Padamu Kutitipkan HARAPAN

Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat

– Visi Prabowo Hatta

Rasanya kita sudah tak perlu mencari kamus untuk menerjemahkan secara harfiah apa yang dimaksud dengan bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat. Semua pastilah sepakat visi tersebut adalah mimpi kita semua, rakyat Indonesia. Di tengah-tengah segala permasalahan yang terus menghadang kemajuan negeri ini, maka bangkit dan membangun kembali adalah jalan yang harus kita lalui untuk bisa terus bergerak ke depan, untuk masa depan anak cucu kita yang lebih baik.

Mimpi kita tersebut bukan tanpa halangan, bukan tanpa rintangan, bukan tanpa ujian. Tentu kita semua meyakini apa yang terjadi pada bangsa ini sudah pasti atas seizin Sang Pencipta Sang Pemilik Bumi dan seisinya. Lalu, pantaskah kita saling menyalahkan satu sama lain? Pantaskah kita menolak masa lalu bangsa ini? jawabannya sudah pasti, TIDAK. Saya rasa kita semua sepakat bahwa sebuah kebaikan meski tidak terlihat akan membawa dampak yang positif meski tak bisa diukur. Setiap langkah menuju kebaikan bangsa ini, tentu harus kita dukung. Itulah gunanya kita hidup saling berdampingan, saling mengerti dan memahami peran antara yang satu dengan yang lainnya. Sekecil apapun peranan itu, kita mesti ingat bahwa belum tentu negara ini berhasil tanpa ada ‘si pemeran kecil’ itu. Karenanya menghargai satu sama lain dalam menjalankan perannya masing-masing adalah cara bijak untuk maju bersama-sama.

Berikut adalah 11 harapan saya untuk calon pemimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia ini menuju Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat:

1. Saya berharap tidak ada lagi kasus pelecehan seksual pada anak.

Kasus Pelecehan Seksual Anak Dimana-mana (berbagai sumber berita online)

Kasus Pelecehan Seksual Anak Dimana-mana (berbagai sumber berita online)

Berbagai berita di media baru-baru ini sangat memprihatikan dan melukai hati saya sebagai kaum Ibu di Indonesia. Betapa mirisnya hati ini melihat korban dari pelecehan itu justru anak-anak bangsa yang kelak menjadi penerus bangsa Indonesia ini. Tolong tanggapi kasus pelecehan anak ini dengan SANGAT SERIUS. Tindak tegas pelakunya, karena seumur hidup anak-anak yang menjadi korban pelecehan itu akan dihantui oleh kejadian itu. Siapa yang menanggung beban mereka hingga dewasa nanti? Bukankah kelak mereka akan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa? lalu masa depan seperti apa yang bisa mereka raih? Kasihan anak-anak korban pelecehan itu, tak berdosa, hanya menjadi korban dari nafsu dan kekejaman orang-orang biadab yang tidak bertanggungjawab. BERIKAN PELAYANAN KHUSUS bagi anak-anak tersebut, bila perlu pendidikan khusus dan tuntun hingga dewasa agar tumbuh menjadi anak-anak bangsa yang cerdas, berakhlak mulia dan jauh dari rasa dendam dan trauma masa kecilnya.

2. Saya berharap tidak ada lagi korupsi di Indonesia.

Berbagai Kasus Korupsi di Indonesia (sumber: bbc.co.uk)

Berbagai Kasus Korupsi di Indonesia (sumber: bbc.co.uk)

Pembangunan tidak merata, mungkin bukan karena anggaran yang tidak merata tetapi triliunan uang negara dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Orang Indonesia juga pelakunya. Kita marah dan tidak terima ketika bangsa lain mencuri kekayaan alam bangsa kita, tetapi justru orang Indonesia sendiri mencuri uang negara dengan jumlah yang tidak tanggung-tanggung besarnya. Sebaiknya berkaca pada diri sendiri, TOLONG BERANTAS HABIS para koruptor di Indonesia dan bebaskan Indonesia dari citra buruk ‘negara terkoruptor’ di dunia ini.

