Sebagai Pengingat :That’s All

Sebenarnya aku bukan tipe seseorang yang suka mempublikasi status secara update, aku cenderung penikmat status para sahabat di sebuah media sosial yang kini cukup digandrungi semua orang. Meski begitu, beberapa kali statusku cukup membuatku bahagia karena di dalamnya tersimpan maksud tertentu dan tujuan yang ingin kusampaikan meski yang memberi reaksi berupa balasan hanya sedikit tapi tidak mengurangi makna dari niatan sesungguhnya. Karena bukan masalah seberapa banyak yang me-like atau membalas status tersebut yang penting tapi tujuan yang kita ingin sampaikan itu dapat tercapai🙂 *semoga demikian

Pernah suatu ketika, aku menuliskan status berikut ini:

status sebagai pengingat

Kala itu, ketika aku mendengarkan sebuah ceramah dari seorang Ustad di televisi, aku seperti terenyuh dengan keadaan saat ini. Bukan hal yang aneh jika kita melihat fenomena gaya hidup masa kini yang memang semakin jauh dari budaya ketimuran apalagi dari tiang agama. Ketika kita semua justru terlalu menyibukkan diri dengan penampilan luar kita dan melupakan hal yang sebenarnya justru lebih penting untuk kita hiasi dan kita tata, itulah “hati”. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, yang ada adalah ketika kita sadar itu salah lalu berusaha memperbaiki diri. Itulah saat dimana kita belajar dan berusaha menuju manusia yang lebih baik. Bahagianya adalah ketika ada sahabat yang memberi ucapan “like this banget” , karena itu menandakan bahwa sahabat juga ikut merasa instropeksi diri sebagai reaksi dari status yang tertulis tersebut. Meski kata itu terlihat sederhana namun bagiku, itu sangat berarti karena jika kita perduli pada saudara-saudara kita, sudah sewajarnyalah kita saling mengingatkan untuk kebaikan.

status pengingat

Lalu status kedua yang pernah kutuliskan adalah:

status pengingat

Status ini tertulis karena ketika itu, seseorang yang dekat denganku merasa ragu ingin meraih impiannya. Lalu, ceritanya membuatku tersadar bahwa di dunia ini apa yang kita lalui, apa yang kita jalani sudah menjadi ketentuan Sang Ilahi tapi bukan berarti kita tidak mencoba, karena untuk mencapai sesuatu yang kita impikan diperlukan sebuah usaha, mungkin bukan satu kali, atau dua kali atau tiga kali bahkan berulang kali. Teruslah berusaha, karena ketika gagal bukan berarti kalah namun ada pelajaran yang sudah dilalui di dalamnya, ada proses yang sudah dilewati di dalamnya dimana kita sadar bahwa kesungguhan kelak akan membuahkan hasil, meski tidak instan. Dan reaksi dari sahabat membuatku bahagia karena ada balasan yang mengatakan “menjalani dengan pemahaman terbaik kita sesuai jalan Allah, dan “diperlukan hati yang lapang dan niatan yang serius dari dalam diri” untuk bisa meraih semua impian kita itu.

status sebagai pengingat

Seperti halnya pepatah yang sering kita dengar di bawah ini:

Man Jadda Wa Jada artinya barangsiapa yang bersungguh-sungguh, maka pasti akan berhasil, *insyaallah

status pengingat

Jujur saja, tujuan dari kedua status tersebut hanyalah “Sebagai Pengingat“, hanya itu. Tidak ada maksud lainnya. Apa perlu mengingatkan?? bagiku, itu penting, karena kita hidup di dunia adalah untuk memperbaiki diri dan mengingatkan sesama. Seperti yang disampaikan dalam Hadist berikut ini:

“Barang siapa mengajak kepada suatu kebaikan, maka ia mendapat pahala seperti orang yang mengikutinya, dengan tidak mengurangi sedikitpun pahala-pahala mereka. Dan barang siapa yang mengajak kepada kesesatan maka ia akan mendapat dosa seperti orang yang mengikutinya, dengan tidak mengurangi sedikitpun dosa-dosa mereka.” (H.R. Muslim)

Artikel ini diikutkan dalam Giveaway Blogger Dengan Dua Status di BlogCamp

Blogger Dengan Tiga Status

26 thoughts on “Sebagai Pengingat :That’s All

  1. Sama dong mak kita…sy jg jrg sekali update status…klau gak bener-bener ada yg ingin disampaikan…takutt intinya…takut sm efek dan tanggungjawabnya…terimakasih statusnya mengena di hati mak….

    • hihihi, makasih mbak, sy suka nulis cepat apalagi kalo anak lagi anteng dan temanya suka, hehehe…🙂 tp masih terus hrs bnyk belajar juga🙂 ayo ikutan juga

  2. Mak, statusnya bisa keren-keren gitu sih, nggak kayak status pesbukku yg error melulu hihihii…

    Iya bener Mak, kadang dengan menorehkan sesuatu di sosmed yg kita gunakan, bisa menjadi pengingat untuk diri kita sendiri maupun orang lain yg memang butuh diingatkan. Thks for share ya Mak.

  3. Ngaku penikmat dan jarang update, tapi sekali update dalem sekali, mbak. jleb. menjadi renungan dan yang kedua memang kegagalan bukan lantas menjadi kemunduran dalam berkarya dan berusaha. harus tetap. Tuhan masih menyimpannya untuk kita, meski dengan hasil yang berbeda sekalipun🙂

    Sukses yah untuk GAnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s