Kunci Terciptanya Pribadi yang Unggul

Sumber gambar : disini

Sumber gambar : disini

Indonesia memang kaya, sangat kaya, bahkan disebut-sebut memiliki potensi untuk menjadi Negara Maju yang setara dengan Negara-negara maju lainnya di dunia. Sebuah media online internasional BBC News bahkan menyebutkan bahwa Indonesia memiliki keberagaman etnik yang luar biasa dengan berbagai pulau yang menyebar di nusantara. Hal tersebut dicatat oleh BBC News sebagai gambaran negara Indonesia ini, namun pertanyaannya adalah apakah kita sudah menjadi bangsa yang unggul dengan kekayaan yang Indonesia miliki dan dipandang besar oleh bangsa lain.

Bangsa yang unggul biasanya menjadi panutan, menjadi tolok ukur bangsa lain untuk belajar dalam mengembangkan potensi negaranya. Tapi sejauh ini Indonesia masih banyak meniru metode bangsa lain yang sebenarnya belum tentu lebih baik jika diadaptasi pada bangsa Indonesia sendiri misalnya: kurikulum pendidikan. Lihat saja, bagaimana sekolah-sekolah umum dan sekolah bertaraf internasional bahkan hingga perguruan tinggi kebanyakan mengadopsi dan menggunakan metode pembelajaran dari luar negeri dimana pendidikan agama tidak lagi dinomorsatukan bahkan cenderung dianggap tidak penting. Padahal menjadi bangsa yang unggul tidak mungkin tercapai jika setiap pribadi unggul tidak terbentuk terlebih dahulu.

Lalu, darimana lahirnya pribadi yang unggul? Jika bukan dari dalam akhlak yang baik dan pribadi yang santun tentulah akan sulit menciptakan pribadi yang unggul. Apapun pilihannya entah itu ingin menjadi guru unggul, petani unggul, nelayan unggul, ustad unggul dan profesi unggul lainnya tidak mungkin tanpa akhlak yang mulia.

Terbentuknya kepribadian yang unggul dalam artian mumpuni, berkompeten dalam bidangnya bukanlah perkara yang mudah. Faktor penentu utama keberhasilan terbentuknya pribadi unggul adalah “Sosok Ibu”.

sumber gambar : disini

sumber gambar : disini

Sosok Ibu

Sosok Ibu adalah faktor penentu utama yang posisinya paling dekat dengan setiap pribadi. Sosok Ibu juga tidak mungkin diubah oleh siapapun, karena setiap manusia yang dilahirkan ke dunia berasal dari rahim seorang Ibu. Mungkin faktor lain bisa diubah dengan segala cara tetapi tidak dengan Sosok Ibu “Sang pendidik mulia” dimana karenanya dan darinyalah lahir seseorang dengan kepribadian baik dengan pribadi yang berakhlak. Ibu sangat berperan penting dalam pendidikan akhlak seorang manusia, dimana pada dasarnya proses itu sudah dimulai sejak janin masih dalam rahimnya.

Saya percaya Ibu adalah sosok yang paling mampu menciptakan pribadi unggul yang perannya tidak bisa tergantikan oleh siapapun hingga kapanpun. Berkomunikasi, membacakan hal yang baik, mengajak  untuk melakukan hal positif kepada anak sejak dalam rahim diduga mampu menciptakan generasi muda yang berakhlak dengan pemikiran yang cerdas.

Memulai pendidikan akhlak sejak anak berada di dalam rahim Ibu. Kemudian melanjutkan pendidikan tanpa mengebelakangkan pendidikan akhlak baik itu di sekolah formal maupun informal tentu akan sangat membantu proses terbentuknya karakter anak yang lebih kuat lagi. Usia anak hingga 5 tahun dipercaya adalah Golden Age, dimana anak menangkap segala yang ada di depannya, apapun yang diberikan padanya dengan sangat-sangat cepat, jutaan sel dalam otaknya berkembang dan merekam semua kejadian yang dilihat dan dirasakannya.

Oleh karena itu, sangat penting menciptakan pribadi yang unggul dari sejak anak di dalam rahim hingga masa keemasannya. Kemudian hal lainnya yang tidak boleh dilupakan adalah perhatian dan kasih sayang dari orangtua agar anak memiliki rasa cinta, rasa bahagia, rasa senang dalam kehidupannya. Anak yang dipenuhi kasih sayang tentu akan memiliki kepribadian yang santun, yang mampu membawa dampak positif pada orang sekelilingnya. Dengan begitu, apapun kelak cita-cita dan harapan si anak dan orangtuanya dapat tercapai.

Jika sudah melewati masa keemasan, dan pemberian pendidikan akhlak terlambat diberikan maka tentu akan terbawa hingga anak dewasa. Belum lagi jika orangtua kurang memperhatikan anak sehingga anak menjadi kurang kasih sayang maka akan sulit menciptakan pribadi yang unggul sebagai generasi muda penerus cita-cita bangsa. Karenanya diperlukan sosok Ibu yang unggul juga sehingga dapat tercipta generasi muda yang unggul di berbagai bidang. Ibu yang unggul tentu akan melahirkan generasi yang bermartabat, sukses dan penuh prestasi.

Dino Patti Djalal

Sumber gambar: disini

Lalu bagaimana menciptakan Sosok Ibu Unggul ?

Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan sosok Ibu unggul, diantaranya adalah:

1. Pendidikan bagi calon Ibu

Memberikan pendidikan sejak dini kepada perempuan atau calon ibu di Indonesia mengenai bagaimana pentingnya berkomunikasi dan menjalin hubungan baik dengan anak sejak dalam kandungan hingga masa keemasannya sehingga anak tumbuh dengan penuh kasih sayang dan percaya diri. Pendidikan ini sebaiknya disampaikan sejak kaum perempuan menginjak pendidikan SMA dimana tingkat kedewasaannya sudah mulai berkembang sehingga dapat diarahkan ke arah yang baik agar kelak berhasil melahirkan generasi muda yang unggul dan terhindar dari berbagai kenakalan remaja yang justru dapat merusak kondisi mereka yang mungkin saja jika tidak diberi pendidikan ini akan melahirkan anak-anak yang tidak semestinya lahir (di luar pernikahan yang sah).

Seperti kita ketahui kehidupan remaja saat ini sangat memprihatinkan. Bayangkan jika mereka tidak diberi pendidikan calon ibu, mereka tidak punya bekal, mereka mungkin tidak menyadari bahwa lahirnya generasi muda yang unggul sangat tergantung pada apa yang mereka lakukan di masa muda mereka. Melahirkan anak bukan perkara yang mudah, diperlukan ilmu dan kepribadian yang baik agar kelak anak terlahir dengan kondisi yang sehat dan cerdas.

Ibu adalah sekolah pertama bagi anak sehingga kaum perempuan dan calon ibu di Indonesia harus dibekali berbagai pendidikan terutama terkait akhlak agar kelak anak tumbuh menjadi pribadi yang unggul dengan kepribadian yang santun. Jika hal pertama yang diajarkan Ibu tersebut baik maka kemungkinan besar anak pun akan tumbuh dan berkembang dengan sangat baik, berprestasi dan santun.

Sosok Ibu dengan penuh kasih sayang

Sosok Ibu dengan penuh kasih sayang

2. Pendidikan kearifan lokal 

Indonesia, yang disebut-sebut kaya bahkan oleh dunia, dengan potensi keragaman etnik, budaya merupakan sumberdaya terbesar dan terbaik menuju teciptanya generasi manusia Indonesia yang unggul. Kenapa? karena ratusan etnik dan budaya menyimpan berbagai nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang jika dipergunakan dengan sebaik-baiknya bukan tidak mungkin bisa menggemparkan bangsa asing. Lihat saja saudara kita suku Baduy, suku Dayak, suku anak Dalam, bagaimana kuatnya komitmen mereka dalam merawat hutan dengan sangat arif, yang menjadikan mereka sangat mungkin menjadi pelopor go green unggul. Jika menengok suku Jawa, bagaimana sopan dan santunnya mereka saat berucap dan berperilaku dengan orang tua, hormat dan mencium tangan ketika bertemu dengan yang lebih tua, membongkokkan badan seraya memberi salam. Sungguh nilai luhur yang kini mulai pudar di masa sekarang. Melirik ke Sumatera, Madura dan Papua, dimana kaum perempuannya adalah pekerja keras, mandiri dan tangguh. Mereka semua pun sangat layak menjadi panutan atas kegigihannya dalam mendidik dan membesarkan anak. Mereka adalah sosok Ibu unggul yang telah ada di Indonesia.

Sosok Ibu dari Suku dayak yang hidup di dalam hutan lindung Kalimantan Timur (sumber gambar: disini)

Sosok Ibu dari Suku dayak yang hidup di dalam hutan lindung Kalimantan Timur (sumber gambar: disini)

Untuk menciptakan sosok Ibu yang unggul tidak harus kita meniru cara atau budaya negara lain. Kita, Indonesia punya beragam kekayaan etnik dengan kearifan lokal serta nilai luhur yang jika dilestarikan dan diterapkan kembali dalam dunia pendidikan sangat mungkin menciptakan sosok Ibu unggul yang mumpuni dan dapat mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi tantangan ke depannya. Dan masih banyak lagi kearifan lokal lainnya yang harus dipelajari dan diterapkan kembali, karena inilah kekayaan kita sesungguhnya yang hanya dimiliki oleh Indonesia dan tidak dimiliki oleh bangsa lain. 

ilustrasi kunci terciptanya pribadi unggul

Ilustrasi Pribadi Unggul (oleh penulis sendiri)

Apakah kita masih sibuk mencari dan meniru bangsa lain, padahal bangsa kita sendiri dengan berbagai potensi yang ada adalah bangsa yang besar yang punya keunikan dan keistimewaan yang tiada duanya ini kita acuhkan begitu saja?

Apakah kita kurang bersyukur, sehingga berusaha mencari solusi dari negeri orang, padahal banyak nilai budaya luhur dan kearifan lokal kita yang sangat layak kita jadikan pedoman dalam menciptakan bangsa yang bermartabat dan pribadi yang unggul?

Masihkah kita tidak percaya bahwa kita, bangsa Indonesia mampu menjadi manusia Indonesia yang unggul dengan curahan kasih sayang seorang Ibu yang dengan tetesan keringat perjuangannya antara hidup dan mati melahirkan kita, dimana para generasi muda masih banyak yang belum menyadari sepenuhnya arti perjuangan tersebut?

Jika bangsa Indonesia menyebut Indonesia sebagai Ibu Pertiwi, lalu apa bedanya dengan kita yang dilahirkan dari rahim seorang Ibu, di perut Ibu Pertiwi? Tidakkah kita seluruh bangsa Indonesia lahir dari perut Ibu Pertiwi, lalu apa yang sudah kita lakukan untuk membahagiakan Ibu Pertiwi. Hanya satu caranya “Menjadi Manusia Indonesia yang Unggul” dan sosok Ibu  yang unggul adalah “Kunci Terciptanya Pribadi yang Unggul”.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Dr. Dino Patti Djalal 

17 thoughts on “Kunci Terciptanya Pribadi yang Unggul

  1. salam kenal Mak..artikelnya sangat bagus banget..kalo jadi juri pasti sudah saya menangkan😀 saluut buat para ibu unggulan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s