Hidup Si ZombiKeKe alias Zombigaret Keras Kepala

Minggu, 10 Maret 2007

Pukul 10.30 WIB

Dear Diary,

Hari ini aku kembali harus kemo lagi, lagi…iya lagi, oh aku bosan, rasanya lelah sekali. Ingin rasanya aku berhenti melakukan semua ini, belum lagi obat-obatan yang harus rutin kumakan karena kata dokter kanker paru-paruku ini semakin parah. Keduanya harus kulakukan bersamaan hingga aku sembuh. Entahlah apa aku bisa sembuh atau ga. Aku bahkan kini kurus kering, yang paling kubenci batukku ini sangat mengganggu. Risih sekali apalagi jika harus memakai masker khusus agar tak menulari orang lain yang terlihat jijik melihatku.

Sebelumnya aku hanya sebagai perokok pasif dan semua terlihat baik-baik saja. Sampai aku memutuskan untuk menjadi perokok aktif tahun 1999. Kebiasaanku itu memang sudah ditentang keluarga, tapi tak seorangpun mampu menghentikanku merokok. Kamarku penuh dengan puntung rokok bahkan sampah rokok tersebar dimana-mana. Jadi anak kos memang menyenangkan, aku bisa bebas dan sesukaku di kamar, ga ada aturan untuk tak boleh merokok di kosan karena yang punya kos ga mau ambil pusing dengan kesehatan penghuni kos yang penting tiap tanggal 1 wajib setor uang kos, yang lainnya bebas sebebasnya.

Semua memang terasa nikmat ketika itu, apalagi keuanganku selalu lancar dari orangtuaku. Bisa dibilang cukuplah meski ga bisa berfoya-foya seperti teman-teman kos lainnya yang punya Honda Jazz sendiri dan bisa ke Club tiap malam minggu bersama pacar-pacarnya. Ya pokoknya cukuplah apalagi untuk beli 3 bungkus rokok sehari, itu semua mudah kudapatkan. Sampai akhirnya aku divonis dokter mengidap kanker paru-paru stadium 3 tahun 2003. Semua pun berubah.

 zombigaret

***

Senin 11 Maret 2007

Pukul 03.00 WIB dini hari

Dear Diary,

Kenalkan dengan Zombie? Iya si zombie yang seperi mayat hidup itu. Coba lihat aku, sekarang ini aku memang masih hidup tapi sebenarnya aku sudah mati sejak pertama kali aku memutuskan untuk merokok. Akulah di Zombigaret, manusia jadi-jadian, hidup bernyawa tapi mati raganya. Gimana ga? Aku positif menjadi satu dari penderita kanker paru-paru yang hidupnya penuh dengan ketidakpastian, parahnya lagi semua yang tadinya baik padaku kini berubah menjadi musuh yang sepertinya mereka hanya perduli jika aku ga mengidap kanker paru-paru. Menjadi candu rokok itulah aku saat ini, yang bahkan kalo habis makan ga ngerokok rasanya ada yang kurang, kalo BAB tanpa rokok pun rasanya ga asyik, ngumpul-ngumpul bareng teman dan cewe tanpa rokok pun rasanya kurang mantap, main game semalaman rokok setia menemaniku.

Rokok memang sahabat setia Zombigaret, sekaligus setia menjerumuskanku menjadi pengidap kanker paru-paru komplikasi. Silakan membayangkan rupaku seperti apa. Pokoknya selain batuk berdarah yang semakin parah, suara yang serak, nyeri di dada, tampang lusuh meski sudah mandi dua kali sehari, gigi rusak dan mulut bau meski sudah sikat gigi berulang kali. Ga ada lagi bagian dari tubuhku yang bisa diandalkan seandainya harus jadi pajangan pun sudah ga pantes yang ada orang takut dan muntah liat tampangku ini.

Aku sukses menuai kecaman dari dokter yang praktis membuatku sukses sebagai Zombigaret terkeras kepala masa kini, yang justru menyia-nyiakan hidup untuk jadi hamba rokok dan sukses membuat kaya pengusaha dan perusahaan rokok. Dokter pernah bilang, “kalo masih nekad merokok sembunyi-sembunyi padahal sudah kena kanker paru-paru, itu sama saja kamu bunuh diri perlahan-lahan, dan itu lebih sakit daripada langsung suntik mati, tau kamu?”, ucap dokter dengan tegas. Mungkin karena sifatku yang keras kepala ini, dokter sampai harus bilang begitu padaku.

But, seriously I am a walking dead man just because I trust cigarettes as my best friend.

I am a terrifying “zombie”. It is all because my foolish mistake for choosing myself as an active smoker.

If I can turn back time I’d like to be a non smoker man but now all I can see is only death, it is now my best friend, it is the nearest thing to me right now.

Poor me!!

zombigaret keras kepala

8 thoughts on “Hidup Si ZombiKeKe alias Zombigaret Keras Kepala

  1. Ternyata bisa. xixi… Maaf tulis komentar lagi.
    Semoga menang ya…..
    Rajin banget ikut kontes dan selalu well prepared bahannya. Salut…. Boleh nyontek?😉

  2. hemm, ini nih yang paling saya benci di dunia ini, rokok. Bukan apa-apa mak, masalahnya, nafasku sering sesak kalo udah cium bau rokok dari jarak 10 meter. Hidungku sakit, kepalaku pusing. semoga zombigaretnya udah pada nyadar ya mak. sukses🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s