#MemorableMoment Bersama Sahabat di DUFAN

Merantau ke Pulau Jawa memang tidak mudah, tetapi bagiku merantau adalah hal biasa. Kali ini Bogor adalah kota yang kutuju. Menjadi mahasiswa di sebuah perguruan tinggi negeri di Bogor memang bukan impianku tapi sepertinya memang ini yang terbaik buatku. Sampai akhirnya aku dipertemukan dengan teman-teman kuliah dari berbagai daerah di Indonesia.

Awalnya memang belum begitu akrab satu sama lain, sampai akhirnya masuk ke tingkat 3, persahabatan di antara kami semakin dekat. Bogor dan Jakarta memang cukup dekat dapat dijangkau dengan kereta api dan memakan waktu sekitar 1.40 menit. Dan berkat berkuliah di Bogor aku akhirnya bisa naik kereta untuk pertama kali menuju tempat yang sewaktu kecil pernah aku kunjungi DUFAN alias Taman Impian Jaya Ancol.

Waktu berumur 5 tahun, aku dan keluargaku bersama seluruh teman-teman se-TK di Pematangsiantar pernah ke DUFAN. Itu memang sudah lama sekali mengingat sekarang aku sudah menikah dan memiliki 1 orang putra. Kesempatan untuk ke DUFAN pun akhirnya datang lagi setelah aku merantau ke Bogor. Merekalah, para sahabatku di kelas yang mengajak untuk menikmati keseruan lagi di DUFAN.

Ketika itu, sedang ada promo diskon 50 % dari harga tiket normal. Tahun 2004, dua orang temanku menggunakan kartu ATM yang berkerjasama melakukan promo dengan DUFAN akhirnya berhasil membawa kami semua ke DUFAN untuk bersenang-senang. Sejenak melupakan kesumpekan dari banyaknya tugas di kampus sambil mengenal dan mengakrabkan diri satu sama lain.

Pagi-pagi betul, kami sudah bersiap menuju DUFAN. Kami membawa perbekalan masing-masing secukupnya agar tidak kelaparan selama diperjalanan. Senangnya tak terkira, masih belum terbayang bagaimana DUFAN setelah berpuluh-puluh tahun yang lalu kukunjungi. Dengan sigap temanku Devi dan Retno memimpin perjalanan menuju DUFAN. Akhirnya kami pun sampai di tujuan kami. Oh #IniDufankami ucapku dalam hati, hari ini kami akan menikmati semua yang ada di DUFAN, bernostalgia dengan DUFAN seperti saat aku kecil dulu. Andai semua keluarga bisa kuboyong kesini, banyak hal baru di DUFAN, semua wahana menggodaku seperti mengajakku untuk bermain dengannya. Oh DUFAN, aku dataaaaaaang….🙂

Hari itu hari Sabtu, dan suasananya ramai sekali. Meski kami harus mengantri hingga berjam-jam, tak satupun mengurungkan niat untuk batal naik wahana halilintar, kora-kora, ontang-anting, bianglala, arung jeram dan banyak wahana lainnya. Disiplin, meski masih panjang, semua tampak berdiri rapi saling tertawa melihat aksi orang-orang yang sedang menikmati wahana di atas sana.

#NeverEndingFun dari mulai pagi, siang, sore sampai malam bermain sampai puas :) (dokumentasi pribadi)

#NeverEndingFun dari mulai pagi, siang, sore sampai malam bermain sampai puas🙂 (Dok. pribadi)

Kejadian menggelikan pun terjadi selama di DUFAN, beristirahat sejenak sambil shalat di Mushala, kami menikmati perbekalan seadanya. Sangkin hebohnya tertawa dan bercerita, makanan yang kubawa sampai tumpah sampai-sampai teman-teman bergotong-royong menyumbang bekal mereka untukku. Satu lagi, ketika naik ontang-anting sendal yang kupake hampir tewas karena seujung lagi akan putus, akhirnya kulepaskan sendalku di bawah lalu dengan bersemangat tetap ikut main ontang-anting. Padahal aku tidak bawa cadangan sendal waktu itu dan akhirnya tali sendalku putus juga ketika berjalan dan syukurlah di DUFAN ada tempat untuk membeli sendal, dan jadilah bawa oleh-oleh sendal dari DUFAN. Memang ga ada yang mengalahkan keseruan main dengan sepasang sendal rusak. Benar-benar #MemorableMoment.

“Bagaimana, sudah puas?”, tanya seorang temanku ketika itu. 

“Ayo kita main lagi, masih bisa nih!”, seru temanku yang lain.

Padahal waktu sudah sore, magrib tapi semua orang merasa belum puas untuk bermain. DUFAN memang #neverEndingFun. Tak kenal waktu, rasanya ingin lagi dan lagi tak pernah merasa cukup. Padahal kami semua masih harus pulang ke Bogor, tapi sepertinya semua terhipnotis dan tak satupun ingat kalo kita harus pulang ke Bogor. Ya ampuun…🙂

#MemorableMoment yang membuat aku selalu tertawa jika mengingat DUFAN adalah kesasar di parkiran dan ga tau harus keluar lewat pintu mana. Hahahaha, masih tak terbayang wajah-wajah lugu kami yang celingak-celinguk mencari-cari tanda pintu keluar dan membaca semua papan petunjuk. Padahal pintu itu ada di depan kami, dan tak satupun yang menyadarinya. Semua asyik bercerita tentang wahana yang dinaiki hingga bingung mencari jalan pulang. Dan kami pun harus berlari-lari mengejar kereta api karena hampir saja kami melewatkannya.

Keesokan harinya ketika masuk kuliah, kami semua dengan wajah berseri saling menunjukkan tanda cap DUFAN yang masih melekat kuat di tangan. Sungguh menikmati DUFAN bersama para sahabat tak kan terlupakan. Meski kini kami sudah saling terpisah satu sama lain, tapi DUFAN selalu di hati kami.

#IniDufankami

Dok.Pribadi

Foto boleh saja termakan usia tetapi #MemorableMoment kami di DUFAN takkan terlupakan sampai kapanpun “miss u all” (Dok.Pribadi)

Oh iya, denger-denger sekarang di DUFAN ada wahana baru yaitu “ICE AGE ARCTIC ADVENTURE”, wah jadi pengen reuni lagi bareng temen-temen kuliah dulu sembari pada bawa anak dan keluarga masing-masing sepertinya bakal seru. Selalu saja ada wahana baru yang bikin semua orang merindukan DUFAN. http://www.youtube.com/watch?v=GL7dIHQvplc

2 thoughts on “#MemorableMoment Bersama Sahabat di DUFAN

  1. aku udah lama gak ke dufan mak… kalo gak salah waktu anakku yang paling besar masih 1 tahun, sekarang dia udah kelas 3 sd… dan sedihnya, gara2 bawa anak kecil gak semua wahana bisa dicoba.. hahaha

    lain kali kesana deh, anak2 udah gedean dikit😀

    sukses lombanya ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s