa sekali. Sedangkan yang lomang tepung beras lebih lembut dan mudah sekali dikunyahnya, rasanya juga manis karena dicampur dengan gula aren asli Sipirok yang warnanya coklat kehitaman dan manis sekali. Mau-mau, nih dia penampakannya, slurrrpppp……

Lomang Aneka Rasa khas Padangsidimpuan -rodame

Lomang Aneka Rasa khas Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Last but not least, ini ada jajanan pasar lainnya yang rasanya manis sekali. Bagi penyuka jajanan pasar yang serba manis, wajib cobain ini kalo ke Padangsidimpuan. Berangkat ke pasar Sangkumpal Bonang, tanya aja yang jual kue talam dimana? nah kalian akan ketemu kakak penjual kue talam ini (di Sumatera Utara panggilan untuk yang dagang di pasar biasanya kakak). Ada tiga jenis kue talam yang dijual yaitu : wajik, talam ubi dan talam srikaya . Dikasi nama talam karena kue-kue itu dimasak dan disajikan dengan talam berukuran cukup besar.

Wah, saya jadi laper nulis tentang kuliner gini. Tanggung jawab nih yang bikin lomba jepret kuliner nusantara Gandjel Rel, lihat gambar kuliner lewat smartphone aja bikin saya ngiler banget gini ya, selalu terbayang dan jadi kepengen makan melulu bawaannya. Ya holat, limbat, lomang dan kue talam, sedaaaaap.

Udah ah, saya mau ke pasar Sangkumpal Bonang dulu, takut kesorean nanti kehabisan lomang dan kue talam.

Aneka Jajanan Pasar Padangsidimpuan-Rodame

Aneka Jajanan Pasar -Kue Talam dan Wajik khas Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Tetep sehat tetep kulineran, jangan lupa bawa smartphone andalanmu waktu kulineran ya, bagusnya sih yang kayak #Zenfone3ID yang #GaAdaMatinya, jepret sana jepret sini, sampe puas dan ceritain deh di blog, bisa sekalian lestarikan kuliner nusantara lewat tulisankan, biar makin banyak yang tau. Tulisan di blog kita kan bisa dibaca juga sama orang asing di berbagai belahan dunia, sekalian dukung kuliner nusantara biar go internesyenel juga kan?

Artikel ini diikutsertakan pada Blogging Competition Jepret Kuliner Nusantara dengan Smartphone yang diselenggarakan oleh Gandjel Rel

Langitkan Semangatmu Bersama Langit Musik

“Musiknya hidup kamu apa sih?”, tanya saya pada seorang sahabat.

“Musiknya hidup aku tuh ya Sheila on 7, kayaknya Sheila on 7 itu ngerti banget hidup aku, kemarin aku diputusin pacar karna dia nikah ama sahabatku, terus dengarin lagu Mantan Kekasih dan Berhenti Berharap sampe sekarang masih nyesek diputusin ama dia, tuh kan jadi mewek lagi”, jawabnya dengan nada sedih dan mata yang berkaca-kaca.

“Maaf ya, bikin kamu sedih dan inget ama dia lagi, musik itu memang gak bisa dipisahin dari hidup kita ya Say, aku aja masih suka nangis kalo dengarin musik melow, pas dengerin Keep holding on-nya Avril Lavigne suka ingat perjalanan hidup yang berat gimana dulu aku berjuang di Jepang karena jauh dari keluarga, kangen Indonesia, kangen pacar, eh”, balas saya.

“ah kamu, kan sekarang dia udah jadi suamimu, lah aku ditinggal nikah ama dia, sialan!”, balasnya menimpali (suaranya sedikit kesal dan marah).

“cup cup sayang, udah jangan sedih, biar semangat dengerin musik yang bikin hepi aja yuk, lagu Sheila on 7 Pejantan Tangguh, Dan atau Sahabat Sejati, ya kan? Jeng jeng jeng jeng jeng…..sahabat sejatiku, hilangkah dari ingatanmu di hari kita saling berbagi dengan kotak sejuta mimpi, aku datang menghampirimu, kuperlihatkan semua hartaku”, sambutku dengan nyanyian semangat. (kami akhirnya bernyanyi bersama, ingat waktu kami saling membicarakan impian kami, saling mendukung ketika salah satu di antara kami sedang ada yang sedih, perasaan bahagia di masa muda yang tak terlupakan)

Aku dan sahabatku, rasanya semua orang punya pasti punya cerita dalam hidupnya. Kalau ceritaku dengan sahabatku itu ya gitu, warna-warni, kadang merah seperti api, selalu semangat, kadang hitam seperti malam, penuh kesedihan tapi kadang juga biru seperti langit yang cerah, bikin penuh harapan. Jadi kangen dia. Seperti sekarang ini saya lagi dengerin Sheila on 7, Sahabat Sejati, jadi penuh semangat lagi deh, ingat masa muda yang penuh kesombongan karena sangkin optimisnya. Hahaha.

