Inovasi: Sekarang, Nanti dan Selamanya

“If you want something new, you have to stop doing something old”
― Peter F. Drucker

Inovation-Japan

Gambar diambil dari sini

Hidup memang tidak bisa dipisahkan dari masalah, selama masih hidup di dunia ini selama itu pulalah masalah menghantui kita. Tapi kita bisa berteman dengan masalah, mencoba memahami dan berdamai dengan masalah tersebut hingga menemukan jawaban atas masalah tersebut. Seperti kata Friedrich Nietzsche yang memandang masalah sebagai cara kita untuk menjadi lebih kuat.

“That which does not kill us, makes us stronger”
– Friedrich Nietzsche

Berbagai upaya melalui penelitian dan pengembangan terkait masalah sumber daya alam (sumber air bersih dari sungai, air untuk irigasi pertanian), infrastruktur ( jalan dan jembatan), permukiman (rumah sederhana dan ramah lingkungan) dan sosekling (sosial ekonomi lingkungan) telah dilakukan oleh anak bangsa. Mungkin banyak dari kita yang terpukau dengan hasil kreasi dan inovasi dari luar negeri. Tapi sebenarnya,  produk unggulan anak bangsa sendiri tidak kalah lho. Seperti kata pepatah “tak kenal maka tak sayang”Yuk, mari kita lihat berbagai karya yang bermanfaat, kreatif dan inovatif yang merupakan produk unggulan dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, beberapa diantaranya adalah:

2013-11-07_234006

Gambar diambil dari sini

1. EGA (Ecotech GArden)
Salah satu teknologi alternatif pengolahan air selokan (grey water) atau effluent tangki septik adalah dengan menggunakan tanaman hias air atau dikenal dengan Ecotech GArden. Teknologi ini bermanfaat untuk meningkatkan estetika lingkungan, dalam jangka pendek dapat menurunkan bau yakni menurunkan kadar Amonia sebesar 50%. Bahkan teknologi ini mampu memberikan penghasilan tambahan dari penjualan bibit bunga kurang lebih Rp. 219.000,-/tahun atau Rp. 106.000,-/meter persegi (sangat tergantung tren tanaman hias).

Mikrohidro-Balitbang-PU-3

Gambar diambil dari sini

2. MIKROHIDRO

Indonesia terdiri dari cukup banyak daerah yang terletak di pegunungan/ dataran tinggi. Dimana di daerah tersebut sulit untuk mendapatkan air baku dan listrik. Untuk menjawab masalah itu, maka dibuatlah teknologi mikrohidro dimana teknologi berskala kecil ini dapat diterapkan pada sumber daya air untuk mengubah potensi tenaga air yang ada menjadi daya listrik atau pemutar peralatan seperti pompa air, mesin giling padi dan lain sebagainya. Hanya saja memang saat ini kendalanya adalah harganya masih tergolong mahal bagi masyarakat kita.

100_4190


Gambar diambil dari sini

3. RECYCLING (Teknologi Daur Ulang Perkerasan Jalan)
Jumlah kendaraan yang terus meningkat menyebabkan semakin meningkatnya beban kendaraan sehingga diperlukan suatu inovasi. Teknologi tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan pemakaian bahan setempat (daur ulang) guna dalam memelihara jalan agar dapat menambah umur jalan sehingga dapat terus-menerus dipergunakan oleh anak-cucu kita ke depannya serta untuk menjawab kebutuhan pasar akan semakin meningkatnya infrastruktur yang baik. Apalagi ke depannya, untuk dapat bersaing dalam era globalisasi diperlukan infrastruktur yang memadai salah satunya adalah jalan. Jalan adalah akses ke berbagai wilayah sehingga jika jalan rusak maka akan mempengaruhi roda perekonomian.

vetiver-penahan-erosi-tebing-51

Gambar diambil dari sini

4. VETIVER Rumput Perkasa Penahan Erosi
Semua pasti tau bahwa erosi adalah tergerusnya lapisan tanah permukaan yang disebabkan oleh air, angin bahkan es dan gravitasi. Erosi secara alamiah dapat menjadi musibah bagi manusia. Salah satu cara untuk yang dapat dilakukan untuk menjaga kestabilan lingkungan adalah melalui metode vegetatif (dengan menggunakan tanaman) dimana pendekatan ini lebih ramah lingkungan dan tidak mahal. Veteriter System (VS) merupakan teknologi sederhana berbiaya murah yang memanfaatkan vetiver hidup (Vetiveria zizanioides) untuk konservasi tanah, air dan melindungi lingkungan. Vetiver yang ditanam tidak boleh dipanen akarnya karena akan menimbulkan dampak kerusakan tanah.

