Hai Ladies “sayangi tubuhmu”

Rasanya ga pernah kehabisan kata-kata kalau bicara soal rokok. Huft, entah sejak kapan rokok ini ada, koq ya meskipun sudah ditulis “MEROKOK MEMBUNUHMU” secara jelas di iklan TV, tetap saja masih banyak perokok dimana-mana. Di keluarga besarku sendiri, dulunya banyak sekali perokok bukan cuma pria tetapi wanitanya pun sama. Dahulu, saya melihat jumlah perokok tidak membedakan jenis kelamin, sempat ada masa wanita mulai jarang terlihat merokok di depan umum. Nah, sekarang balik lagi ke masa yang dulu dimana wanita dengan bebasnya tanpa punya rasa malu melakukan hal yang sama dengan pria. 

Beberapa dari teman terdekatku yang juga wanita adalah perokok. Namun, perlahan mulai sadar dan berhenti merokok apalagi setelah sudah pada menikah dan punya anak. Rasa ingin menjadi sehat agar mampu menjaga amanah “anak” dengan baik rata-rata menjadi alasan berhenti merokok sehingga lebih diprioritaskan. Saya sangat tertarik dengan artikel “Wanita Merokok dan Efek Kesehatannya” pada www.tanyadok.com, karenanya saya mencoba mempelajari beberapa artikel yang terkait tentang hal tersebut pada website tersebut dan ingin berbagi pandangan kepada sahabat semua di dalam tulisan saya kali ini.

Peta Jumlah Perokok Dewasa Dunia

Peta Sebaran Jumlah Perokok Dewasa Dunia (Sumber: disini)

Indonesia termasuk 50 besar negara dengan jumlah pengkonsumsi rokok berbahan tembakau di dunia. Jika dibandingkan dengan negara-neraga ASEAN lainnya, maka dipastikan Indonesia juaranya karena tidak ada negara ASEAN lainnya diantara 50 besar tersebut. Lagi-lagi ini prestasi yang buruk untuk Indonesia. Konsumtifnya ga tanggung-tanggung di rokok lagi. Huft….

data dan fakta tentang rokok

Data dan Fakta Tentang Rokok (sumber: disini)

Jika memperhatikan informasi dari ASH (Action on Smoking & Health), dapat kita ketahui bahwa kemungkinan kematian akibat rokok diperkirakan akan meningkat sangat tajam dari abad 20 menuju abad 21 yakni dari 100 juta kematian menjadi 1 miliar kematian. Bahkan disebutkan dalam setiap 6 detik ada 1 orang yang meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan oleh tembakau. Yang lebih menyedihkan lagi sepertiga dari non-smokers alias bukan perokok aktif tiap tahunnya yang meninggal dunia justru anak-anak. Sungguh kematian yang sia-sia, generasi penerus yang seharusnya masih dapat menikmati masa-masa keemasannya harus meninggal dengan percuma akibat kesalahan yang bukan dilakukannya. Ironis!!

Semoga belum pada bosan kalau kita bahas lagi ya, niatnya kan ingin berbagi, supaya kita dapat mengingatkan antara yang satu dengan yang lain khususnya bagi para wanita. Selama ini dampak buruk merokok selalu dikaitkan dengan gangguan saluran pernafasan, padahal merokok juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Diabetes Mellitus. Dan yang lebih mencengangkan lagi adalah hasil temuan dari The Cancer Prevention Study yang terdapat di dalam artikel http://www.tanyadok.com, yang menyebutkan bahwa:

Perempuan yang merokok lebih dari 40 batang per hari memiliki risiko terkena Diabetes Mellitus 74% lebih tinggi daripada perempuan yang tidak merokok, sedangkan risiko terkena Diabetes Mellitus bagi laki-laki perokok meningkat sebesar 45%.