Biasanya setiap akan beraktivitas, setiap pagi saya selalu membakar semangat dengan mendengarkan musik. Musik bisa jadi senjata paling ampuh buat bikin mood jadi bagus lagi. Seperti hari ini, kegiatan mengajar penuh, mata lelah karena begadang menemani anak-anak, badan lagi drop kena batuk dan masih harus bangun pagi-pagi karena harus mempersiapkan segala sesuatunya. Solusinya ya dengerin musik yang hepi. Melangitkan semangat ternyata bisa kita ciptakan sendiri ya teman. Nah, biar praktis saya sudah memasang aplikasi pemutar musik di smartphone saya. Aplikasi itu bernama Langit Musik, kenapa juga pasang aplikasi itu? karena selain ukuran file-nya yang kecil hanya 9.34 MB, sssttt ramah banget kan sama smartphone dengan memori minim seperti smartphone saya, dan juga ada banyak fitur-fitur lain yang sangat menarik, bikin dengerin musik jadi makin asik.

review aplikasi langit musik-rodame com

Temukan Aplikasi Langit Musik di Google Play Store

Oke, daripada penasaran yuk saya ajak berkenalan dengan aplikasi Langit Musik. Pertama-tama, harus masuk ke Google Play Store dulu ya teman, karena aplikasinya ada disana. Untuk kita kamu perlu paket data internet atau bisa pake fasilitas wifi. Search aja dengan kata kunci “langit musik”. Dan gak pake lama akan langsung tampil di urutan pertama, kalau sudah ketemu langsung klik aja untuk langsung menuju halaman pemasangan aplikasi Langit Musik. Atau kamu bisa klik button di bawah ini (biar cepet).

google-play

 

Tadaaaa, sudah terpasang di dalam smartphone kan? Yes, sekarang saya akan ajak kalian untuk mengenali lebih dalam tentang fitur-fitur yang ada pada aplikasi Langit Musik. Yuk, cuss.

review aplikasi langit musik-rodame com

Bukti Aplikasi Langit Musik Sudah Terpasang di Smartphone

FITUR 1 : EXPLORE         

Dengan fitur ini kamu bisa benar-benar mengeksplorasi musiknya hidup kamu. Menu utamanya ada dua, For You dan Browse. Kalau di menu For You, kamu akan dilayani dengan spesial karena kamu seperti diberikan berbagai informasi musik yang direkomendasikan Langit Musik untuk kamu. Nah, kalau di menu Browse, kamu bisa lihat musik yang baru dirilis, top hits, trending artist, moods, genres. Ada sekitar 6 juta lagu di dalam aplikasi Langit Musik yang kamu bisa eksplor sepuas-puasnya. Yuk mari!

Apa yang saya suka dari fitur Explore?

Fitur ini sangat bermanfaat untuk kita yang kudet alias kurang up date sama informasi terkini tentang dunia musik lokal atau dunia.

FITUR 2 : TAGSTATION

Dengan fitur ini kamu bisa mencari musiknya hidup kamu berdasarkan tag. Didalamnya ada berbagai tag seperti: #bahagia, #surprise, #sadness, #classics, #cintaindonesia, #peaceandjoy, #hits, #sleep, #oldies, #rock, #localhits, #edm, #semangatpagi, #getenergy, #cool, #love, #hangover, #bestnowhits, #penyejukhati, #peaceandjoy, #halloween, #kasihtuhan, #marryme dan masih banyak lagi. Kamu bisa dengerin musik dengan ngeklik tag yang sesuai dengan perasaanmu atau kesukaanmu.

Fitur Tagstation pada Aplikasi Langit Musik-rodame

Fitur Tagstation pada Aplikasi Langit Musik

Apa yang saya suka dari fitur Tagstation?

Fitur ini sangat bermanfaat untuk kita yang ingin dengerin musik sesuai mood atau perasaan kita tanpa menggunakan bantuan “search”, tanpa ngetik-ngetik judul atau artist, tinggal klik sesuai tag yang sudah tersedia.

FITUR 3 : TRENDING

Kalau kamu penasaran dengan trend musik terkini di seluruh nusantara, kamu bisa pakai fitur Trending ini. Disana ada peta Indonesia lengkap dengan warna-warna button di masing-masing kota besar di Indonesia (kalau mau cek di kabupaten atau desa tertentu ya gak bisa ya, hanya kota besar saja). Caranya gimana? Cukup klik button di kota yang ingin kamu tahu tren musiknya dan nanti akan otomatis nge-zoom sendiri koq, dan akan langsung muncul nama artist, judul lagu yang lagi trend di kota tersebut dan kalau kamu penasaran dengan lagu yang sedang trend itu, kamu bisa langung klik penunjuk panah (play) persis di samping judulnya, langsung aja dengerin musiknya. Saya coba iseng cek tren musik di Sumatera Utara which is  saya tinggal di Sumatera Utara sekarang ini, dan ternyata musik yang sedang trend saat ini adalah Closer dari The Chainsmokers, Halsey. Saya sendiri jadi tahu kalau lagu itu yang sedang trend saat ini di Sumatera Utara dan jadi tahu musiknya seperti apa, ternyata asik juga. Langsung saya “add to playlist”, biar bisa dengerin pas lagi butuh musik penyemangat.