3. Saya berharap tidak ada lagi anak yang mengalami gizi buruk. 

Gizi Buruk pada Anak Indonesia (berbagai sumber di situs berita online)

Gizi Buruk pada Anak Indonesia (berbagai sumber di situs berita online)

Pada dasarnya Indonesia yang subur ini tidak perlu banyak tenaga untuk membuatnya menghasilkan tetapi kenyataannya, anak-anak bangsa Indonesia justru menderita di tanah yang katanya tanah surga ini. Jangankan untuk daging yang dijanjikan akan diswasembadakan, untuk makanan pokok sehari-hari ‘beras’ saja rasanya sulit bagi sebagian saudara-saudara kita. Lagi-lagi anak-anak penerus bangsa menjadi korban gizi buruk, menangis hati ini melihatnya, karenanya SELAMATKAN anak-anak bangsa dari gizi buruk. Ini penting, sangat penting karena lagi-lagi masa depan bangsa ada pada mereka.

4. Saya berharap tidak ada lagi istilah ‘orang miskin dilarang sakit’.

Berbagai Kasus Penolakan Orang Miskin di Rumah Sakit di Indonesia (sumber berita online)

Berbagai Kasus Penolakan Orang Miskin di Rumah Sakit di Indonesia (sumber berita online)

Pernah sakit? Tentu tahu rasanya sakit, bukan? Jika berlimpah kekayaan memang mudah untuk tersenyum lalu katakan ingin berobat ke rumah sakit terbaik. Sebaliknya, jika menjadi kaum dhuafa ‘obat tidak gratis’ bahkan rumah sakit berlomba-lomba menolak orang miskin bukan berlomba-lomba menyelamatkan nyawa orang tersebut. Sudah tidak sanggup rasanya mendengar istilah ‘orang miskin dilarang sakit’, tidak pantas kata-kata itu ada di Indonesia. TOLONG MUDAHKAN HIDUP KAUM DHUAFA, jika makan 3 kali sehari sangat mudah bagi kebanyakan orang di Indonesia yang mungkin bisa menghabiskan ratusan ribu untuk sekedar ke kafe dan makan enak di restoran mahal. Maka sebaiknya naikkan harga pajak di restoran tersebut, subsidi silang untuk pengobatan gratis bagi kaum dhuafa di Indonesia. Bila perlu bangun rumah sakit gratis bagi mereka dari pajak yang diterima negara. Saya ikhlas jika uang pajak yang selama ini saya bayarkan dipergunakan untuk keselamatan hidup saudara-saudara kita yang masih berada di garis kemiskinan. Bukankah negara berkewajiban memelihara fakir miskin dan anak terlantar??

5. Saya berharap tidak ada lagi anak yang tidak sekolah karena alasan ‘BIAYA’.

Berbagai Kasus Kesulitan Biaya Sekolah di Indonesia (sumber situs berita online)

Berbagai Kasus Kesulitan Biaya Sekolah di Indonesia (sumber situs berita online)

Pendidikan, negeri ini banyak diisi oleh orang-orang cerdas, pintar, cendikia namun sudahkah semua anak negeri merasakan indahnya pendidikan? Saya rasa belum. Bukan karena alasan pembangunan yang tidak merata atau karena ketiadaan guru hingga ke pelosok-pelosok, tapi lebih karena alasan klasik yang memang tidak pernah selesai ‘Biaya’. Lagi-lagi anak-anak negeri menjadi korban atas kelalaian negara dalam memberikan hak pendidikan baginya. Sudah cukup dengan lambatnya perubahan ini, tolong BERIKAN HAK PENDIDIKAN bagi seluruh anak negeri di Indonesia tanpa memandang kelas, strata, jabatan, suku, agama, daerah dan perbedaan lainnya.