Pada artikel lainnya di http://www.tanyadok.com ada informasi yang menyatakan bahwa Merokok juga dapat menyebabkan kanker mulut, ini merupakan fakta. Sebagai wanita, kita tidak mau kan mengalami hal tersebut. Sesuai dengan artikel yang terdapat pada http://www.tanyadok.com, bahwa merokok ternyata penyebab utama terjadinya kanker mulut. Waw, ternyata oh ternyata…. disebutkan juga ada dua faktor yang mempengaruhi risiko tersebut yaitu: berapa lama dia merokok dan berapa banyak rokok yang dihisap pertahunnya. Jadi, jika memang punya kebiasaan merokok, sebaiknya periksakan kesehatan gigi dan mulut secara berkala tiap 6 bulan sekali dan jangan anggap remeh pada sariawan atau adanya bercak merah atau putih yang tidak sembuh-sembuh.

Menurut artikel pada http://www.tanyadok.com, Merokok bahkan dapat menyebabkan nyeri kronis pada wanita. Di dalam artikel tersebut, seorang peneliti dari Universitas Kentucky menemukan bahwa:

Wanita yang merokok berlebihan akan mengalami nyeri otot yang berkepanjangan. Kumpulan gejala yang termasuk dalam analisis yaitu fibromyalgia, sciatica, nyeri kronis pada leher, nyeri pada sendi, nyeri kepala kronis dan nyeri lainnya. Wanita yang merokok atau wanita yang dulunya perokok, mempunyai resiko lebih tinggi mengalami salah satu dari nyeri tersebut dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Sebagai tambahan, merokok setiap hari berkaitan dengan nyeri kronis pada usia tua, prestasi sekolah yang menurun, dan obesitas.

Mungkin masih sedikit dari kita yang tahu bahwa merokok juga berdampak buruk pada kulit. Wanita cantik dan sehat tentu sangat perduli dengan kulit. Di salah satu artikel lainnya pada http://www.tanyadok.com yang berjudul merokok juga berdampak buruk pada kesehatan kulit dan disebutkan bahwa, ada 4000 macam racun rokok dana sebagian besarnya diserap langsung dan masuk ke peredaran darah lalu masuk ke struktur kulit. Nah, ketika masuk ke lapisan atas kulit, aliran darah dan oksigen menjadi berkurang sehingga regenerasi sel kulit menjadi berkurang. Ada lagi nih, asap rokok bahkan disebutkan dapat merusak serabut kolagen dan serabut elastin pada kulit yang konon lebih beracun jika bercampur bersama sinar ultraviolet sehingga memperparah kerusahan sel-sel kulit. Akibatnya, penampilan kulit secara fisik akan berubah karenanya juga timbul penuaan dini dan munculnya keriput.

Pernah dengar KITA KORBAN alias Aliansi Masyarakat Korban Rokok Indonesia (AMKRI)??

Masih di salah satu artikel di http://www.tanyadok.com disebutkan bahwa Kita Korban adalah Aliansi Masyarakat Korban Rokok Indonesia (AMKRI) yang sangat peduli dan prihatin pada masyarakat yang sudah menjadi korban bahkan yang sudah terkena dampak bahaya dari merokok tersebut. Rasanya bersyukur masih ada orang-orang yang perduli seperti mereka, karena pendirinya sendiri adalah beberapa orang survival kanker pita suara dan keluarga korban yang selama ini aktif dalam gerakan pengendalian rokok. Rasa salut layak dihaturkan pada mereka yang ingin membantu siapapun untuk segera berhenti merokok karena jelas “KITA adalah KORBAN”. Meskipun sudah ada AMKRI, tapi rasanya pabrik rokok masih merajai di negara kaya tembakau ini. Entahlah, apa karena tidak mengindahkan lagi pentingnya kesehatan dan amanah “tubuh” untuk dijaga dengan baik. Setidaknya dengan adanya AMKRI, kita berupaya mensosialisasikan dan mendukung segala kegiatan terkait rokok dan dampak buruknya, harapannya untuk mengurangi dampak buruk rokok tentunya.