Apa yang saya suka dari fitur Trending?

Fitur ini sangat bermanfaat untuk kita yang ingin ter-up date dengan trend musik di seluruh Indonesia. Fitur ini asik karena kita jadi makin banyak tahu dengan musik yang sedang trend di berbagai wilayah di Indonesia. Say no to kudet!

FITUR 4 : MY MUSIC

Ini fitur spesial, karena dengan fitur ini kamu bisa lihat musik yang udah kamu dengerin, musik yang paling banyak kamu dengerin, jumlah lagu yang kamu dengerin, jumlah album yang kamu dengerin, dan jumlah playlist kamu. Ini semacam histori kamu dengerin musik pake aplikasi Langit Musik ya.

Fitur My Music pada Aplikasi Langit Musik-Rodame

Fitur My Music pada Aplikasi Langit Musik

Apa yang saya suka dari fitur My Music?

Fitur ini sangat bermanfaat untuk kita yang ingin tahu histori lagu yang sudah kita dengerin atau pilih dalam playlist sendiri, dan kalau kangen bisa langsung klik lagunya untuk bisa langung dengerin musiknya.

FITUR 5 : NOTIFICATIONS

Di dalam fitur ini, kamu bisa lihat notifikasi terbaru dari teman-teman yang memasang aplikasi Langit Musik di smartphone-nya juga bisa berbagi tentang artist atau musik yang didengerin teman-temanmu atau juga bisa melihat promo menarik dari Langit Musik (kalau ada). Nah, kalau kamu klik box berwarna pink di tengah “Find New Friends” kamu bisa lihat daftar teman-temanmu (kalau ada), daftar artist (bisa langsung follow dengan klik tanda plus di paling kanan warna pink juga bisa cek siapa aja yang punya kesamaan dengan kamu.

Apa yang saya suka dari fitur Notifications?

Fitur ini sangat bermanfaat untuk kita yang ingin up date dengan musik teman-teman kita, juga bisa follow artist kesukaan kita lebih cepat ketimbang harus nyari-nyari dengan bantuan “search”, tinggal scroll aja terus ke  bawah karena banyak sekali nama artist disana plus fotonya jadi mudah mengenalinya juga.

FITUR 6 : BANTUAN LIRIK LAGU

Nah, kamu kangen dengerin lagu kesukaanmu tapi lupa liriknya, jangan kuatir ya, karena Langit Musik memberikan fitur bantuan berupa lirik lagu di bagian bawah setiap lagu yang kamu dengerin. Bisa sambil nyanyi-nyanyi dan nostagia ya kan.

Apa yang saya suka dari fitur bantuan lirik lagu?

Fitur ini sangat bermanfaat untuk kita yang ingin dengerin lagu sambil menyanyikan liriknya. Nah, daripada bingung melampiaskan emosi mendingan dengerin musik sambil nyanyi, jadi suara kita keluar, emosi berkurang. Mood bagus lagi deh.

FITUR 7 : FOLLOW ARTIST KESUKAAN

Dengan fitur follow artist ini, kamu bisa mengikuti semua perkembangan terbaru tentang album si artist, ya lagu terbaru di album mana, judulnya apa. Kamu jadi lebih up date sama artis kesukaanmu. Dengan adanya fitur ini, kita jadi makin eksis, jadi jangan cuma ngaku-ngaku aja suka ama artisnya, kalau suka langsung klik tanda + (plus) dan follow deh artis kesukaanmu, ini baru beneran suka musik. Mesti all out!

Apa yang saya suka dari fitur Follow Artist?

Fitur ini sangat bermanfaat untuk kita yang ingin terus ter-up date dengan artist kesukaan kita. Ngebantu banget buat yang punya artis idola biar makin eksis sama perkembangan musik artis kesukaannya.

FITUR-FITUR LAINNYA :

Masih banyak lagi fitur-fitur lainnya yang kamu bisa eksplor sendiri dengan aplikasi Langit Musik di smartphone-mu seperti fitur “save the song” untuk langsung menyimpan lagu kesukaan kita sehingga bisa langsung masuk ke album yang ada di My Music.

Kalau kamu ingin dengerin offline, kamu bisa manfaatin fitur “listen offline”, simpan aja lagu-lagu yang kamu mau dengerin offline itu dan bisa dengerin kapan aja kamu mau, tanpa harus online (terkoneksi dengan internet).