6. Saya berharap tidak ada lagi Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang diperlakukan tidak manusiawi.

Berbagai Kasus TKW Indonesia (sumber situs berita online)

Berbagai Kasus TKW Indonesia (sumber situs berita online)

Tak kurang 6,5 juta warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri dan 78 % adalah wanita (sumber: BNP2TKI). Mereka disebut pahlawan devisa tapi di sisi lain mereka seringkali mengalami perlakuan yang tidak etis bahkan menyayat-nyayat hati kecil ini. Dan kebanyakan yang menjadi TKW justru wanita yang kurang berpengalaman dan berpendidikan. Atau lebih tepatnya banyak dimanfaatkan oleh oknum pengirim tenaga kerja tanpa surat-surat dan perjanjian yang sah sesuai aturan yang berlaku di Indonesia maupun di negara tujuan mereka bekerja. Berikanlah lapangan pekerjaan dan selamatkanlah kaum perempuan yang terjebak oleh oknum tak bertanggungjawab tersebut agar jangan ada lagi korban kekerasan atas tindakan keji dari para majikan dimana TKW bekerja. Tegakkanlah keadilan seadil-adilnya, jangan takut berkata benar jika benar dan salah jika salah, tindak tegas oknum yang telah memanfaatkan TKW dengan tidak bertanggungjawab bila perlu cabut ijin dari perusahaan-perusahaan yang integritasnya tidak layak dan kredibel. Karena bagaimanapun TKW juga bagian dari Indonesia, rakyat yang harus diperjuangkan dan dibela hak-haknya.

7. Saya berharap tidak ada lagi Veteran yang hidupnya tidak sejahtera.

Nasib Veteran di Indonesia yang Belum Diperhatikan

Nasib Veteran di Indonesia yang Belum Diperhatikan

Saya sedih sekali, ketika beberapa berita di televisi menginformasikan bahwa veteran yang dulu berjuang untuk kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia justru tidak dihargai oleh negaranya dan hidupnya sangat tidak sejahtera. Bagaimana mungkin para pejuang negara ini kurang diperhatikan kehidupannya dan keluarganya. Kalau bukan karena perjuangan mereka, kita mungkin saja tidak bisa merasakan kemerdekaan seperti sekarang ini. Oleh karena itu, sudah seharusnya pemimpin negara yang kita cintai ini memberikan hak kehidupan yang sejahtera bagi seluruh Veteran ‘pejuang kemerdekaan’ Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bukankah mereka layak menerima bentuk terimakasih yang terbaik dari Negara Kesatuan Republik Indonesia ini?

8. Saya berharap tidak ada lagi acara televisi yang ‘merusak moral penerus bangsa’ ditayangkan secara bebas.

Banyaknya acara televisi yang tidak etis, tidak sesuai dengan budaya kita, tidak mencerminkan tuntunan agama, tidak memberikan contoh yang baik dan meniru gaya hidup hedonis ditayangkan secara bebas di masyarakat. Hampir setiap kali melihat tayangan baik drama, sinetron, gosip maupun acara berita membeberkan gambar maupun isi yang tidak berbobot. Saya kecewa sekali, saya merasa televisi yang saya harapkan mampu memberikan banyak tuntunan dan hal positif bagi generasi penerus bangsa justru mau tidak mau harus melihat acara-acara tersebut. Saya bingung, jika begini terus bagaimana kelak anak-anak saya hidup, akankah selalu berdampingan dengan media yang seperti itu? Hati saya lirih terus memohon agar kelak ketika ada pemimpin yang mau perduli dengan masa depan anak bangsa yang bermartabat, SEMUA TAYANGAN YANG TIDAK BERBOBOT TOLONG DIHAPUSKAN. Ini demi masa depan anak-anak kita, para penerus bangsa. Jangan kemudian timbul penyesalan jika melihat banyak anak bertingkahlaku tidak sopan, tidak beradab, tidak santun, kasar, keras hati dan tidak berakhlak. Bukankah anak-anak sifatnya meniru? Jangan sampai terlambat, karena menyesal kemudian tidak akan ada gunanya.