2.-Kondisi-padi-sebelum-panen

Gambar diambil dari sini

5. IRIGASI HEMAT AIR pada Budidaya Padi dengan Metode SRI (System of Rice Intensification)
Beras adalah salah satu bahan pangan utama di Indonesia dan beberapa negara lainnya di dunia. Budidaya padi disebut-sebut sebagai salah satu penyebab tingginya emisi di dunia. Metode SRI ini menjadi solusi dari permasalahan tersebut.

Jembatan-Bentang-Panjang-Lalulintas-Ringan-1

Gambar diambil dari sini

6. CABLE-STAYED (Jembatan Gantung Untuk Kendaraan Ringan)
Jembatan gantung yang dikembangkan ini dibangun sepanjang 240 meter dengan lebar lalu lintas dua meter. Jembatan gantung atau dikenal dengan JCS (Jembatan Cable-Stayed) dibangun untuk menjawab kebutuhan lintasan antar wilayah yang dipisahkan oleh sungai, lembah atau di atas tanah datar sekalipun khususnya di daerah terpencil. Jembatan gantung ini mampu menampung beban hingga 5 ton.

Kincir-Bt-Sinamar-1

Gambar diambil dari sini

7. Kincir Air Tipe PUSAIR
Siapa yang tak kenal kincir air. Kincir air ini bukan kincir air biasa karena kincir air ini dibuat dengan bahan besi dan dirakit di lokasi, dibangun di sungai dengan memanfaatkan dorongan aliran air sungai yang deras. Kincir air ini dikembangkan untuk irigasi, air baku kolam ikan dan lain sebagainya.

Teralis-Aman-Kebakaran-3

Gambar diambil dari sini

8. Teralis Aman Kebakaran
kita tidak pernah bisa menghidnari bencana, kapanpun kita harus siap dalam menghadapi kemungkinan datangnya bencana seperti kebakaran. Inovasi berupa teralis yang aman kebakaran ini terinspirasi dari sebuah kejadian kebakaran di sebuah penampungan TKI yang hendak dikirim ke luar negeri. Dalam rangka mengurangi dampak dari korban jiwa yang mungkin ada akibat kebakaran maka terciptalah teralis ini. Hampir setiap rumah di Indonesia khususnya yang di perkotaan memiliki teralis, karenanya inovasi melalui teralis ini merupakan cara sederhana yang sangat baik dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghindari adanya korban kebakaran di masing-masing rumah.

Selimut-Api-Balitbang-PU-2

Gambar diambil dari sini

9. Selimut Api
Produk ini merupakan wujud dari bukti bahwa teknologi tidak harus selalu mewah dan masif. Penemuan sebuah teknologi ini terinsipirasi dari langkanya karung goni saat ini serta mahalnya alat pemadam kebakaran tabung api sehingga selimut api menjadi alat sederhana yang dapat digunakan sedini mungkin ketika kebakaran terjadi. Selimut api ini dapat dimiliki oleh masyarakat karena sangat mudah digunakan dan lebih terjangkau.

Rumah-Susun-Cimahi-2

Gambar diambil dari sini

10. RUSUNA (Rumah Susun Sederhana) CIGUGUR-CIMAHI
Setiap orang membutuhkan rumah untuk berlindung. Dengan kondisi semakin sempitnya lahan untuk memperoleh perumahan di perkotaan sehingga dibutuhkan fasilitas hunian yang mampu menampung banyak warga yang saat ini dikenal dengan Rumah Susun. RUSUNA adalah inovasi dari rumah susun yang ada. Kini kawasan percontohannya ada di daerah Cigugur-Cimahi, Jawa Barat. Konsep desain rumah susun ini berbasis rendah emisi dan memanfaatkan teknologi konstruksi C-Plus. Konsep ini bagus sekali karena bersifat preventif guna pengurangan emisi CO2.