Fitur Save The Song pada Aplikasi Langit Musik-rodame

Fitur Save The Song- Listen Offline- Share pada Aplikasi Langit Musik

Tetep eksis di media sosial? bisa banget, bisa share lagu yang kamu dengerin juga loh ke media sosial. Kamu manfaatin aja fitur “share” dan bisa pilih mau di-share ke media sosial mana? Twitter atau Facebook. Caranya gampang banget tinggal klik aja nanti akan muncul halaman Facebook (pastikan kamu sudah terhubung dengan akun Facebook atau akun Twitter-mu ya).

Tampilan Fitur Share di Facebook Rodame

Tampilan Fitur Share di Facebook Rodame

KESIMPULAN :

Overall, aplikasi Langit Musik ini user-friendly dan easy to use. Font-nya berukuran cukup besar sehingga mudah dibaca. Semua button berada di posisi yang pas sehingga tidak sulit menemukan apa yang ingin kita cari/kerjakan. Warna-warna yang ditampilkan kontras dengan warna bacground sehingga tidak membuat mata lelah meski berlama-lama melakukan eksplorasi dan mendengarkan berbagai jenis musik. Tampilannya juga futuristik, terkesan modern dan up to date. Suara yang dihasilkan jernih, bersih dan nyaman di telinga, baik didengarkan dengan earphone maupun speaker out. Jika ingin bisa mendengarkan musik secara offline, kamu bisa melakukannya cukup dengan mendaftar sebagai premium user, pilihannya ada yang Rp 6.600,- (seminggu) hingga Rp 22.000,- (satu bulan). Cukup Terjangkau, untuk bisa mendengarkan berbagai jenis musik dengan cara halal. Say no to piracy! Cek caranya di bawah ini ya.

SARAN :

Meskipun begitu untuk meningkatkan kualitas aplikasi Langit Musik yang baru ini, saya ingin memberi masukan, diantaranya :

Menambah Koleksi Lagu Daerah

Sebagai pecinta lagu daerah saya berharap bisa memperbanyak koleksi lagu daerah misal lagu-lagu Batak, Jawa, Sunda, Papua dan daerah lainnya di Indonesia. Sekaligus memperkenalkan lagu-lagu daerah ke seluruh masyarakat Indonesia juga kan. Saya coba mencari lagu Batak berjudul “Aut Boi Nian” (lagu yang sedang ngehits karena jadi soundtrack sebuah film nasional), ternyata belum ada. Semoga bisa ditambahkan ya.

Ada Lagu Daerah yang Belum ada di Aplikasi Langit Musik

Ada Lagu Daerah yang Belum ada di Aplikasi Langit Musik

Memasukkan Lirik Lagu

Sebagian lagu masih belum ada liriknya, misalnya saja lagu Victor Hutabarat yang berjudul “Boru Panggoaran” (jadi ingat ibu saya yang nangis waktu di acara nikahan saya, ibu menyanyikan lagu ini untuk saya). Itu, saya ingin nyanyiin eh tapi ternyata gak ada liriknya, karena tidak hafal liriknya jadilah saya mendengarkan saja, meskipun ya saya tetep bisa menikmatinya.

Lirik Lagu Masih Belum Tersedia

Lirik Lagu Masih Belum Tersedia

Memutakhirkan Kolom Pencarian (Search)

Sebenarnya saya sih udah suka dengan kolom pencarian (search) yang ada di aplikasi Langit Musik. Hanya saja, menurut saya masih bisa dimutakhirkan dengan memberikan pilihan pencarian berdasarkan judul lagu, artis atau album. Karena terkadang ketika mencari lagu atau artis yang kita inginkan justru yang muncul macam-macam dan kurang sesuai dengan apa yang kita cari. Dengan kolom pencarian yang lebih spesifik mungkin bisa menghemat waktu pencarian sehingga bisa langsung fokus pada apa yang dicari.

Musiknya Hidup Kamu

Musiknya Hidup Kamu (Dok. Rodame)

Memutakhirkan Aplikasi di iOS

Saya coba pasang aplikasi Langit Musik di smartphone yang OS-nya bukan Android yaitu Iphone. Sayangnya masih belum teroptimalkan dengan baik. Mungkin bisa dimutakhirkan lagi, agar semua pengguna Telkomsel apapun jenis OS pada smartphone-nya tetep bisa menikmati musik melalui aplikasi Langit Musik juga.

Semoga review new apps Langit Musik ini bisa membantu memuaskan rasa penasaran kalian ya teman-teman. Pokoknya apapun musik kesukaanmu, bagaimanapun suasana hatimu, jangan biarkan itu merusak harimu, oke!

Langitkan Semangat bersama Langit Musik (Dok. Rodame)

Langitkan Semangat bersama Langit Musik (Dok. Rodame)

Ajak teman-temanmu pasang aplikasi Langit Musik di smartphone mereka juga ya, makin banyak teman kamu yang pasang, makin kamu bisa terhubung dengan musik kesukaan mereka juga loh. Asik kan ya?

