NGEBLOG EMANG BIKIN KAYA

“Kau akan terheran-heran ketika tau bahwa ngeblog dapat membuatmu kaya. Iya, kaya…kaya hati karena belajar menghargai sesama, kaya ilmu karena mendapatkan berbagai informasi dan pengalaman dari banyak orang, kaya keluarga karena kau akan menemukan keluarga barumu yang setia mendukungmu kapanpun, dimanapun”.

Nyadar ga ya, kita sekarang ini ga bisa dipisahin dari dunia maya. Internet dan teknologi informasi telah menjadi bagian dari setiap aktivitas kita. Bagiku, jadwal nge-net udah kayak jadwal makan aja, pagi siang sore dan malam ga pernah absen. Gimana ga, sekarang semua pekerjaan dan berbagai informasi bisa kita dapat melalui penelurusan di mesin pencari. Bahkan, mulai dari yang mau curhat sampai yang mau buka lapak bisa dilakukan melalui internet. Waw, kalo aja dimanfaatkan semaksimal dan sepositif mungkin maka internet bisa jadi solusi dan alat untuk mempermudah semua aktivitas.

Ngeblog pun sekarang udah jadi tren. Form biodata untuk ngelamar kerja aja ada pertanyaan tentang “apakah anda memiliki blog?” juga pengalamanku saat  wawancara kerja si interviewer pernah menanyaiku tentang blog. Sempet kepikiran dan nanya dalam hati, apa hubungannya posisi yang kulamar ini dengan blog ya. Sekarang tuh hampir semua orang yang menggunakan internet punya blog pribadi. Entahlah apa karena hanya sekedar ikut-ikutan atau memang punya tujuan dan niat tertentu. Semoga saja ya niat baik. Pertama kali ikut ngeblog, itu karena dikenalkan oleh suami. Emmm, sejenis makanan apa ya ngeblog itu. Karena penasaran, aku pun minta untuk diajarin cara memulainya hingga cara ngepost-in artikel. Maklumlah, awalnya aku juga bukan orang yang suka berbagi cerita dan curhat-curhatan. Ilmu juga ga seberapa, mau sharing tapi bingung sharing apa, mau berbagi resep tapi ga bisa masak, mau  berbagi pengalaman, masih anak singkong, lah trus ngapain donk ngeblog. Karena kebingungan melanda akhirnya pernah punya blog trus akhirnya ga pernah ngepost artikel, yang ada jadi lupa username dan password. Pernah dicatat tapi ga tau uda kemana itu catatan. Ya udalah, jadi nambah males aja ngeblog.

Setelah sekian lama, waktu aku lagi buka situs jejaring sosial sejuta umat alias facebook ketemu dengan temen sekuliah dulu yang rajin banget nulis artikel di blog-nya dan ngepost-in di wall facebook-nya. Karena kita friend otomatis masuk donk di halaman facebook-ku. Pertama kali yang membuat aku pengen baca blog-nya adalah cerita mengenai kehamilan. Kebetulan saat itu, aku juga sedang hamil trisemester tiga. So, pas banget deh, aku memang lagi butuh ilmu dan pengalaman tentang seputar kehamilan dan persalinan. Oke, ga lama aku pun meluncur ke blog-nya. Finally, aku menemukan apa yang aku butuhkan, mulai baca tentang mitos kehamilan sampai bagaimana mempersiapkan proses persalinan dan lain sebagainya. Lumayan juga, jadi menambah percaya diri dan ilmu supaya tenang dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sebelum bersalin nanti.

Ketagihan, iya aku ketagihan baca-baca artikel di blog-nya. Itu yang aku rasakan saat itu. Suatu kali, kami pun berbincang melalui facebook, dia dan suaminya memberiku motivasi untuk mulai ngeblog lagi. Mereka bilang, “kamu ga harus bisa nulis untuk bisa jadi blogger, yang terpenting adalah memulai dan berani mencoba, masalah benar atau salah, baik atau buruk itu ga penting karena semua orang baru tau bisa menulis atau ga setelah mencoba dan memulainya, kalo tidak dicoba kamu ga akan pernah tau bagaimana nikmatnya ngeblog. Emmm, nikmatnya seperti apa ya, aku jadi kebayang makanan favoritku brownies kukus  campur es krim vanilla plus remahan oreo, seperti itu kah rasanya ngeblog, emmm yummy. Hadeuh ngeblog lagi, sempet ragu juga karena masih ga ngerti harus nulis apa di blog. Lama-lama aku tertarik juga, rasanya seperti tertantang, timbul rasa ingin mencoba lagi, meski masih bingung dan galau akhirnya kuputuskan untuk mencari catatan username dan password blog yang pernah kubuat beberapa tahun yang lalu. Dan tebak apa, emang jodoh ga kemana, ketemulah catatan yang rupa dan bentuknya udah kayak bungkusan ikan asin. Baiklah, berhubung sudah ketemu, mau ga mau harus memulai lagi. Meskipun sedikit trauma dengan kebingungan mengisi blog di masa lalu.

