Agar Mandiri dan Sejahtera Hingga Pensiun Kelak

2014-05-08_103455

“Tua itu pasti”

Pernah dengar kata-kata itu? saya yakin kita semua akan sepakat bahwa memang tua itu pasti. Umur kita terus bertambah dan itu hal yang tidak bisa dikembalikan atau dimundurkan lagi. Ketika muda, semua sepertinya sangat mudah dilakukan, tubuh sehat dan kuat, daya ingat bagus, seluruhnya baik fisik maupun mental masih dalam keadaan yang siap pakai, optimal dan sangat produktif. Masalahnya adalah ketika semua itu tidak ada dan hanya umur yang kian bertambah, kemampuan pun semakin berkurang, apa yang bisa kita lakukan?

1

Masa Tua sama dengan Masa Pensiun

Saya percaya, meski tua itu pasti tapi sebenarnya kita masih tetap bisa produktif. Produktif memang tidak melulu menghasilkan produk dalam bentuk fisik tetapi juga produk dalam bentuk simpanan masa tua atau kata lainnya adalah dana pensiun. Banyak kita yang terlena dengan masa muda dan kurang memperhatikan kesiapan menuju masa pensiun termasuk saya sendiri. Sebelumnya tidak pernah terpikir untuk mempersiapkan diri menuju hari tua, rasanya mau jauh tetapi pola pikir saya pun akhirnya berubah setelah menyadari kembali bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang melakukan perencanaan dan persiapan termasuk mempersiapkan dana pensiun sejak muda. Wiraswasta bukan berarti tidak butuh persiapan dana pensiun sejak muda kan? saya sendiri bekerja dari rumah meski masih sebatas freelancer tetapi dana pensiun harus tetap jadi prioritas.

Mengapa Dana Pensiun Penting untuk dipersiapkan?

Inilah 5 alasan yang membuat persiapan dana pensiun harus menjadi prioritas dalam hidup, diantaranya adalah:

1. Fisik yang melemah

2014-05-08_094748

Hidup bisa dibikin sederhana tapi bisa juga dibikin rumit. Semua tergantung pada cara kita menjalani dan mempersiapkan segala sesuatunya. Saya masih menuju umur 30, masih tergolong muda tapi sudah bukan waktunya untuk bermain-main dengan masa tua. Sekarang ini tubuh memang masih kuat dan sehat, tetapi kita tidak mungkin selamanya hidup kan? dan tidak mungkin selamanya bisa bekerja seperti sedia kala. Ada masa dimana tua itu datang dan menjadi tidak mampu berbuat banyak hal dalam hidup. Disinilah persiapan dana pensiun menjadi penting. Karena tidak ada yang bisa menolak hari tua dan melemahnya fisik. This is the part of our life!

2. Mandiri meski tua

2014-05-08_095443

Ketika muda semua bisa dilakukan sendiri, bahkan hidup dijalani cenderung mandiri hampir tidak ada yang kita buat kerepotan dengan tingkah laku kita. Tapi, ketika masa tua datang, kita tak mampu melakukan semuanya sendiri termasuk menafkahi diri sendiri. Ini yang repot. Karena bisa-bisa ketika masa tua datang kita justru menjadi penghambat buat keluarga atau merepotkan orang lain terutama dalam hal keuangan. Saya tidak mau ini terjadi, karena itu demi masa tua yang mandiri maka penting mempersiapkan dana pensiun sejak muda.

3. Bermanfaat meski sudah pensiun

2014-05-08_100543

Kita mungkin sudah pensiun dari pekerjaan, tapi seharusnya kita masih bisa untuk jadi orang yang baik dengan cara menjadi pribadi yang bermanfaat. Bukan berarti karena sudah pensiun semua lalu diserahkan pada anak atau keluarga. Menjadi orang tua yang bijak salah satunya bisa dilakukan dengan mempersiapkan dana pensiun sejak muda. Dengan begitu, kita tetap bisa memberi manfaat, menolong dan membantu keluarga atau orang lain meskipun kita sudah tidak aktif bekerja lagi atau istilah lainnya memasuki masa purna tugas, namun melalui dana pensiun yang dimiliki bisa tetap menjadi pribadi yang bermanfaat, itu jualah yang menjadi tujuan hidupku.

4. Sebagai wujud syukur dan menghargai diri 

2014-05-08_102638

Salah satu cara kita menghargai apa yang sudah diberikan Tuhan pada kita adalah menghargai diri kita sendiri. Tubuh kita juga perlu dijaga dan dirawat dengan olahraga, diberi makanan bergizi yang sehat dan diberi waktu istirahat yang cukup. Sama halnya dengan kebutuhan tubuh kita maka dana pensiun pun merupakan hal yang harus dipersiapkan untuk masa tua kita. Bentuk dari rasa menghargai diri adalah dengan menyayangi tubuh kita dan bentuk dari menyayangi diri adalah mempersiapkan dana pensiun sejak muda. Karena saya juga tidak ingin menjadi pribadi yang tidak bersyukur ketika muda dan sehat, dengan memiliki dana pensiun berarti saya telah menghargai masa muda yang diberikan Tuhan sekaligus menghargai masa tua saya yang akan datang kelak.