Yuk Langitkan semangatmu bersama Langit Musik, musiknya hidup kamu!

screenshot_5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karena Bahagia di Hari Tua Kita yang Ciptakan

Bahagia di Hari Tua - Saya bersama Nenek Berusia Seabad (Dok.Rodame)

Bahagia di Hari Tua – Saya bersama Nenek Berusia Seabad (Dok.Rodame)

Seperti kematian adalah sebuah kepastian maka menjadi tua adalah sebuah keniscayaan. Karena waktu terus maju dan tak mungkin bisa kembali mundur seperti usia kita. Ah, saya jadi teringat pada kedua orangtua saya, yang sejak kecil membesarkan dan menyekolahkan saya dan adik-adik, mulai dari rambut masih hitam hingga kini rambut sudah memutih, orangtua selalu menjadi tempat terbaik untuk anak-anaknya, tempat bergantung bagi semua anak-anaknya. Dan tepat tahun 2016 kemarin, ibu saya pensiun dari pekerjaannya. Ibu yang sudah bekerja dengan giat selama usia mudanya pada akhirnya harus berhenti dan mengistirahatkan diri dari pekerjaan rutinnya selama ini. Iya, ibu saya pensiun di usia 58 tahun. Menutup karir sebagai perawat senior di sebuah puskesmas pembantu Pematangsiantar.

Saya Ingin Bahagia di Hari Tua seperti Ibu (Dok.Rodame)

Saya Ingin Bahagia di Hari Tua seperti Ibu (Dok.Rodame)

“masa tua ini adalah masa yang paling membahagiakan, karena bisa mengunjungi anak dan cucu yang jauh, karena bisa membelikan mainan dan makanan kesukaan cucu-cucu, dan bisa menjadi ibu yang selalu siap membantu anak-anaknya jika sedang mengalami kesulitan terutama dalam hal finansial”, ucap ibu kepada saya tepat di hari ia mendapatkan surat pensiunnya.

Saya tidak melihat rona kesedihan di wajahnya juga tak melihat kegelisahan dalam dirinya. Mungkin karena ibu pandai mengelola keuangan rumahtangga sehingga ibu terlihat siap bahkan sangat siap dalam menghadapi masa pensiunnya ini. Saya sempat berpikir, bagaimana dengan saya nanti. Bisakah saya seperti ibu? Bisakah saya benar-benar bahagia di masa tua seperti yang dirasakan ibu saat ini?

Setahun yang lalu saya mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Awalnya adalah karena rasa waspada. Saya ingin sedia payung sebelum hujan. Ketika itu, saya mendaftarkan diri secara mandiri sebagai seorang pekerja honor yang mengajar di salah satu kampus negeri di kota Padangsidimpuan. Dengan menyetor sekitar 16 ribuan saya sudah terlindungi selama bekerja baik Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) maupun Jaminan Kematian (JKM). Itu saja rasanya sudah tenang sekali. Di benak saya hanya ada pikiran untuk tidak membebani keluarga kalau nanti sampai terjadi apa-apa pada saya. Alhamdulillah sampai saat ini saya masih sehat dan bisa bekerja dengan baik.

Kartu Peserta Program Jaminan Sosial Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah dari BPJS Ketenagakerjaan (Dok.Rodame)

Kartu Peserta Program Jaminan Sosial Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah dari BPJS Ketenagakerjaan (Dok.Rodame)

Entah kenapa, saya mulai resah karena ketika saya daftar di BPJS Ketenagakerjaan itu ternyata hanya untuk dua jaminan saja. Saya merasa belum punya persiapan untuk Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Keresahan itu akhirnya mengantarkan saya kembali ke kantor BPJS Ketenagakerjaan di kota Padangsidimpuan. Tapi kali ini berbeda, karena kali ini saya berniat untuk memiliki Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) seperti yang saya impikan. Karena saya tidak ingin ada penyesalan di kemudian hari. Saya menguatkan tekad agar benar-benar mempersiapkan sejak dini agar kelak bahagia di hari tua. Demi kesejahteraan masa tua yang saya impikan.

Di kota Padangsidimpuan tempat saya tinggal dan bekerja saat ini telah berdiri kantor BPJS Ketenagakerjaan yang wilayah kerjanya cukup luas bahkan hingga Sibolga, Panyabungan, Gunung Tua dan kabupaten lainnya. Lokasinya cukup strategis karena berada di depan jalan besar dimana di sekitarnya banyak pertokoan dan pemukiman masyarakat. Lokasinya pun cukup mudah dijangkau.

Lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Kota Padangsidimpuan (Dok. Rodame)

Lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Kota Padangsidimpuan (Dok. Rodame)

Nah, kalau dilihat dari ruang tunggunya memang sangat nyaman sekali. Udara di dalamnya sejuk sehingga membuat siapapun betah berlama-lama di dalamnya. Bahkan dilengkapi televisi dan kursi dengan sandaran yang empuk sekali.