RISHA-2-lantai-small-Size

Gambar diambil dari sini

11. RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat)
Inovasi ini muncul sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah yang sulit mendapat rumah layak (baik beli maupun sewa). Selain itu, RISHA merupakan wujud dari kekuatiran akan kerusakan lingkungan akibat penggunaan bahan bangunan yang bersumber dari sumber daya alam yang sangat tinggi dalam membangun perumahan serta infrastukturnya. Teknologi ini mengkonsumsi hanya sekitar 60% bahan bangunan dibandingkan dengan teknologi konvensional,  sehingga teknologi ini mendukung konsep ramah lingkungan (hemat sumber daya alam, hemat energi, hemat pemeliharaan, hemat waktu). Dengan kata lain teknologi ini juga termasuk dalam upaya preventif guna pengurangan emisi CO2. RISHA telah digunakan secara massal untuk pembangunan kembali (rebuild) permukiman pascabencana Tsunami baik di Nangroe Aceh Darussalam dan Nias.

home

Gambar diambil dari sini

Mungkin sebagai perbandingan, kita bisa lihat eco friendly house yang sedang booming di luar negeri. Jenis rumah ini memang banyak digemari masyarakat kota di negara-negara maju. Hal ini juga dapat menginspirasi kita untuk membangun atau berinovasi pada rumah yang akan kita huni atau yang sudah kita miliki sekarang ini.

Biority-2

Gambar diambil dari sini

12. BIORITY Tangki Septik
Limbah rumah tangga menjadi masalah yang cukup banyak disoroti saat ini di Indonesia. Biority hadir sebagai inovasi teknologi pengolahan air limbah rumah tangga melalui tangki yang juga dilengkapi dengan tempat berkembang biaknya mikroorganisme anaerobik. Dengan begitu, mikroorganisme anaerobik tersebut dapat berkembang biak pada permukaan dan dinding dalam media sehingga mempercepat proses penguraian lumpur tinja. Biority adalah kepanjangan dari Biologically Purity.

Dan, masih banyak inovasi lainnya hasil dari pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) seperti: Database Permukiman Padathuni KumuhModel Perhitungan Cepat Nilai Tanah dalam Rencana Pembangunan WadukPedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP)Geocell sebagai pelindung tebing sungaiBlok Beton Terkunci, Bak Pengendap BerkepingASR (Aquifer Storage and Recovery) Teknologi Sumur Imbuhan Berbasis Aquifer Storage and RecoveryASBUTON (Aspal Buton), CAKMOD (Cakar Ayam Modifikasi), PLOTBAJATAN (Pelat Ortotropik Baja Pusjatan)FLENS PRATEGANG Jembatan Gelagar Baja, SIMAJI (Sistem Manajemen Jembatan Indonesia), TAILING, APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) Portable PJT Porta Ver 1.0PLATO Penghitung Lalulintas Otomatis, Uji Model Hidraulik Fisik & Numerik, Papan Identitas SungaiAlat Uji Kinerja Kepala Sprinkler, Tenda Bencana Skala Keluarga, Rumah Tradisional Huni WamenaSprinkler Type BIR V.1 (Balai Irigasi Reform), Tangga Darurat, Pelindung Tebing Sungai Bio-Engineering yang Berwawasan Lingkungan, N-PANEL Sistem Struktur Pracetak, C-PLUS Sistem Struktur Pracetak, LVL Teknologi kayu olahan dan Bahan Bangunan dari LUSI (Lumpur Sidoarjo). Semua yang dilakukan saat ini sudah sejalan dengan visi Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum (BalitbangPU) yaitu menjadi institusi litbang yang terdepan dalam menghasilkan teknologi dan rumusan kebijakan permukiman yang Bermanfaat, Aplikatif, Inovatif dan Kompetitif serta berwawasan lingkungan. Jelas sekali bahwa IPTEK, jalan keluar segala permasalahan yang ada saat ini,  hal ini sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum yang menjadikan IPTEK sebagai jawaban dari segala kebutuhan masyarakat.

Nah, selanjutnya semua terserah pada kita, yang jelas saya, anda dan kita semua punya kewajiban untuk terus menjaga dan memelihara apa yang sudah ada saat ini, demi kebaikan bersama dan demi kehidupan anak-cucu kita yang lebih baik di masa yang akan datang.

“Teruslah berkarya, teruslah berinovasi, sekarang, nanti dan selamanya”

Referensi:
http://litbang.pu.go.id/category/produk
http://www.goodreads.com/quotes/tag/innovation
http://www.brainyquote.com/quotes/quotes/f/friedrichn101616.html

“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “Sayembara Penulisan Blog 2013” yang diselenggarakan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia

Basic RGB

12 thoughts on “Inovasi: Sekarang, Nanti dan Selamanya

  1. Haiiii, maaak… Keren banggets deh, tulisannya mak. Moga sukses dan menang yak. Aamiiin… Aku tadinya mau ikutan, tapi bingung mau bahas dan nulis apaan. Yo wis, mundur teratur dah, hihihi. @nurulrahma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s