Kabar baiknya lagi adalah, saat ini telah dikembangkan vaksin untuk berhenti merokok oleh sebuah perusahaan bioteknologi di Swiss yang diharapkan mampu membantu menghilangkan kecanduan terhadap nikotin.

Menurut artikel dari http://www.tanyadok.com yang berjudul “vaksin untuk berhenti merokok“, cara kerjanya meliputi empat hal, yaitu:

1. Vaksin ini menggunakan bagian dari protein yang menimbulkan respon imun terhadap nikotin.

2. Untuk mencegah nikotin mencapai otak, antibodi dari vaksin ini berikatan terhadap nikotin.

3. Rasa ingin merokok akan berkurang karena kurangnya kadar nikotin dalam otak, sehingga perokok dapat mengurangi ketagihannya terhadap tembakau.

4. Vaksin yang memiliki nama NicVAX ini digunakan dengan cara disuntikkan.

Segala bentuk penemuan dan inovasi apapun tentu akan sangat membantu pengurangan dampak buruk dari merokok. Meskipun tidak berdampak langsung tapi setidaknya ada usaha untuk menguranginya.

Gimana, para sahabat dan saudari-saudariku, seluruh wanita Indonesia, apa masih mau menambah daftar panjang prestasi pengkonsumsi rokok dunia? masih mau tampil gaya dan modern tanpa mengindahkan kesehatan dan kecantikan? Semoga saja kita semakin cerdas dan bijak dalam menentukan pilihan hidup kita ya.

Jika ada cara yang lebih baik untuk kita tampil sehat dan cantik kenapa harus memilih cara yang merusak diri. Ingatlah, generasi penerus bangsa itu ditempatkan di rahim seorang wanita bukan pria, dan sampai kapanpun tidak akan berubah. Karenanya, mari kita saling mendukung dan saling menolong agar tidak ada lagi korban terutama kaum wanita dan anak-anak yang menjadi korban dari bahayanya racun yang terkandung pada rokok.

Pernahkah merasa bingung harus bagaimana menjaga tubuh agar cantik dan sehat?

cantik sehat wanita

Sekarang, sudah cukup dengan bingung dan pusingnya, yuk simak berbagai tips untuk menjaga tubuh kita agar cantik dan sehat tanpa rokok:

1. Tubuhmu adalah amanah

Tuhan memberikan tubuh yang sehat dan cantik untuk dijaga dan dirawat bukan untuk diracuni. Dengan mengingat hal ini, semoga kita semua kaum wanita punya niat dan kemauan yang kuat untuk menjadi wanita yang lebih sehat dan cantik untuk menjaga amanah dari Tuhan tersebut. Di rahimmu dititipkan aset yang paling berharga. Tuhan menitipkan anak di dalam rahim wanita. Tentulah karena wanita adalah makhluk ciptaanNYA yang dipercaya mampu menjaga rahimnya. Semoga dengan mengingat hal tersebut, sebagai kaum wanita kita semakin jauh dari perbuatan yang dapat merusak tubuh dan rahim kita. Masa depan generasi yang sehat dan cerdas terletak pada kaum wanita.

2. Lakukan hal-hal yang positif

Begitu mengetahui ternyata banyak sekali dampak buruk dari merokok untuk wanita maka semoga saja semakin bertekad untuk lepas dari pengaruh rokok. Lakukanlah hal-hal yang positif yang disukai. Misalnya: menulis, berolahraga, naik gunung dan hal-hal lainnya yang bisa mengalihkan perhatian pada rokok.

3. Berteman dengan wanita yang tidak merokok

Lingkungan sangat berpengaruh pada kebiasaan seseorang. Begitupun dengan wanita, jika berteman dengan wanita yang tidak merokok maka diharapkan akan menularkan hal positif. Saling mengingatkan dan menguatkan antara yang satu dan yang lain dapat membantu mengurangi pikiran-pikiran untuk kembali merokok jika sudah merokok atau menghindari pemikiran tentang coba-coba merokok.