Dengan membaca beberapa blog hasil dari penelusuran bersama “mbah Google” lalu mempelajari isi dan gaya menulis para blogger, akhirnya aku mencoba untuk menulis artikel. Pertama kali membaca artikel yang kubuat rasanya membosankan sekali, ingin tertawa sendiri sambil berpikir mana ada yang mau baca tulisan monoton dan ilmiah begini. Lalu, aku coba menulis artikel seputar kehamilanku, rasanya lega, tenang seperti punya teman virtual. Temanku pun kuundang untuk membaca blogku, komentarnya adalah “ayo semangat menulis”. Jiahhh, seperti mau menuju ujian akhir, ayo semangat belajarnya. Tapi, meski begitu, aku semakin termotivasi karena dia rajin sekali ngeblog dan ga bosen memotivasiku terus. Dia dan suaminya selalu berkunjung ke blogku dan memberi komentar. Rasanya senang sekali ketika ada seseorang yang memberi komentar di blog, berasa seperti ga sia-sia ikutan ngeblog.

Ketika aku mulai rajin ngblog, temanku mengajakku ke sebuah komunitas. Aku masih belum tau persis komunitas apa dan seperti apa yang dia maksud. Dia bilang “join group aja, ntar juga tau”. Oke, aku pun meluncur ke TKP, nama grupnya “kumpulan emak-emak blogger”. Huaa, yang kebayang adalah rumpi dan cucok bo alias ngegosip. Langsung kepikiran, takut dosa kalo ntar malah kerjaannya ngegosip. Tapi, kita kan katanya ga boleh berburuk sangka dulu, harus kenalan dulu baru tau seperti kata pepatah “tak kenal maka tak sayang”. Aku pun mulai bergabung dan rajin men-share artikel di blog-ku. Seperti memulai usaha saja, minggu-minggu awal terasa sulit. Di blogku selain temanku dan suaminya tak ada tambahan komentar lainnya, hiks..hiks. Terus saja, tanpa henti temanku dan suaminya mendukung untuk terus menulis. Kata mereka “nulis aja, ntar juga rame yang komen, lagian ngeblog itukan patokannya bukan komentar orang, tetapi kepuasan kita untuk bercerita dan berbagi pengalaman”.

Sesekali, aku menilik pengunjung ke blog-ku yang ternyata memang minim sekali. Semangat juang untuk ngeblog harus ditingkatkan, sambil menyiapkan camilan dan teh, pasang sabuk pengaman, aku mulai mengetik dan ngepost artikel. Terciptalah sejumlah artikel, yang entahlah apa ada yang membacanya. Harapanku cuma satu semoga artikel yang ku-share di blog bermanfaat, that’s it. Tak apalah belum banyak yang komentar dan berkunjung, yang penting berusaha aja. Kehadiranku di komunitas yang disebut dengan KEB alias Kumpulan Emak Blogger ternyata disambut dengan baik, respon yang cepat serta ramah pada emak blogger baru yang masih kacangan sepertiku. Masa kehamilanku membuat aku banyak memerlukan teman cerita dan berbagi, aku dan suami adalah pasangan muda, merantau, jauh dari handai tolan. Sekali aku posting tentang kehamilan dan bertanya mengenai persiapan menuju persalinan, benar saja begitu banyak yang perduli, memberikan dukungan dengan like bahkan memberikan doa untuk kelancaran persalinanku. Rasanya bahagia sekali ketika jauh dari keluarga, namun mendapatkan keluarga baru dengan ngeblog, mereka setia mendukung dan mendoakanku melalui artikel di blogku. Maklum, ini persalinan pertamaku jadi rada-rada deg-degan dan perlu sekali didukung.