Suasana di dalam Ruangan Lantai Satu Kantor BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Suasana di dalam Ruangan Lantai Satu Kantor BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Di lantai yang sama, juga tersedia air minum seperti teh dan kopi bagi mereka haus atau lelah menunggu antrian untuk keperluan klaim. Semua tertata dengan rapi, bersih sehingga membuat siapapun nyaman meski harus menunggu dalam waktu yang agak lama. Saya sendiri merasa sangat nyaman sekali dengan ruangan dan keramahan security yang sigap dan tanggap di kantor BPJS Ketenagakerjaan kota Padangsidimpuan ini.

Fasilitas Minuman Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Fasilitas Minuman Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Selain itu ada tempat khusus dimana petugas siap melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan yang melakukan klaim dimana peserta boleh mengambil kartu antriannya sendiri dengan tertib hingga menunggu panggilan. Kebetulan ketika saya kesana sedang jam istirahat sehingga menemukan satu pun petugas yang melayani kecuali security dan bagian pemasaran yang ada di lantai dua kantor ini. Mereka masih siap melayani.

Sistem Antrian Ambil Sendiri di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Sistem Antrian Ambil Sendiri di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan (Dok.Rodame)

Saya akhirnya mengganti program jaminan sosial ketenagakerjaan yang tadinya bagi pekerja bukan penerima upah menjadi program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja penerima upah, dengan begitu saya bukan hanya akan mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) tapi juga Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Empat jaminan sekaligus. Komplit sekali. Dan memang inilah yang saya butuhkan.

Bagian Marketing Melayani dengan Sangat Baik dan Jelas dan Cepat (Dok.Rodame)

Bagian Marketing Melayani dengan Sangat Baik dan Jelas dan Cepat (Dok.Rodame)

Sepertinya tidak butuh waktu lama untuk mengurus pemindahan program jaminan sosial dari yang bukan penerima upah menjadi penerima upah. Saya hanya perlu menonaktifkan kartu peserta lama saya dan mendaftar seperti pertama kali daftar jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan namun programnya adalah jaminan sosial bagi pekerja penerima upah. Petugas pemasaran tersebut bahkan menjelaskan dan memroses semua dokumen saya dengan cepat. Dia menegaskan bahwa setelah saya menyetor saya langsung berhak dilindungi selama bekerja sebagai pengajar di kampus tempat saya bekerja.

Proses Pendaftaran Tidak Memakan Waktu Lama (Dok. Rodame)

Proses Pendaftaran Tidak Memakan Waktu Lama (Dok. Rodame)

Sebenarnya pemberi upah dalam hal ini adalah kampus tempat saya bekerja berkewajiban menanggung sebagian besar dari setoran bulanan BPJS Ketenagakerjaan saya namun karena MoU dengan kampus tempat saya bekerja masih belum terlaksana, saya tidak mau menunggu dan membiarkan waktu sia-sia. Maka saya memutuskan untuk melakukannya secara mandiri sambil menunggu proses MoU antara BPJS Ketenagakerjaan dengan kampus tempat saya bekerja terlaksana. Ada satu hal lagi yang membuat saya semakin yakin untuk mendaftarkan diri secara mandiri tanpa menunggu MoU tersebut, yaitu sebuah informasi di portal online detik.com di bawah ini, dimana disebutkan bahwa semua guru dan dosen sekarang dilindungi dengan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.

Informasi dari Portal Berita Online Detik.com Tentang Profesi Dosen yang Harus Dilindungi (Dok.Rodame)

Informasi dari Portal Berita Online Detik.com Tentang Profesi Dosen yang Harus Dilindungi (Dok.Rodame)

Ditambah lagi ada Peraturan Presiden yang mewajibkan pekerja untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai pekerja dan warga negara baik saya juga ingin ikut mendukung terlaksananya Peraturan Presiden No 109 /2013 tentang Tahapan Kepesertaan Program Jaminan Sosial tersebut. “Sejak tanggal 1 Juli 2015 setiap perusahaan wajib mendaftarkan pekerjanya kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk mengikuti program jaminan kecelakaan kerja, program jaminan hari tua, program jaminan pensiun, dan program jaminan kematian secara bertahap“, pernyataan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis, Karo Sanco Simanullang, ST, MT pada sebuah media 2016 silam. Saya sangat berharap makin banyak perusahaan yang sadar dan segera mendaftarkan pekerjanya kepada BPJS Ketenagakerjaan. Karena jaminan-jaminan sosial tersebut adalah keharusan bagi para pekerja agar terlindungi. Sebagai seorang pekerja saya membutuhkannya.