4. Semakin dekat dengan keluarga khususnya orangtua

Keluarga khususnya orangtua biasanya akan selalu mengingatkan, meskipun memang sebaiknya dilakukan dengan cara yang lembut dan tidak frontal sehingga membuat hati menjadi luluh. Keluarga dan orangtua terutama ibu adalah sosok yang paling dekat dengan anak-anaknya. Karena itu, kata-kata dan nasehat Ibu dalam hal ini tentu akan sangat membantu anaknya untuk mencintai tubuhnya dan menjauhi rokok. Salah satu pendekatan psikis yang diharapkan paling ampuh untuk memberi benteng pada anak terhadap pengaruh luar seperti rokok.

5. Suntik vaksin NicVAX

Jika di Indonesia sudah tersedia vaksin NicVAX,  mungkin bagi yang masih merokok bisa mencobanya. Diharapkan mampu mengurangi keinginan untuk merokok hingga pada tahap berhenti merokok.

Nah, kalau masih belum puas juga dengan tips dari saya, untuk lebih lengkapnya ada banyak sekali tips berhenti merokok di http://www.tanyadok.com. Bahkan, sahabat bisa menemukan jawaban yang akurat karena bisa langsung tanya dokter di website tersebut, dan untuk memudahkan sahabat bertanya kapanpun dan dimanapun silakan download toolbar yang disediakan http://www.tanyadok.com yang berada di pojok kiri bawah:

2014-03-05_230521

Jangan ragu untuk Tanya Dokter yah…

Pesan saya untuk wanita Indonesia:

Yuk kita jadi wanita sehat dan cantik dengan tidak merusak tubuh kita

Sumber Referensi:

1. http://www.tanyadok.com/kesehatan/merokok-dan-diabetes
2. http://www.tanyadok.com/berita/kita-korban-aliansi-survival-dari-dampak-merokok
3. http://www.tanyadok.com/kesehatan/merokok-dan-kesehatan-mulut
4. http://www.tanyadok.com/kesehatan/wanita-merokok
5. http://www.tanyadok.com/berita/merokok-dan-nyeri-kronis-pada-wanita
6. http://www.tanyadok.com/kesehatan/merokok-dan-efeknya-pada-kesehatan-kulit
7. http://www.tanyadok.com/kesehatan/vaksin-untuk-berhenti-merokok
8. http://ash.org/resources/tobacco-statistics-facts/
9. http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_cigarette_consumption_per_capita

Disclaimer: Semua tulisan yang dikumpulkan selama durasi lomba ini, isi dari tulisan adalah di luar tanggung jawab TanyaDok, oleh karena itu TanyaDok berhak untuk dibebaskan dari segala tuntutan dan/atau ganti rugi  di kemudian hari apabila ada masalah yang ditimbulkan dari isi tulisan tersebut.

17 thoughts on “Hai Ladies “sayangi tubuhmu”

  1. Ngelihat cewe ngerokok aneh aja, meski ngelihat lelaki ngerokok juga nyebelin. ha..ha… sukses ngontes yak maaak🙂

    • ga hanya beberapa aja mbak…buanyaaak loh,😦 bahkan mereka mau karena pergaulan mbak, pernah dengan social smoker? nah itulah dia mbak😦 sediiih

    • iya mbak, semoga aja dengan menyadari tubuh kita amanah kita bisa selalu menjaganya dengan sebaik-baiknya🙂 aamiiniya mbak, semoga aja dengan menyadari tubuh kita amanah kita bisa selalu menjaganya dengan sebaik-baiknya🙂 aamiin

  2. Duh..keluarga besar suami banyak yg perokok dan beberapa meninggal krna penyakit kronis akibat rokok. Sampai bosan suami menegur adik perempuannya supaya berhenti merokok. Mamah mertua meninggal krna rokok dan diabetes. Bapak mertua kena kanker paru-paru. Di kampung suami, masih banyak perempuan yg merokok sampai nenek2😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s