5. Sayang pada keluarga

2014-05-08_101344

Kalau dipikir-pikir sekilas semua orang pasti kalau ditanya sayang pada keluarga maka jawabnya adalah pasti sayang. Tetapi kenyataan itu berubah ketika ternyata ketika muda kita tidak cerdas mempersiapkan dana pensiun. Saya sendiri sekarang punya anak satu, suami dan keluarga yang masih saling berkomunikasi dan berhubungan baik. Memang tidak ada masalah saat ini, karena semua terasa cukup dan bahagia. Lalu, mungkinkah hidup ini selalu mulus seperti yang diinginkan. Jawabnya tentu tidak mungkin. Masalah itu bisa saja menimpa siapapun termasuk keluarga kita. Disinilah rasa sayang pada keluarga baru benar-benar diuji.

Sebut saja kematian, tidak bisa dihindari. Saya ingin ketika itu datang, saya sudah mempersiapkan sesuatu untuk ahli waris saya yaitu anak-anakku kelak. Dana pensiun adalah jawaban atas kekuatiran saya itu. Rasanya sulit membayangkan anak-anak kelak harus berjuang seorang diri tanpa bantuan dari orangtuanya terutama ketika ditimpa ujian hidup. Karena itulah hidup harus penuh dengan persiapan, siap ketika ujian hidup itu datang. Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan dana pensiun. Dengan begitu, ketika sanak saudara belum bisa sepenuhnya membantu, masih ada dana pensiun yang siap membantu ketika dibutuhkan anak kelak. Bagaimanapun persiapan itu penting!

6. Sejahtera di masa pensiun

2014-05-08_102009

Tentu saja menjadi sejahtera adalah impian semua orang termasuk sejahtera di masa pensiun. Apapun profesinya kita semua berhak sejahtera di masa purna tugas baik itu pegawai negeri, pegawai swasta, pegawai BUMN/BUMD, dokter, notaris, konsultan, pengacara, guru, arsitek, pedagang, petani, buruh, nelayan, mahasiswa dan lain sebagainya. Sejahtera berarti bisa menikmati hidup di masa purna tugas dengan nyaman, tercukupi dan bahagia tanpa beban yang berarti dalam hidup. Mempersiapkan dana pensiun adalah satu-satunya cara untuk sejahtera di masa purna tugas.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan dana pensiun?

Hidup Sehat, agar mampu bekerja produktif

Hidup Hemat, agar mampu menabung untuk mempersiapkan dana pensiun

Hidup Cermat, agar mandiri dan sejahtera di masa pensiun

2

Hidup ini harus penuh dengan persiapan! Sehat sebelum sakit, persiapan fisik dengan makanan bergizi, Kuat sebelum lemah, persiapan tubuh dengan olahraga dan istirahat cukup, Muda sebelum tua, persiapan dana pensiun  sejak muda.

Hidup ini juga penuh prioritas! Tubuh yang sehat dan kuat, Kebutuhan hidup yang cukup dan terpenuhi, Keluarga yang bahagia, Dana Pensiun yang cukup dan tersedia, Jadi, mengapa harus tunggu fisik melemah dulu memikirkan dana pensiun? dan mengapa harus tunggu tua dulu baru mempersiapkan dana pensiun?

Sejak Muda Lebih baik dan percayakan pada yang memberi lebih!

Sumber Gambar:

http://www.clipartbest.com/
http://s3.amazonaws.com/
http://3.bp.blogspot.com/
http://www.mentalhealthy.co.uk/
http://www.prosperitywealthservices.com.au/
http://sorsireearreaza.files.wordpress.com/
http://www.blogcdn.com/www.parentdish.co.uk/
http://www.achievemax.com/

Note : Semua ilustrasi dibuat sendiri oleh penulis

This slideshow requires JavaScript.

bni simponi

Lebih lanjut silakan cek link di bawah ini: 

http://bit.ly/BNI_Simponi

25 thoughts on “Agar Mandiri dan Sejahtera Hingga Pensiun Kelak

  1. AAaahhhh…bajusss bajus banget mak🙂 Btw itu bikin slidenya pakai apa Mak? Aku nyoba belum bisa bajus gitu bikinnya. ajarin dong mak🙂

  2. Pingback: Agar Mandiri dan Sejahtera Hingga Pensiun Kelak | upiw's Blog
  3. Oh,aku ternyata udah berkunjung ya. Tapi gakpapa demi pisgor-cokju dan kopi item. wkwkwk. BNI emang syippp tenan ya. Bisa memfasilitasi semua profesi untuk punya dana pensiun🙂

    btw tutorialnya tetep ditunggu lhooo …

  4. ia mak….dana pensiun itu penting…bekerja di masa muda..senang di masa tua ya mak..ga harus banting tulang lagi..tinggal bersenang2 dgn anak cucu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s