Oh iya, dan tentang setoran bulanan di BPJS Ketenagakerjaan, ternyata itu tergantung dari UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten), nah di kota Padangsidimpuan itu UMK-nya sekitar 2 jutaan setelah dicek dalam daftar ketentuan setoran maka untuk dapat menerima 4 jaminan (JKK, JKM, JHT, JP) saya harus menyetor sebanyak Rp 194.040,- / bulan dimana pada setoran awal dibayarkan langsung secara tunai. Saya sendiri diminta membayar hanya Rp 194.000,- dan bulan selanjutnya bisa bayar lewat ATM, mobile banking atau internet banking dengan angka yang persis sama yaitu Rp 194.040,- Saya membayar dengan Rp 200.000,- dan dikembalikan Rp 6.000,-.

Setoran Awal Peserta Program Jaminan Sosial Bagi Pekerja Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan (Dok.Rodame)

Setoran Awal Peserta Program Jaminan Sosial Bagi Pekerja Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan (Dok.Rodame)

Rasanya setelah mendaftar program jaminan sosial bagi pekerja penerima upah dengan 4 jaminan, saya malah jauh lebih tenang dan sangat siap menghadapi masa tua nanti. Ada yang berbeda dengan program yang sebelumnya yang hanya memberi 2 jaminan tanpa Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Meskipun saya masih seumur jagung dalam mengikuti program dengan 4 jaminan ‘Bahagia di Masa Tua’ dari BPJS Ketenagakerjaan ini tapi saya optimis kelak saya akan bisa merasakan seperti yang ibu saya rasakan saat ini. Bisa benar-benar bahagia di masa tua.

Saya Makin Siap Hadapi Hari Tua bersama BPJS Ketenagakerjaan (Dok.Rodame)

Saya Makin Siap Hadapi Hari Tua bersama BPJS Ketenagakerjaan (Dok.Rodame)

Jadi benar kan bahwa kebahagiaan itu bisa kita ciptakan sendiri. Bahkan menciptakan kebahagiaan itu bisa dimulai detik ini. Ya, detik seperti ketika saya memutuskan untuk menggunakan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja penerima upah dengan 4 jaminan. Itulah saat dimana saya menciptakan kebahagiaan di masa tua saya. Saat itu jugalah saya berhasil menghancurkan tembok keragu-raguan akan semua keresahan dalam diri saya terhadap masa tua saya kelak.

Memang benar merasakan kebahagiaan di masa tua adalah impian setiap kita namun hanya mereka yang berhasil menciptakannyalah yang bisa benar-benar bahagia di masa tua. Saya dan anda adalah pencipta kebahagiaan di masa tua itu. Jadi tunggu apa lagi.

Nah, teman-teman kalau punya pengalaman bersama BPJS Ketenagakerjaan bisa diceritakan di blog ya, sekalian menyebarkan informasi yang positif dan bermanfaat juga kan?



Menikmati Musim Dingin Pertama di Jepang

Sawah yang tertutup salju di Ibaraki, Toride, Jepang

Sawah yang tertutup salju di Ibaraki, Toride, Jepang

Bicara soal musim dingin, orang pasti akan membayangkan salju dimana-mana. Lalu berpakaian tebal dengan jaket hoodie yang lengkap dengan bulu2nya di sekeliling lingkar hoodie jaket. Boot yang menempel lekat di kaki dengan kaus kaki tebal tak lupa pakai pakaian pelapis di dalam pakaian yang dikenakan yang berbahan halus tapi hangat.

Dengan suhu mencapai minus, siapa yang yang gak menggigil lama-lama  bermain salju di musim dingin. Saya tidak pernah bermimpi akan ke Jepang, tidak sekalipun. Saya hanya ingin melakukan apapun dengan sebaik-baiknya, semaksimal mungkin, semampu n sekuat tenaga saya. Masalah hasil akhir saya serahkan pada keputusan Ilahi. Ketika lulus magang kerja ke Jepang semasa kuliah akhir di IPB, saya kegirangan bukan main. Ini kali pertama saya akan menginjakkan kaki di luar negeri dan itu adalah negara Jepang, yang sungguh terkenal akan teknologi, gaya hidup, makanan, tradisi dan budayanya.

Lalu kapan musim dingin pertama yang saya rasakan itu? Desember 2007 hingga Februari 2008. Brrrrrr, rasanya gak pernah habis mengeluarkan kata takjub dan kagum akan salju. Salju pertama datang di sore hari menjelang malam. Indah sekali, halus-halus sampai menutupi tanah, dedaunan dan apapun yang ada di luar menjadi putih seketika. Langit tampak gelap kala itu, sebagian pepohonan masih menunjukkan warna daun yang kecoklatan meski tidak semua daun gugur tapi sebagian besar ranting sudah kering karena daunnya sudah gugur di musim gugur sebelumnya.

