Periksa Hamil di Bidan Aisyah-6

Akibat deg-degan karena hasil pemeriksaan ke-5, membuat saya banyak-banyak berdoa supaya Allah SWT mengizinkan saya untuk bisa natural birth alias lahiran normal. Posisi kepala baby-ku yang katanya sebelumnya belum mutar ke bawah membuatku semakin semangat untuk banyak sujud. Aku bertekad untuk sujud setiap hari lebih banyak terkadang sampai 20 menit dibagi 5 kali atau 4 kali. Pokoknya harus banyak dan harus bisa.

Mendekati hari periksa ke bidan, aku pun terus bertekad meneruskan dan rutin sujud. Sambil banyak berdoa pada Allah SWT supaya kepala baby-ku segera mutar ke bawah. Pernah suatu ketika, suamiku memanggilku…dan aku tidak segera menjawab. Terus…suamiku masuk kamar..lihat aku, ternyata aku lagi sujud ala senam…hehehe…mungkin karena semangatnya sujud dan bulatnya tekadku untuk lahiran normal, aku sampai konsentrasi sujud. Setelah selesai sujud, aku jelasin ama suamiku kalau aku akan terus sujud setiap hari sampai pemeriksaan tiba, dan aku harus bisa membantu agar kepala baby-ku berada pada posisi yang tepat yaitu di bawah.

Akhirnya, setelah dua minggu…pemeriksaan di bidan pun datang, karena kehamilan sudah memasuki 7 bulanan maka pemeriksaan rutin dilakukan 2 x sebulan. 27 Mei 2012, aku berangkat ke bidan dengan harapan dan keyakinan bahwa kepala baby-ku sudah berada di bawah.

Hasil Pemeriksaan:

Usia kehamilan 31-32 minggu, BB-ku 60 Kg (naik 2 Kg dari periksa sebelumnya), Tekanan darah 110/70 (normal), Detak jantung baby-ku kencang dan sehat, TFU (Tinggi Fundus Uteri)-ku 28 cm, dannnnnn kepala baby-ku sudah berada di bawah alias mutar kalau bahasanya bidan “kepala positif”  (alhamdulillah………….senang sekali rasanya……..baby-ku sebelumnya selalu kuajak bicara, aku bilang “nak, bantu mama ya…kepalanya mutar ke bawah ya nak, karena mama ingin lahiran normal”). Ternyata berhasil tentu saja dengan seizin Allah SWT.

Sedikit penjelasan mengenai TFU (Tinggi Fundus Uteri), berdasarkan hasil penelusuran lewat internet, aku menemukan fungsi TFU itu, ternyata kita bisa mengukur bobot baby kita melalui TFU. TFU diukur dengan menggunakan pita pengukur atau meteran, dengan cara:  titik nol pita pengukur diletakkan pada tepi atas simfisis pubis dan  pita pengukur ditarik melewati garis tengah abdomen sampai puncak atau bahasaku diukur dari titik tengah dada sampai titik tengah tulang kemaluan yang lurus ya… hasil dibaca dalam skala cm.

Rumus untuk menentukan bobot baby adalah Tinggi Fundus Uteri (dalam cm-n) x 155 = berat (gram)

Bila kepala belum masuk panggul maka n-12, jika kepala sudah masuk panggul maka n-11.

Berhubung pada pemeriksaan ini kepala baby-ku belum masuk panggul maka pakai yang n-12.

Misal hasil TFU-ku 28 cm, maka bobot baby-ku adalah (28-12) x 155 gram = 2480 gram (2.48 Kg)

Treatment: Vitamin “samcobion” , kalk (untuk tulang).

Pesan Bidan: Lanjutkan sujud-nya, karena baby masih bisa putar-putar lagi (Whattt?? baiklah akan kukerjakan bu bidan)

Demikian hasil pemeriksaan ke-6.

Tentang TFU saya dapatkan informasinya dari http://www.lusa.web.id/menentukan-usia-kehamilan/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s