“TB” Ada Di Sekitar Kita dan [BISA] Disembuhkan

Hai, semuanya…

Perkenalkan namaku “TB” alias Tenar Bener eh salah bukan-bukan, sebenarnya namaku adalah Tuberkulosis. Seperti singkatan lain dari namaku yaitu Tenar Bener, aku memang cukup populer di kalangan penyakit infeksi pada golongan semua usia. Iya, semua usia tanpa pandang bulu. Orang-orang banyak memanggilku dengan nama “TB” saja, supaya lebih mudah mengenali dan mengingatnya. Aku bahkan disebut-sebut sebagai penyebab kematian nomor satu untuk golongan penyakit infeksi semua usia. Sungguh pemberian gelar yang menyeramkan sekaligus memprihatinkan!!

Sembuhkan TB

*Gambar hanya ilustrasi penulis

Jujur saja, orang-orang sangat tidak menyukai aku. Aku si “TB“, memang sepertinya musuh dari semua orang. Meskipun semua orang membenciku tapi aku tetap akan membocorkan rahasiaku, agar orang-orang tak lagi membenciku karena sifatku yang mematikan jika tak diobati dengan benar dan teratur. Melainkan menjadikanku bahan kajian dan riset terkait distribusi TB untuk menghentikannya sehingga semua orang bebas dari TB.

Dimana kita bisa menemukan TB?

1. Di daerah yang padat penduduk namun kumuh

Kuman, bakteri sangat menyukai tempat yang kumuh, sanitasi yang buruk dan lingkungan yang tidak bersih. Masyarakat yang tinggal di daerah padat peduduk namun kumuh seperti gambar di bawah ini, harus berhati-hati karena kemungkinan ada pasien TB di dalam. Jika ada satu saja yang menderita penyakit TB, maka dengan kondisi yang seperti ini maka penyebaran penyakit TB akan sangat cepat terjadi. Lingkungan padat penduduk dan kumuh adalah rumah terbaik untuk tumbuhnya bakteri termasuk bakteri penyebab TB.

2. Di daerah yang kotor

Masyarakat yang tinggal di daerah yang kotor maka jauh dari higienis. Baik dari sumber air, makanan, udara dan orang-orang yang berada di dalamnya. Oleh karena itu, TB sangat mungkin berada di daerah yang kotor seperti gambar di bawah ini. Jika di dalam ada seseorang yang menderita TB, maka penularannya pun akan sangat cepat karena kurangnya imun tubuh masyarakat akan mempermudah masuknya bakteri dari penyakit TB.

Atau bahkan jangan-jangan TB ada di kantor, di rumah, di lingkungan sekitar kita tinggal, di sekolah anak-anak kita, di jalanan, di terminal, bisa dimana-mana. Karena jika tidak mengenali gejala pasien TB yang benar, kita tidak pernah tau kalau mereka ada di sekitar kita.

*****

Apa sih sebenarnya yang menjadi penyebab TB?

sembuhkan TB

Bakteri Mycobacterium tuberculosis atau si “kuman Myco” adalah penyebab terjadinya penyakit TB. Sangat suka tinggal di daerah yang padat seperti wilayah Barat Indonesia ataupun daerah yang kotor dimana akan sangat rentan penularan TB-nya. “Kuman Myco” suka sekali tebar-tebar pesona di udara sehingga udara menjadi media penyebaran satu-satunya. Dimana-mana kuman itu paling tidak suka sama yang namanya “bersih”. Karena itu bersih juga musuh utama dari kecepatan penularan TB. Karena TB ini juga masalah global bukan di Indonesia saja. Oleh karena itu, penting untuk mengenalinya.

Bagaimana ya agar terhindar dari TB?

Ilustrasi oleh penulis

Ilustrasi oleh penulis

Karena penyebabnya adalah si “kuman Myco”, maka jalan satu-satunya adalah menjauhinya agar terhindar dari TB. Karena si “kuman Myco” juga sukanya tebar pesona di udara, sebaiknya jika sedang berada di wilayah yang padat penduduk dan lingkungan yang kotor maka setidaknya pergunakanlah masker. Kita kan tidak pernah tahu apakah di tempat dimana kita berada saat itu sudah terbebas dari “kuman Myco” makanya seperti kata pepatah ‘sedia payung sebelum hujan’. Atau jika memang kita mengetahui ada seseorang yang tinggal dekat kita menderita TB, maka segera dibawa ke Rumah Sakit agar segera tertangani. Karena sebenarnya TB itu bisa disembuhkan asalkan kita segera menanganinya.