Saya pernah menyiapkan pakaian musim dingin dari Indonesia, tapi akhirnya malah beli lagi di Jepang. Banyak toko pakaian murah disana yang menjual pakaian perlengkapan musim dingin mulai dari ujung kepala, aneka kupluk, penutup telinga, sarung tangan, kaus penghangat kaki, jaket, pakaian dalam, dan masih banyak lagi. Semuanya serba ada dan serba terjangkau. Lain halnya kalau beli di mall, ya udah pasti kantong mahasiswa gak bakal cukup. Kaget juga pas tau di Jepang itu ada toko-toko pakaian atau perlengkapan setiap musim yang murah meriah, yang gak perlu pun akhirnya pada beli, maklumlah baru pertama mau ngerasain musim dingin jadi semua heboh sekaligus antusias menyambut musim dingin dan salju.

Di Ibaraki, Toride tempat saya tinggal dulu. Udara dingin memang tak sedingin di Jepang bagian utara sana alias Hokkaido yang katanya musim dingin bisa mencapai -10 derajat. Waw, saya baru merasakan -1 sampai -3 saja sudah lumayan bikin jari kaki dan jari tangan sakit. Kenangan paling membekas waktu kami mahasiswa ramai-ramai bermandi salju di hatake -sawah yang ditutupi salju bahkan sampai tidur-tiduran disana, wajahnya semua sumringah menantang salju dan dinginnya hari di musim dingin untuk pertama kalinya di Jepang.

Dua orang mahasiswa magang yang menikmati salju pertama di Jepang

Dua orang mahasiswa magang yang menikmati salju pertama di Jepang

Luar biasa senangnya melihat wajah bahagia semua orang kala itu. Orang Jepang sepertinya di dalam rumah semua, menghangatkan tubuh sambil minum teh hijau alias ocha. Ya, mungkin hal itu sudah biasa untuk mereka dan luar biasa untuk kami yang baru pertama kali melihat salju turun dari langit.

salju musim dingin di jepang rodame com ibaraki toride

Eh tapi sekarang kalau saya ditanyain mau ngerasain liburan musim dingin di Jepang lagi, saya akan cepat bilang mau. Hehe, masih aja rindu mainin salju dan bakar ubi di atas pemanas listrik hehe. Banyak hal yang belum kesampean dikerjakan saat musim dingin magang kerja dulu, rasanya pengen banget balik lagi ke Jepang dan melakukan berbagai hal bersama keluarga. Semoga saja suatu saat ini terwujud, aamiin.

Aplikasi Baca Berita yang Cerdas

Pernah dengan aplikasi bernama kurio? Aplikasi ini sekarang melekat di smartphone di rumah karena asyik sekali menggunakannya. Sekarang ini apa-apa tinggal download aplikasinya di smartphone, mau aplikas game, aplikasi belajar bahasa asing, termasuk aplikas baca berita online.

Aku kenal aplikasi ini tahun 2014, baru banget iya baru banget. Tapi aku suka baca beritanya beragam dan bisa pilih sendiri ingin fokus cara berita apa dari smartphone kita. Misalnya kalau aku sukanya berita kesehatan, teknologi dan travelling. Nah, setiap orang bisa memilih ingin fokus baca berita tentang apa melalui aplikasi Kurio ini.

Usia aplikasi Kurio ini bisa dibilang muda ya, baru setahunanlah, tapi anak-anak muda yang merintis dan menjalankannya patut diacungi jempol. Mereka gigih dan mempromosikan kurio ini juga melalui sosial media bahkan mengadakan lomba blog menulis pengalaman tentang menggunakan aplikasi Kurio.

Kurio itu dari curious, rasa ingin tahu. Ini juga yang bikin aplikasi ini mudah diingat orang-orang. Pendek dan artinya ngena banget. Kita kan memang selalu ingin tau berita terbaru bidang apapun itu. Ya kan? teknik pemberian aplikasi yang pendek dan mudah diingat ini bagus sekali sih menurutku. Sama seperti memilih nama domain, pendek dan mudah diingat jadi orang semakin cepat mengenalnya.

Secara umum aplikasi ini bagus, simple tapi elegan, anak mudanya ada, teknologinya ada, gak pasaran dan asyik berlama-lama baca berita online. Apalagi dilengkapi juga dengan fasiltas share berita lewat facebook, twitter dan media sosial lainnya. Jadi, kita juga ikut eksis sambil berbagi berita ke orang-orang sekitar kita melalui akun sosial media yang kita punya.

Aku sih berharap ke depannya, berita-berita online yang ditampilin di aplikasi Kurio semakin lengkap dan mendunia. Bila perlu berita berbahasa asing juga boleh. Terus, kalau bisa sumber berita dari blog yang kurang terpercaya sebaiknya gak usah dimasukin ke dalam pilihan berita, kuatirnya berita itu gak bisa dipertanggungjawabkan. Malah, jadi masalah nantinya.

Bagi pengguna android bisa download langsung di Google playstore ya 🙂

sumber : play.google.com

sumber : play.google.com