Ngeblog membuatku menemukan keluarga baru, keluarga yang terdiri dari para emak-emak hebat dan cerdas, teman dan sahabat yang selalu mendoakan. Bagaimana tidak, gara-gara ngeblog aku jadi berkenalan dengan teman bahkan ada yang berdomisili di Jepang, banyak informasi tentang kegiatan yang menyenangkan mulai dari ngumpul bareng, masak bareng, nonton bareng, lomba ngeblog bareng dimana semuanya saling mendukung. Meskipun hingga kini aku masih belum bisa mengikuti undangan berbagai acara dari blog-blog yang ada karena “my little soldier” masih sangat memerlukanku dan belum mungkin untuk kubawa bepergian jauh tapi kebahagianku dengan blogku ini membuatku tidak merasa sendiri di negeri orang. Statusku sebagai ibu rumah tangga kini ga sekedar diisi dengan pekerjaan melayani suami, merawat anak dan membereskan rumah. Aku kini punya pekerjaan yang menyenangkan, yang membuatku selalu tenang dan terbantu ketika aku memerlukan dukungan dan doa kapanpun dimanapun. Kau tak perlu pergi jauh ke luar sana untuk bertemu teman seperjuangan alias emak-emak lainnya untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Kau juga tak perlu menghabiskan seisi kantongmu hanya untuk ikut perkumpulan rumpi alias arisan yang ujung-ujungnya pamer kekayaan bukannya mendapatkan dukungan doa dan ilmu. Kau bahkan tidak perlu berpura-pura, menutupi kekurangan dan kelemahanmu untuk bisa dianggap teman sejati atau keluarga yang baik di mata orang lain. Kau akan terheran-heran ketika tau bahwa ngeblog dapat membuatmu kaya. Iya, kaya…kaya hati karena belajar menghargai sesama, kaya ilmu karena mendapatkan berbagai informasi dan pengalaman dari banyak orang, kaya keluarga karena kau akan menemukan keluarga barumu yang setia mendukungmu kapanpun, dimanapun, bahkan kaya harta terutama ketika kau berhasil memenangkan lomba ngeblog, aku sih belum pernah tercatat sebagai pemenang lomba ngeblog tetapi blogger lainnya alias keluarga baruku adalah orang-orang hebat yang cukup banyak meraih prestasi di dunia menulis dan ngeblog. Mungkin aku masih harus lebih banyak belajar dari mereka, melihat kehebatan mereka aku jadi iri. Berhubung iri positif diizinkan maka aku ambil kata iri supaya aku termotivasi untuk serius dan menikmati dunia ngeblog ini. Iya donk, ngeblog sih santai ya tapi kudu serius juga, kenapa? karena man jadda wa jadda, siapa yang bersungguh-sungguh akan mendapat. Aku juga mau, aku juga ingin meraih prestasi seperti mereka.

Bagiku, ngeblog bukan sekedar cuap-cuap belaka, bukan sekedar obrolan sesaat, bukan sekedar butuh komentar dan dirame-ramein artikelnya, bukan sekedar biar dibilang eksis, bukan sekedar memanfaatkan waktu luang, bukan sekedar menambah teman dan keluarga, bukan sekedar ingin menang lomba ngeblog dan bukan sekedar sharing belaka. Ngeblog itu bak garam yang jika tidak ada pada masakan semua menjadi tidak enak rasanya. Ngeblog itu bak madu yang lahir dari niat baik dan untuk kebaikan alias bermanfaat bagi sesama. Ngeblog itu bak air putih yang jika kita tidak minum air putih sehari kita mungkin saja mati padahal kalau kita tidak makan sehari belum tentu kita mati. Ngeblog itu teman sejati karena kapanpun kau ingin kau bisa bertemu dan bercerita padanya. Ngeblog itu tempat nongkrong terasyik yang hingga saat ini aku belum pernah menemukan tempat nongkrong termurah, terhemat, terjangkau, termudah dan terbuka bagi siapa saja. Kau ga perlu pakai jas mahal, tas jinjing harga ratusan juta atau menaiki sedan mercy ketika kau ingin datang ke dunia blog. Kau hanya perlu mencoba dan memulainya. Itu, itu yang aku sedang lakukan saat ini. Sepenggal pengalaman ngeblogku yang tak seberapa ini membuatku ingin terus menambah lembaran demi lembaran baru kisah perjalananku di dunia maya. Ngeblog membuatku merasakan sensasi yang berbeda. Bener-bener terapi jiwa. Ngeblog memang nikmat.

Tulisan ini dipersembahkan dalam rangka milad KEB-1

semoga sukses terus dan semakin bermanfaat buat banyak orang

aaaamiiiin aaaamiiiin aaaamiiiin

🙂

10 thoughts on “NGEBLOG EMANG BIKIN KAYA

  1. bener banget mba Rodame..ngeblog itu bikin kaya..selalu suka baca-baca cerita sesama blogger..apalagi dari KEB..
    ayo mba makin rajin nulis ya.. *semangatin diri sendiri*

    salam kenal mba Rodame..🙂

  2. Amiin maaak. Kalau liat takitakinya, aku percaya dirimu bakalan jadi seorang penulis atau blogger yang konsisten. Terima kasih atas doa dan harapannya untuk KEB ya, semoga betah. Ma kasih jg atas partisipasinya untuk hari ini. Peluuuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s