Sebagai teman kita juga wajib perduli dengan pasien TB, bukan malah membiarkannya atau menjauhinya karena takut tertular. Selama kita tahu cara penularannya dan tahu cara menjaga diri agar tak tertular maka sebenarnya tidak ada masalah membantu pasien TB. Misalnya saja, teman sekantor kita terkena TB, dan dia tinggal di ruang ber-AC bergabung dengan yang lainnya, ketika dia batuk, bersin, berbicara atau tertawa maka ketika itu jugalah kuman Myco  alias bakteri Mycobacterium tuberculosis terhirup oleh orang lain melalui udara. Kuman Myco juga sangat cepat menyebar di lingkungan dengan udara yang terbatas seperti ruangan tertutup ber-AC di kantor-kantor. Makanya, yuk kita saling peduli dan mengingatkan satu sama lain.

Ilustrasi oleh penulis

Ilustrasi oleh penulis

Bagian tubuh apa sih yang diserang oleh si “Kuman Myco”?

Si “kuman Myco” sangat menyukai area yang lembab dan tempat favoritnya di dalam tubuh adalah pada paru-paru. Dia bisa saja menyerang bagian tubuh lainnya seperti ginjal, otak dan tulang belakang tetapi hingga saat ini paru-paru masih menjadi bagian tubuh yang paling banyak diserangnya.

Ilustrasi oleh penulis

Ilustrasi oleh penulis

Lalu, bagaimana gejala terserang TB ?

Katakanlah kita pernah tinggal dengan seseorang yang terkena TB atau di kantor ada teman yang terkena TB. Maka hal pertama yang bisa kita lakukan setelah mengetahui hal tersebut adalah memeriksakan diri ke Rumah Sakit. Kesehatan itu mahal harganya, jadi selalu bekali diri dengan ilmu, kenali gejalanya dan #sembuhkanTB segera.

ilustrasi oleh penulis

ilustrasi oleh penulis

Bagaimana cara mendeteksi TB?

Diagnosis TB juga bisa dilakukan dengan beberapa cara termasuk tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi materi genetik dari penyebab bakteri TB. Jika memang merasa ada gejala TB pada tubuh, sebaiknya segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit agar tidak terlambat penanganannya. Ingat TB dapat disembuhkan!!

SEMBUHKAN TB

Jika sudah tertular, bagaimana menyembuhkannya?

TB bisa disembuhkan dengan syarat harus melakukan pengobatan yang benar karena jika tanpa pengobatan yang benar dan teratur justru kematian yang akan menjemput. Jika memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit dan akan diberikan pengobatan yang terdiri dari beberapa jenis dimana fungsiobat tersebut adalah untuk “membunuh bakteri Mycobacterium tuberculosis”. 

Jadi, sungguh-sungguhlah berobat, selalu positif dan yakin bahwa anda bisa sembuh sembari terus memanjatkan doa pada yang Kuasa. Selain itu, perhatikan lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih juga makanan yang dimakan haruslah yang bergizi. Nah, untuk mendisiplinkan diri minum obat bisa dilakukan dengan TPL (Terapi Pengamatan Langsung) dimana ketika mengkonsumsi obat, pasien TB ditemani oleh perawat secara langsung agar lebih efektif dan efisien. Disiplin minum obat menjadi penentu pasien TB bisa sembuh.

Kan pengobatan TB mahal, siapa bilang?

Sembuhkan TB

 

sembuhkan TB

Dan untuk Indonesia sendiri Kementerian Kesehatan telah menargetkan Indonesia Bebas TB Tahun 2050. Eitsss, tapi bukan berarti menunggu tahun itu kita berdiam diri loh, kita mesti tetap membentengi diri dengan ilmu sehingga tahu bagaimana agar terbebas dari TB dan mampu membantu proses  penyembuhan pasien TB di Indonesia

yuk bersama kita #SEMBUHKANTB

 

Sumber Referensi:

http://blog.tbindonesia.or.id/
http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=2145
http://www.vdh.virginia.gov/TB/Patients/brochures/TBDisInd.pdf
http://www.jpnn.com/read/2013/04/14/167286/Kenali-Gejalanya,-TBC-Bisa-Disembuhkan-
http://www.stoptbindonesia.org/2013/07/kuman-tb-mudah-menyebar_12.html

Sumber Gambar:

http://www.tbcoalition.eu/
http://sitemaker.umich.edu/
http://medicine.med.nyu.edu/

10 thoughts on ““TB” Ada Di Sekitar Kita dan [BISA] Disembuhkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s