9. Saya berharap daerah perbatasan di seluruh Indonesia dibangun ‘adil’ dan ‘merata’ sama seperti daerah-daerah lainnya.

Kondisi Perbatasan di Indonesia

Kondisi Perbatasan di Indonesia

‘Tidak adil’, jangan sampai kata ini terucap dari saudara-saudara kita di perbatasan. Mereka juga bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mereka layak mendapatkan hak-hak mereka sama seperti masyarakat yang tinggal di daerah lainnya. Ketika di daerah perbatasan tidak ada lampu jalan, tidak ada lapangan pekerjaan yang cukup, tidak ada listrik yang cukup, tidak ada pangan yang cukup, bahkan jalan-jalan rusak tidak diperbaiki, fasilitas umum (rumah sakit, sekolah, kantor pos, kantor polisi) yang sulit dijangkau membuat saudara-saudara kita yang menjaga wilayah perbatasan disana ‘sedih’ dan ‘kecewa’. Jangan sampai mereka merasa dibedakan, dikucilkan atau bahkan tidak diperdulikan. Justru seharusnya daerah perbatasan dibangun lebih baik, lebih kuat, lebih modern, lebih lengkap dan harus jauh dari kesan ‘terabaikan’. TOLONG BANGUN daerah perbatasan di seluruh Indonesia dengan sebaik-baiknya, seadil-adilnya dan merata.

10. Saya berharap ketenangan, kedamaian dan keamanan di Indonesia.

Berbagai Kasus Pembunuhan yang Mengerikan di Indonesia (sumber situs berita online)

Berbagai Kasus Pembunuhan yang Mengerikan di Indonesia (sumber situs berita online)

Setiap saya bepergian, saya selalu merasa tidak tenang, ada perasaan takut, kuatir apalagi kalau harus membawa anak karena ketidakamanan di Indonesia. Tidak mungkin orang tidak bepergian ke luar rumah, tidak mungkin tidak membawa anak dan keluarga bepergian. RASA AMAN itu yang saya harapkan. Agar kemanapun kaki melangkah, semua terasa damai. Tolong letakkan anggota keamanan di berbagai sudut kota, di daerah yang rawan kejahatan, di pasar bahkan di sekolah-sekolah. Lindungi kami, warga negara Republik Indonesia ini.

11. Saya berharap Indonesia semakin hijau.

Kondisi Hutan di Indonesia

Kondisi Hutan di Indonesia

Hutan hujan tropis, kita hidup di kawasan yang sebenarnya sangat berpotensi sebagai paru-paru dunia. Nyatanya hutan kita kini semakin berkurang, banyak satwa liar dan langka nyaris punah. Padahal hutan adalah tempat berlindung bagi sebagian besar flora dan fauna asli Indonesia yang seharusnya dilestarikan bukan diabaikan. INDONESIA YANG HIJAU tentu akan memberikan banyak keuntungan dan manfaat untuk kita semua, karena udara akan bersih dan membawa kita ke kehidupan yang lebih sehat. Jika semua rakyat Indonesia sehat maka akan semakin produktif dalam berkarya dan bekerja. Bukankah salah satu syarat agar pertumbuhan perekonomian negara berjalan dengan baik adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan produktif?

Terakhir yang ingin saya sampaikan adalah bagaimanapun, calon pemimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah seharusnya bijaksana dalam memimpin rakyat Indonesia ini. Banyak hal baik dan program-program yang kita miliki dan sudah dilaksanakan sebelumnya berhasil dan berjalan dengan baik maka seharusnya dilanjutkan dan terus dikembangkan secara berkelanjutan. Sementara itu yang buruk dan merugikan negara dan rakyat sudah seharusnya diperbaiki, direvisi, direnegosiasi atau bila perlu dihapuskan saja agar tidak memperlambat kemajuan bangsa.

Bukankah kita semua ingin yang terbaik untuk bangsa ini? maka saya sendiri mendoakan agar tanggal 09 Juli 2014 nanti, apapun hasilnya adalah tentu atas kehendak dan seizin yang Maha Kuasa. Mari kita berjuang bersama dan berprasangka baik atas rencana Allah SWT untuk negara yang kita cintai ini.

Tak ada gading yang tak retak (tidak ada sesuatu yang tidak ada cacatnya)

Yang terpenting adalah bagaimana membuat retak itu menjadi indah.

Bangkit, Indonesia harus bangkit itulah kunci utamanya!

#PrabowoHatta #SelamatkanIndonesia #IndonesiaSatu

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Kontes Aspirasi untuk Prabowo-Hatta

brosur-lomba-blog-kontes-prabowo-hatta

6 thoughts on “Padamu Kutitipkan HARAPAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s